Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Foto drone ini menunjukkan Stadion Azteca di Mexico City, Meksiko, 3 Maret 2026. Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Stadion Azteca yang ikonik di Mexico City, yang menjadi tempat penyelenggaraan final Piala Dunia 1970 dan 1986, akan menjadi tuan rumah pertandingan pembuka dan empat laga lainnya di Piala Dunia 2026.(XinHua/Li Muzi)
16:35
1 Juni 2026

Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi

KOMPAS.COM -  Menjelang gelaran FIFA World Cup 2026 yang tinggal menghitung hari, tiga kota tuan rumah di Meksiko, Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey, sedang berpacu menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur besar-besaran. 

Bukan hanya untuk menyambut jutaan suporter sepak bola dari seluruh dunia, tetapi juga untuk meninggalkan warisan jangka panjang berupa sistem transportasi dan fasilitas perkotaan yang lebih modern. 

Menurut laporan Travel Daily Media pada (1/6/26) yang mengulas perkembangan terbaru persiapan Meksiko menuju Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 tim dan 104 pertandingan yang digelar bersama oleh Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. 

Meksiko sendiri mencatat sejarah sebagai negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia sebanyak tiga kali. Bahkan, pertandingan pembukaan dijadwalkan berlangsung di Mexico City.

Menurut berbagai proyeksi industri, turnamen ini berpotensi mendatangkan lebih dari 5,5 juta wisatawan internasional dan menghasilkan miliaran dolar AS bagi sektor pariwisata serta ekonomi nasional. 

Karena itulah pemerintah pusat dan pemerintah daerah melihat ajang ini sebagai kesempatan emas untuk mempercepat pembangunan kota. 

Baca juga: 237 Penerbangan dari dan ke Meksiko Dibatalkan, Buntut Kematian Bos Kartel

Mexico City Fokus pada Transportasi dan Bandara

Trofi Piala Dunia dipamerkan di Plaza de Armas, Guadalajara, Meksiko, pada 19 April 2024.Getty Images/Simon Barber - FIFA Trofi Piala Dunia dipamerkan di Plaza de Armas, Guadalajara, Meksiko, pada 19 April 2024.

Sebagai kota yang akan menjadi sorotan utama dunia, Mexico City melakukan renovasi besar-besaran pada stadion legendaris Estadio Azteca yang nantinya akan menjadi lokasi laga pembuka Piala Dunia 2026. Namun pembangunan tidak berhenti di stadion saja.

Pemerintah kota juga mempercepat perbaikan stasiun metro, pembangunan koridor pejalan kaki yang lebih nyaman, serta modernisasi fasilitas di Benito Juárez International Airport. 

Proyek ini dirancang untuk memperlancar mobilitas wisatawan sekaligus meningkatkan kualitas transportasi warga setelah turnamen berakhir.

Meski demikian, proses pembangunan memunculkan tantangan tersendiri. Renovasi bandara dan proyek transportasi menyebabkan sejumlah gangguan operasional serta kemacetan di beberapa titik kota. 

Beberapa laporan bahkan menyebut pemerintah setempat menghadapi tekanan waktu dan anggaran untuk menyelesaikan proyek sebelum turnamen dimulai. 

Baca juga: 237 Penerbangan dari dan ke Meksiko Dibatalkan, Buntut Kematian Bos Kartel

Sementara itu, Monterrey memanfaatkan Piala Dunia sebagai ajang memperkuat citranya sebagai pusat bisnis dan industri terbesar di Amerika Latin. 

Kota ini mengandalkan Estadio BBVA sebagai salah satu stadion paling modern di kawasan tersebut. 

Pemerintah daerah mempercepat berbagai proyek pembaruan kawasan perkotaan, peningkatan keamanan, serta pengembangan sistem transportasi publik. Diperkirakan hingga dua juta wisatawan akan melewati Monterrey selama periode Piala Dunia berlangsung. 

Karena itu, berbagai zona hiburan, area nonton bersama, dan program budaya juga mulai disiapkan untuk memperpanjang masa tinggal wisatawan dan meningkatkan belanja sektor pariwisata. 

Baca juga: Cerita Turis Terjebak di Kerusuhan Meksiko, Tak Boleh Keluar Resor hingga Tak Bisa Pulang

Guadalajara Padukan Sepak Bola dan Wisata Budaya

Berbeda dengan Monterrey yang menonjolkan sektor bisnis, Guadalajara memilih menggabungkan sepak bola dengan kekuatan budaya lokal. 

Kota yang dikenal sebagai tempat lahir musik mariachi dan minuman tequila ini tengah meningkatkan konektivitas antara kawasan wisata, pusat transportasi, dan Estadio Akron.

Selain memperbaiki akses transportasi, pemerintah kota juga aktif mempromosikan wisata kuliner, atraksi budaya, dan destinasi bersejarah kepada wisatawan internasional yang datang untuk menonton pertandingan. 

Strategi ini diharapkan mampu memperpanjang kunjungan wisatawan ke berbagai wilayah lain di Meksiko. 

Baca juga: Harga Tiket Masuk Taman Meksiko Bogor dan Cara Membelinya

Teknologi Keamanan dan Mobilitas Pintar Jadi Prioritas

Persiapan Meksiko tidak hanya berfokus pada stadion dan jalan raya. Pemerintah federal bersama pemerintah daerah juga memperkuat sistem keamanan di bandara, hotel, kawasan wisata, dan jaringan transportasi umum.

Berbagai teknologi pengawasan modern, sistem manajemen keramaian, hingga kemampuan respons cepat darurat mulai diterapkan. 

Di sisi lain, investasi pada digitalisasi layanan perjalanan, otomatisasi bandara, serta pengembangan konsep smart mobility menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang negara tersebut.

Salah satu proyek terbesar adalah renovasi senilai sekitar 500 juta dolar AS di Bandara Internasional Benito Juárez yang mencakup pembaruan terminal, area tunggu, sistem pencahayaan, hingga penambahan ribuan kamera keamanan berbasis kecerdasan buatan. 

Baca juga: Taman Meksiko Bogor, Spot Instagramable dengan Koleksi Kaktus

Baca juga: Berkunjung ke Rumah Kaca Meksiko, Surga Kaktus di Kebun Raya Bogor

Tag:  #sambut #piala #dunia #2026 #kota #kota #meksiko #rombak #total #sistem #transportasi

KOMENTAR