Sukses Diplomasi dengan Iran, Kapal Jepang Kembali Melintasi Selat Hormuz
Kapal penarik Basim berbendera Iran berlayar dekat kapal yang berlabuh di Selat Hormuz. Foto ini dipotret dari Bandar Abbas, Iran selatan, 4 Mei 2026 ketika perang Iran masih berkecamuk.(ISNA/AMIRHOSSEIN KHORGOOEI via AFP)
15:42
14 Mei 2026

Sukses Diplomasi dengan Iran, Kapal Jepang Kembali Melintasi Selat Hormuz

Sebuah kapal tanker minyak berbendera Panama yang dikelola perusahaan kilang terbesar Jepang, Eneos, berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman.

Keberhasilan ini menjadi kali kedua kapal terkait Jepang dapat keluar dari kawasan Teluk Persia setelah adanya intervensi diplomatik pemerintah Tokyo.

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengatakan, kapal tersebut telah meninggalkan Teluk Persia dan kini berlayar menuju Jepang. Kapal tanker itu membawa empat awak warga Jepang di atasnya.

Baca juga: Armada Nyamuk Iran Bikin AS Kewalahan di Selat Hormuz

PM Jepang hubungi Presiden Iran

Dalam pernyataannya di platform X, Takaichi mengungkapkan dirinya secara langsung meminta Presiden Iran Masoud Pezeshkian agar kapal tersebut diizinkan melewati Selat Hormuz.

“Setelah kapal terkait Jepang berhasil melintas pada 29 April, kami memandang keberhasilan pelayaran kali ini sebagai perkembangan positif lainnya dari perspektif perlindungan warga Jepang,” kata Takaichi.

Ia menambahkan, proses diplomasi juga melibatkan Kedutaan Besar Jepang di Teheran dan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi.

“Sudah lebih dari dua bulan sejak insiden ini terjadi. Awak kapal terkait Jepang di Teluk Persia telah menghadapi tekanan besar, dan keluarga mereka pasti sangat khawatir,” ujar Takaichi.

Menurut data pelacakan kapal LSEG pada Kamis (14/5/2026) yang dikutip Reuters, tanker yang dikelola Eneos itu membawa sekitar 1,2 juta barel minyak mentah Kuwait dan 700 ribu barel minyak Das Blend dari Uni Emirat Arab.

Data Kpler menunjukkan kapal tersebut diperkirakan tiba di Jepang pada 3 Juni mendatang.

Jepang masih punya 39 kapal tertahan

Komandan Perancis Thomas Scalabre saat menunjuk posisi kapal-kapal di Selat Hormuz, dalam layar di MICA (Maritime Information and Cooperation Awareness) di Brest, Perancis, 27 April 2026.AFP/FRED TANNEAU Komandan Perancis Thomas Scalabre saat menunjuk posisi kapal-kapal di Selat Hormuz, dalam layar di MICA (Maritime Information and Cooperation Awareness) di Brest, Perancis, 27 April 2026.

Takaichi menyebut masih ada 39 kapal terkait Jepang yang tertahan di kawasan Teluk Persia. Salah satu di antaranya membawa tiga awak warga Jepang.

“Pemerintah akan terus secara aktif melakukan seluruh upaya diplomatik dan koordinasi agar semua kapal, termasuk yang terkait Jepang, dapat melewati Selat Hormuz secepat mungkin,” katanya.

Reuters melaporkan, Menteri Luar Negeri Motegi juga menegaskan pemerintah Jepang tidak membayar biaya apa pun kepada Iran untuk memastikan kapal tersebut dapat melintas.

Sebelum konflik yang pecah pada akhir Februari mengganggu distribusi minyak di Selat Hormuz, Jepang sangat bergantung pada kawasan Teluk untuk pasokan energinya. Sekitar 95 persen impor minyak Jepang berasal dari wilayah tersebut.

Baca juga: Iran Yakin Raup Untung Besar jika Berhasil Kuasai Selat Hormuz

Kapal Jepang kedua yang berhasil keluar

Keberhasilan tanker Eneos ini terjadi setelah kapal tanker Idemitsu Maru milik unit Idemitsu Kosan juga berhasil melintasi Selat Hormuz pada akhir April dengan persetujuan pemerintah Iran.

Idemitsu sebelumnya memperkirakan Selat Hormuz kemungkinan akan kembali terbuka penuh antara Juli hingga September tahun ini.

Perusahaan itu juga memprediksi harga minyak Dubai akan kembali ke level sebelum perang pada akhir tahun fiskal Maret 2027.

Di tengah krisis, kilang-kilang Jepang mulai menggunakan cadangan strategis minyak dan meningkatkan pasokan alternatif dari Amerika Serikat serta kawasan Kaspia. Reuters menyebut tingkat operasional kilang Jepang bulan ini juga mulai pulih dan telah melampaui 70 persen untuk pertama kalinya sejak akhir Maret.

Kapal tanker China juga melintas

Sebuah supertanker China yang membawa minyak mentah Irak juga berhasil melintasi Selat Hormuz pada Rabu (13/5/2026) dan keluar dari Teluk Persia menjelang pertemuan tingkat tinggi pemimpin AS dan China di Beijing.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi juga diketahui mengunjungi Beijing pekan lalu di tengah meningkatnya aktivitas diplomatik terkait jalur energi tersebut.

Baca juga: Trump Baru Tiba di Beijing, China Dilaporkan Diam-diam Kirim Senjata ke Iran

Tag:  #sukses #diplomasi #dengan #iran #kapal #jepang #kembali #melintasi #selat #hormuz

KOMENTAR