AS Tawarkan Proposal Baru ke Iran, Disebut Siap Akhiri Operasi Militer dan Cabut Sanksi
Ilustrasi perundingan AS dan Iran di Pakistan. Pertemuan Pakistan dan Iran Bahas 3 Poin Penting, Akankah Perang Segera Berakhir?(Chat GPT)
10:54
23 Mei 2026

AS Tawarkan Proposal Baru ke Iran, Disebut Siap Akhiri Operasi Militer dan Cabut Sanksi

- Proposal perdamaian terbaru Amerika Serikat (AS) kepada Iran mencakup konsesi keuangan dan penghentian operasi militer, menurut seorang jurnalis Amerika yang mengetahui rincian proposal itu.

Kesepakatan itu termasuk dana ekonomi untuk ganti rugi, keringanan penjualan minyak, pencairan dana secara bertahap, dan pencabutan sanksi.

Baca juga: Tolak Menyerah, Iran Tegaskan Tak Butuh Konsesi AS untuk Akhiri Perang

Dalam unggahannya di X, koresponden ABC Alex Marquardt, menyatakan proses tersebut akan dilakukan secara bertahap dan berdasarkan proposal 14 poin sebelumnya.

Nota Kesepahaman (MOU) juga akan memicu dimulainya negosiasi mengenai “kesepakatan akhir” yang bertujuan untuk secara resmi mengakhiri perang.

“Yang perlu diperhatikan, proposal tersebut dilaporkan mencakup dana ekonomi besar untuk ganti rugi Iran, keringanan penjualan minyak Iran, pencairan dana secara bertahap, pencabutan sanksi, dan tidak ada hal pasti mengenai pengayaan nuklir,” menurut Marquardt seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: AS Pertimbangkan Perang Lagi, Wilayah Udara Iran Tiba-tiba Kosong


Kedua pihak akan akhiri operasi militer

Proposal perdamaian antara Washington dan Teheran disebut akan ditandatangani di ibu kota Pakistan, Islamabad.

Menurut Marquardt, berdasarkan kesepakatan yang diusulkan, kedua pihak akan segera mengakhiri operasi militer, termasuk di Lebanon, dan berjanji untuk tidak lagi mengancam akan menggunakan kekerasan.

Nota kesepahaman itu juga akan memulai negosiasi mengenai "kesepakatan akhir" yang bertujuan untuk secara resmi mengakhiri perang.

Dia mengatakan, perjanjian ini akan menunda keputusan mengenai pengayaan nuklir dan penarikan bahan yang telah diperkaya hingga tahap negosiasi akhir.

Sementara Iran disebut akan berkomitmen untuk tidak pernah mengembangkan senjata nuklir.

Baca juga: Bos Intelijen AS Mundur, Sempat Tentang Perang Iran

Sanksi terhadap Iran akan dicabut secara bertahap

Personel Angkatan Laut Amerika Serikat saat berjaga di kapal USS Monterey (CG 61) yang sedang transit di Selat Hormuz pada 3 Juni 2021.US NAVY/CHELSEA PALMER via AFP Personel Angkatan Laut Amerika Serikat saat berjaga di kapal USS Monterey (CG 61) yang sedang transit di Selat Hormuz pada 3 Juni 2021.

Kesepakatan itu juga mencakup rencana rekonstruksi Iran yang didukung oleh AS dan negara-negara di kawasan, dengan rinciannya akan diselesaikan kemudian.

Marquardt mengklaim bahwa selama negosiasi, AS secara bertahap akan mencairkan dana milik Iran.

Setelah kesepakatan akhir menetapkan jangka waktu, semua sanksi AS dan PBB, termasuk sanksi sekunder, akan dicabut.

Baca juga: Situasi Genting, Trump Siapkan Rencana Serang Iran Lagi

Sebelumnya, Washington akan mengeluarkan pengecualian yang memungkinkan ekspor minyak Iran, perbankan, dan sektor lainnya untuk beroperasi.

Usulan tersebut juga menuntut pencabutan blokade laut dan penarikan pasukan AS setelah nota kesepahaman ditandatangani.

Menurut Marquardt, lalu lintas maritim akan kembali normal dalam waktu 30 hari, dan pasukan AS di sekitar Iran akan ditarik dalam waktu satu bulan setelah perjanjian akhir ditandatangani.

Tag:  #tawarkan #proposal #baru #iran #disebut #siap #akhiri #operasi #militer #cabut #sanksi

KOMENTAR