Trump Ancam Lenyapkan Iran dari Muka Bumi jika Serang Kapal AS di Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara dalam konferensi pers di Brady Briefing Room, Gedung Putih, Washington DC, sesaat setelah insiden penembakan makan malam pada 25 April 2026.(AFP/MANDEL NGAN)
15:12
5 Mei 2026

Trump Ancam Lenyapkan Iran dari Muka Bumi jika Serang Kapal AS di Hormuz

- Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (4/5/2026) mengancam Iran akan lenyap dari muka bumi, jika menyerang kapal-kapal AS di Selat Hormuz.

Ancaman ini muncul setelah militer AS membuka misi pengawalan guna membantu ratusan kapal beserta awaknya yang terjebak di Teluk.

Situasi tersebut dinilai kembali menyeret kawasan ke ambang perang skala penuh.

Baca juga: Remehkan Serangan Iran di Selat Hormuz, Trump Sebut Hanya Perang Mini

Manuver militer di Selat Hormuz

Kapal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) saat diduga hendak menyiya kapal kontainer yang menerobos Selat Hormuz pada 21 April 2026. Foto ini diperoleh AFP dari kantor berita Iran, Tasnim. Media AS Sebut Dua Kapal Perang Melintasi Selat Hormuz di Bawah Serangan IranTASNIM/MEYSAM MIRZADEH via AFP Kapal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) saat diduga hendak menyiya kapal kontainer yang menerobos Selat Hormuz pada 21 April 2026. Foto ini diperoleh AFP dari kantor berita Iran, Tasnim. Media AS Sebut Dua Kapal Perang Melintasi Selat Hormuz di Bawah Serangan IranSaat ini, diperkirakan lebih dari 800 kapal dan sekitar 20.000 awak masih terdampar akibat blokade di jalur air vital perdagangan global tersebut.

Komando Pusat AS (Centcom) melaporkan, berhasil mengalihkan 50 kapal komersial di tengah blokade yang terus berlangsung.

Dalam wawancara dengan Fox News pada Senin, Trump mengeklaim bahwa upaya Angkatan Laut AS saat ini merupakan salah satu operasi militer paling signifikan.

"Salah satu manuver militer terbesar yang pernah dilakukan," ujar Trump, dikutip dari The Guardian.

Ia juga menambahkan, para pejabat Iran kini jauh lebih mudah dibujuk dalam pembicaraan terbaru dibandingkan sebelumnya.

Terkait kekhawatiran mengenai stok persenjataan AS, Trump menegaskan kesiapan militer negaranya.

Baca juga: AS Tuduh China Danai Iran, Minta Beijing Bantu Buka Selat Hormuz

“Kita memiliki lebih banyak senjata dan amunisi dengan kualitas jauh lebih tinggi daripada sebelumnya. Kita memiliki peralatan terbaik. Kita memiliki perlengkapan di seluruh dunia. Kita memiliki pangkalan-pangkalan ini di seluruh dunia. Semuanya dilengkapi dengan peralatan,” tuturnya.

“Kita bisa menggunakan semua itu, dan kita akan menggunakannya jika kita membutuhkannya,” tambah Trump.

Di sisi lain, militer AS mengeklaim telah menghancurkan enam kapal kecil Iran serta mencegat rudal jelajah dan drone. Namun, klaim ini langsung dibantah oleh Teheran.

Sebaliknya, komando pusat militer Iran justru mengeluarkan peringatan bahwa mereka akan menyerang kapal AL AS mana pun yang mendekati selat tersebut.

Mereka bahkan mengeklaim telah menghantam satu unit fregat AS di area tersebut dengan dua rudal.

Baca juga: Selat Hormuz, Project Freedom, dan Ujian bagi Inisiatif Prabowo

Gencatan senjata rapuh

Pernyataan provokatif Trump ini dipandang mengancam gencatan senjata rapuh AS-Iran yang dimediasi oleh Pakistan bulan lalu.

Meski gencatan senjata sempat menghentikan pertempuran, kesepakatan tersebut gagal membuka Selat Hormuz yang menjadi jalur bagi seperlima pasokan minyak dunia.

Retorika keras ini bukan yang pertama bagi Trump. Pada April, ia sempat mengancam seluruh peradaban akan mati jika Teheran tidak memenuhi tuntutan terkait Selat Hormuz.

Ancaman Trump kala itu memicu kecaman luas baik dari dalam negeri AS maupun komunitas internasional.

Baca juga: Gencatan Senjata Iran-AS di Ambang Keruntuhan, Saling Serang di Selat Hormuz

Tag:  #trump #ancam #lenyapkan #iran #dari #muka #bumi #jika #serang #kapal #hormuz

KOMENTAR