Lawan Ancaman Rudal Korut, Korsel Akan Siapkan Kapal Selam Tenaga Nuklir
Ilustrasi kapal selam.(Unsplah/Daniil Zameshaev)
16:06
26 Mei 2026

Lawan Ancaman Rudal Korut, Korsel Akan Siapkan Kapal Selam Tenaga Nuklir

- Korea Selatan akan berupaya meluncurkan kapal selam bertenaga nuklir pertamanya pada pertengahan tahun 2030.

Peluncuran itu di bawah program baru dengan tujuan melawan ancaman nuklir dan rudal yang diluncurkan dari kapal selam Korea Utara, kata para pejabat pada Selasa (26/5/2026).

Seperti diketahui, hari ini, Korut kembali meluncurkan beberapa proyektil termasuk rudal balistik ke Laut Kuning. Ini merupakan uji coba terbaru dalam serangkaian uji coba tahun ini.

"Kami akan mengembangkan dan membangun kapal selam bertenaga nuklir dengan teknologi kami sendiri,” kata Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back dalam pertemuan strategi pertahanan yang dihadiri oleh Presiden Lee Jae Myung.

Seoul telah lama berupaya memperoleh kapal selam bertenaga nuklir untuk melawan ancaman militer Korea Utara. Meskipun hal itu dibatasi oleh perjanjian kerja sama nuklir dengan Amerika Serikat.

Baca juga: Vietnam dan Korea Selatan Sepakat Kerja Sama Kembangkan Tenaga Nuklir


Korsel akan bergabung dengan kelompok negara-negara yang mengoperasikan kapal selam bertenaga nuklir setelah menerima persetujuan AS untuk pasokan bahan bakar nuklir yang dibatasi.

"Kapal selam bertenaga nuklir, yang akan dibangun atas dasar aliansi kuat Korea Selatan-AS, adalah simbol tekad kami untuk bertanggung jawab atas perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea," kata Presiden Lee Jae Myung.

Sebelumnya, Lee mengatakan pada November 2025 bahwa Seoul telah menerima persetujuan Washington untuk memproduksi kapal selam bertenaga nuklir.

Itu termasuk persetujuan AS untuk pengayaan uranium dan pengolahan ulang bahan bakar bekas.

Baca juga: Korea Selatan dan Perancis Sepakat Amankan Jalur di Selat Hormuz

Korsel akan bekerja sama dengan AS

Ilustrasi kapal selam nuklirSHUTTERSTOCK/ALEKSANDR MERKUSHEV Ilustrasi kapal selam nuklir

Kapal selam itu dikabarkan akan menggunakan bahan bakar uranium yang diperkaya rendah, serta akan dikembangkan dan dibangun di Korea Selatan, kata Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back.

Dia juga memaparkan rencana dasar Korea Selatan untuk mengamankan kapal selam bertenaga nuklir.

Ahn menyebut program tersebut akan memanfaatkan industri nuklir, pembuatan kapal, dan pertahanan Korea Selatan, sambil tetap mempertahankan komitmen Seoul untuk tidak memperoleh atau mengembangkan senjata nuklir.

"Republik Korea mempertahankan pendirian yang tegas bahwa mereka tidak memiliki senjata nuklir dalam bentuk apa pun dan tidak akan mengembangkannya," ujarnya.

Baca juga: Tak Mau Bersantai, Korea Selatan Ancang-ancang Hadapi Krisis Energi Berkepanjangan

Korea Selatan akan bekerja sama dengan AS dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) selama proses pengamanan bahan bakar uranium yang diperkaya rendah untuk memastikan non-proliferasi.

Menteri Pertahanan itu mengatakan rencana tersebut menargetkan peluncuran kapal pertama pada pertengahan tahun 2030.

Pemerintah menyatakan bahwa tenaga penggerak nuklir akan memberi kapal selam baru kemampuan untuk tetap berada di bawah air jauh lebih lama.

Sekaligus memastikan mobilitas yang lebih besar daripada kapal selam Korea Selatan yang ada saat ini.

Tag:  #lawan #ancaman #rudal #korut #korsel #akan #siapkan #kapal #selam #tenaga #nuklir

KOMENTAR