Iran Beri China-Rusia Hak Istimewa di Selat Hormuz, Dapat Perlakuan Khusus
Kapal-kapal terlihat mengantre di Selat Hormuz, saat difoto dari Bandar Abbas, Iran selatan, 4 Mei 2026.(ISNA/AMIRHOSSEIN KHORGOOEI via AFP)
17:06
30 Mei 2026

Iran Beri China-Rusia Hak Istimewa di Selat Hormuz, Dapat Perlakuan Khusus

- Rusia dan China akan termasuk sejumlah negara yang menikmati hak istimewa saat melintas di Selat Hormuz, kata Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri di Parlemen Iran, Ebrahim Azizi.

"Negara-negara strategis, seperti China dan Rusia, akan terus menikmati perlakuan istimewa dan syarat yang menguntungkan pada hal-hal terkait Selat Hormuz," kata Azizi, Sabtu (30/5/2026), dikutip dari Antara.

Ia menambahkan, Rusia dan China senantiasa mendukung Iran dan bekerja sama dengannya, serta secara konsisten bersama Teheran di masa-masa tersulit.

Baca juga: Netanyahu Pertimbangkan Rute Energi Lewat Israel untuk Gantikan Selat Hormuz

Oleh karena itu, kata Azizi, kedua negara akan mendapat perhatian khusus saat kapal-kapalnya melintas di Selat Hormuz.

Hak tersebut akan diberikan untuk kapal dagang ataupun tanker asal Rusia dan China.

Lebih lanjut, ketua komisi Parlemen Iran itu menegaskan, Teheran memiliki hak penuh untuk membuat keputusan apapun terkait Selat Hormuz, dan tidak ada satu pihak pun yang boleh mempertanyakan hak tersebut.

"Selat Hormuz memiliki kepentingan geopolitik yang terkhusus bagi kami," kata dia.

"Kawasan tersebut adalah bagian dari perairan teritorial dan geografis kami. Karena itu, Iran memiliki hak untuk membuat keputusan apapun yang dianggap perlu terkait Selat Hormuz, dan tidak ada yang boleh mempertanyakan hak ini," demikian Azizi.

Baca juga: Tak Gentar Ancaman AS, Iran dan Oman Bahas Pengelolaan Selat Hormuz

Iran hanya akan buka Selat Hormuz dengan syarat

Kapal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) saat diduga hendak menyiya kapal kontainer yang menerobos Selat Hormuz pada 21 April 2026. Foto ini diperoleh AFP dari kantor berita Iran, Tasnim. Media AS Sebut Dua Kapal Perang Melintasi Selat Hormuz di Bawah Serangan Iran. Apa Isi Proposal Terbaru Iran ke AS untuk Mengakhiri Perang?TASNIM/MEYSAM MIRZADEH via AFP Kapal Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) saat diduga hendak menyiya kapal kontainer yang menerobos Selat Hormuz pada 21 April 2026. Foto ini diperoleh AFP dari kantor berita Iran, Tasnim. Media AS Sebut Dua Kapal Perang Melintasi Selat Hormuz di Bawah Serangan Iran. Apa Isi Proposal Terbaru Iran ke AS untuk Mengakhiri Perang?Pihak Teheran juga menegaskan, pembukaan kembali Selat Hormuz tidak akan dilakukan tanpa syarat. 

Menurut laporan Fars, Iran baru akan membuka selat tersebut setelah blokade AS dicabut, sebagaimana dilansir India Today, Jumat (29/5/2026).

Selain itu, pembukaan Selat Hormuz pun mesti bawah pengaturan Iran sendiri yang bisa mencakup pengawasan, inspeksi kapal, layanan maritim, serta langkah-langkah keamanan.

Fars juga menolak klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mengeklaim Iran akan membongkar atau menghancurkan material nuklirnya. 

Sumber-sumber yang dikutip media tersebut menyebutkan, pernyataan Trump tidak berdasar dan menegaskan tidak ada klausul semacam itu dalam memorandum yang tengah dibahas.

Baca juga: Iran Buka Suara, Sebut Trump Berbohong soal Selat Hormuz

Sumber: Kompas.com/Danur Lambang Pristiandaru

Tag:  #iran #beri #china #rusia #istimewa #selat #hormuz #dapat #perlakuan #khusus

KOMENTAR