Takut dengan Milisi Sekutu Iran di Irak, AS Minta Warganya Pergi dari Baghdad
- Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Baghdad memperingatkan potensi serangan yang dilakukan oleh milisi Irak yang bersekutu dengan Iran, pada Selasa (5/5/2026).
Kedutaan menyebut, milisi yang bersekutu dengan Iran tersebut terus merencanakan serangan tambahan terhadap warga negara AS dan target lainnya di negara tersebut.
"Beberapa elemen yang terkait dengan pemerintah Irak terus secara aktif memberikan perlindungan politik, keuangan, dan operasional bagi milisi teroris ini," kata kedutaan besar tersebut di X, dikutip dari Anadolu, Selasa.
Baca juga: AS Tawarkan Rp 170 M untuk Tangkap Pemimpin Milisi Pendukung Iran di Irak
Pernyataan itu menyerukan kepada warga AS untuk menghindari perjalanan ke Irak dengan alasan apa pun.
Kedubes AS juga mendesak agar warga Amerika yang sudah berada di Irak segera meninggalkan Irak.
“Misi AS di Irak tetap beroperasi meskipun telah diperintahkan untuk meninggalkan Irak guna membantu warga negara AS di Irak,” bunyi pernyataan tersebut.
Baca juga: Komandan Iran Disebut Pimpin Pasukan di Irak, Bisa Serang Tanpa Izin Pusat
Irak membuka kembali wilayah udara
Pasukan keamanan perbatasan Irak berpatroli menggunakan kendaraan militer di perbatasan dengan Suriah di Distrik Sinjar, Irak utara, 22 Januari 2026.
Kedubes AS di Irak menyerukan warganya untuk meninggalkan Baghdad setelah negara tersebut membuka kembali wilayah udaranya untuk penerbangan komersial terbatas.
Dilaporkan CBS News, Selasa, Kedubes AS di Irak memberi himbauan bagi warga negaranya yang berencana melakukan perjalanan udara di Irak.
"Waspada terhadap potensi risiko yang terus-menerus ditimbulkan oleh rudal, drone, dan granat berpeluncur roket di wilayah udara Irak," kata Kedubes.
Baca juga: Irak Disebut Diam-diam Terlibat Perang Iran, Serang Arab Saudi
Kedubes mengimbau warga AS untuk tidak ke Baghdad dan menyarankan agar menghubungi pejabat di kedutaan dan konsulat melalui sarana elektronik jika memerlukan informasi.
"Jangan mencoba datang ke Kedutaan Besar di Baghdad atau Konsulat Jenderal di Erbil mengingat risiko keamanan yang signifikan," lanjut pernyataan itu.
Ketegangan regional Timur Tengah meningkat sejak AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026.
Ini memicu pembalasan dari Teheran terhadap Israel serta sekutu AS di Teluk bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.
Tag: #takut #dengan #milisi #sekutu #iran #irak #minta #warganya #pergi #dari #baghdad