5 Kandungan Lip Balm yang Harus Dihindari agar Bibir Tak Kering
- Beberapa kandungan dalam lip balm justru bisa memperparah kondisi bibir kering, bahkan menyebabkan iritasi.
Dokter kulit Jenna Queller mengingatkan, penting untuk memperhatikan komposisi produk sebelum digunakan. Menurutnya, sejumlah bahan yang umum ditemukan dalam lip balm bisa memicu kekeringan jika digunakan terus-menerus.
“Beberapa bahan dalam lip balm dapat mengiritasi kulit bibir yang sensitif dan menyebabkan siklus bibir kering yang berulang,” katanya, dilansir Parade, Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Serba-serbi Lip Balm, Malah Bikin Bibir Makin Pecah-pecah?
Simak beberapa kandungan yang sebaiknya dihindari agar bibir tetap sehat dan lembab.
5 Kandungan lip balm yang bisa bikin bikin makin kering
1. Pewangi dan perasa
Lip balm dengan aroma atau rasa tertentu memang terasa lebih menarik. Namun, kandungan pewangi dan perasa justru menjadi salah satu penyebab utama iritasi pada bibir.
“Pewangi dan perasa adalah salah satu penyebab paling umum iritasi pada bibir. Meski harum dan enak, bahan ini dapat menyebabkan sensitivitas atau reaksi alergi seiring waktu,” tutur Queller.
Penggunaan jangka panjang bisa memicu kondisi seperti dermatitis kontak alergi, yang ditandai dengan kemerahan, gatal, hingga bibir pecah-pecah.
Oleh karena itu, memilih lip balm tanpa tambahan fragrance menjadi pilihan yang lebih aman, terutama untuk pemilik kulit sensitif.
2. Mentol, kamper, dan fenol
Sensasi dingin atau tingling pada lip balm sering dianggap menyegarkan. Namun, efek ini biasanya berasal dari bahan seperti mentol, kamper, dan fenol yang justru berpotensi merusak kelembapan alami bibir.
“Bahan-bahan ini memang memberikan sensasi dingin, tetapi bisa membuat bibir kering dan iritasi,” jelas Queller.
Jika digunakan secara berulang, kandungan ini dapat merusak lapisan pelindung kulit (skin barrier), sehingga bibir semakin rentan terhadap kekeringan.
Baca juga: 7 Rekomendasi Lip Balm untuk Bibir Kering, Harga Mulai Rp 25.000-an
Akibatnya, pengguna akan merasa perlu terus-menerus mengaplikasikan lip balm, menciptakan siklus ketergantungan.
3. Asam Salisilat
Beberapa lip balm mengandung bahan eksfoliasi seperti asam salisilat dengan tujuan mengangkat sel kulit mati.
Meski efektif untuk perawatan jerawat, Queller menilai bahan ini terlalu keras untuk area bibir yang tipis dan sensitif.
“Bahan seperti asam salisilat tidak cocok untuk penggunaan rutin di bibir karena dapat menyebabkan pengelupasan, iritasi, dan sensitivitas,” ungkap dia.
Alih-alih membuat bibir lebih halus, penggunaan bahan ini justru bisa memperburuk kondisi, terutama jika digunakan tanpa pengawasan. Bibir bisa menjadi lebih kering, perih, dan mudah terluka.
4. Minyak esensial
Produk berbahan alami sering dianggap lebih aman, termasuk lip balm dengan kandungan minyak esensial seperti peppermint, citrus, atau kayu manis. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian.
“Minyak esensial sering dipasarkan sebagai bahan alami, tetapi bisa sangat mengiritasi dan menjadi pemicu umum sensitivitas pada bibir,” kata Queller.
Bahan ini dapat menyebabkan reaksi alergi atau iritasi, terutama pada kulit yang sensitif. Maka, penting untuk tetap waspada dan tidak langsung menganggap semua bahan alami aman digunakan.
5. Lanolin dan beeswax
Lanolin dan beeswax dikenal sebagai bahan yang mampu mengunci kelembapan dengan baik. Namun, Queller mengungkap tidak semua orang cocok dengan kandungan ini.
“Lanolin dan beeswax memang efektif sebagai pelindung, tetapi juga berpotensi menjadi alergen,” ucap dia.
Pada individu dengan kulit sensitif, bahan ini dapat memicu reaksi seperti gatal, kemerahan, atau iritasi.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali reaksi kulit masing-masing sebelum memilih produk yang mengandung bahan tersebut.
Dengan menghindari bahan-bahan yang berpotensi mengiritasi, kamu bisa menjaga kesehatan bibir dan mencegah kekeringan yang berkepanjangan.
Baca juga: Makeup Wajib Widi Vierratale, Lip Balm hingga Compact Powder
Tag: #kandungan #balm #yang #harus #dihindari #agar #bibir #kering