IV Drip Vs Suplemen, Mana Lebih Baik untuk Kesehatan Tubuh? Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi tangan diinfus.(PEXEL.com/Anna Shvets)
19:10
11 April 2026

IV Drip Vs Suplemen, Mana Lebih Baik untuk Kesehatan Tubuh? Ini Penjelasan Dokter

– IV drip dan suplemen yang dikonsumsi secara oral sama-sama digunakan untuk menunjang kondisi tubuh.

Namun, keduanya memiliki cara kerja yang berbeda. Menurut dr. Kevin Tan, MM, MARS, perbedaan tersebut terlihat dari cara zat masuk dan diproses di dalam tubuh.

“Kalau kita mau sesuatu yang cepat, kita pakai IV drip. Kalau suplemen oral itu sifatnya jangka panjang,” jelasnya saat ditemui setelah acara grand opening PrettyFast Med di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

IV drip sendiri merupakan metode pemberian cairan, vitamin, mineral, atau obat langsung ke dalam pembuluh darah melalui infus.

Baca juga: Bijak Pilih Suplemen, Tak Semua Aman dan Teregulasi Ketat

Perbedaan Cara Kerja di Dalam Tubuh

Perbedaan utama antara IV drip dan suplemen terletak pada cara zat tersebut masuk dan diproses oleh tubuh.

Suplemen yang diminum harus melalui sistem pencernaan terlebih dahulu sebelum diserap ke dalam aliran darah.

Proses ini membutuhkan waktu dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kondisi lambung dan metabolisme tubuh.

Sementara itu, IV drip bekerja dengan cara memasukkan zat langsung ke pembuluh darah sehingga dapat segera diedarkan ke seluruh tubuh tanpa melalui proses pencernaan.

Menurut dr. Kevin, hal inilah yang membuat efek IV drip terasa lebih cepat.

“Kalau kita minum, zatnya harus masuk dulu, diproses, diserap. Tapi kalau disuntik, dia langsung bekerja,” tuturnya.

Baca juga: Tubuh Demam, Apakah Harus Langsung Minum Obat Penurun Panas?

Efek Cepat Vs Manfaat Jangka Panjang

Karena perbedaan cara kerja tersebut, IV drip dan suplemen juga memiliki tujuan penggunaan yang berbeda.

IV drip umumnya digunakan ketika tubuh membutuhkan efek yang cepat, misalnya saat dehidrasi, kelelahan, atau ketika ingin meningkatkan daya tahan tubuh dalam waktu singkat.

Sebagai contoh, vitamin C yang diberikan melalui IV drip dapat langsung membantu meningkatkan respons tubuh terhadap infeksi.

“Ibaratnya seperti tentara, kalau jumlahnya banyak, tubuh lebih siap melawan kuman,” kata dr. Kevin.

Di sisi lain, suplemen lebih berperan dalam menjaga kesehatan secara bertahap dan berkelanjutan.

Dengan konsumsi rutin, tubuh akan mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan fungsi tubuh dalam jangka panjang.

Baca juga: Gastritis akibat Stres, Ketika Tekanan Emosi Menyerang Lambung

Tidak Saling Menggantikan

Meski sama-sama digunakan untuk menunjang kesehatan, IV drip dan suplemen tidak selalu dapat saling menggantikan.

Dalam beberapa kondisi, pemilihan metode justru bergantung pada jenis keluhan dan cara kerja obat itu sendiri.

Dr. Kevin menjelaskan, pada kasus tertentu seperti gangguan lambung, obat oral justru bisa bekerja lebih cepat karena langsung menetralkan asam di lambung.

“Kalau pakai antasida tablet, dia langsung bekerja di lambung untuk menetralkan asam. Jadi lebih cepat kalau diminum,” ujarnya.

Namun, pada kondisi lain, seperti saat lambung mengalami iritasi atau luka, pemberian obat melalui IV drip bisa menjadi pilihan.

Hal ini karena obat yang diberikan melalui infus bekerja dengan cara melapisi lambung dari dalam melalui aliran darah, sehingga membantu proses pemulihan tanpa memperberat kerja lambung.

Dengan demikian, pemilihan antara IV drip dan suplemen tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga menyesuaikan kondisi tubuh dan tujuan pengobatan.

Baca juga: Minum Sembarang Suplemen Bisa Merusak Ginjal, Simak Penjelasan Dokter

Tetap Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Tubuh

Meski memberikan efek cepat, penggunaan IV drip tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah dosis, terlebih untuk vitamin tertentu seperti vitamin C.

Dr. Kevin mengingatkan bahwa konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi, baik melalui IV drip maupun suplemen, dapat menimbulkan efek samping jika tidak diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.

“Kalau dosisnya tinggi dan minumnya kurang, bisa memicu pembentukan batu ginjal,” jelasnya.

Selain itu, kondisi lambung juga perlu diperhatikan, terutama jika menggunakan vitamin C secara rutin.

Dengan demikian, IV drip dan suplemen memiliki peran masing-masing dalam mendukung kesehatan tubuh.

Memahami perbedaan keduanya penting agar penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan agar manfaatnya optimal tanpa menimbulkan risiko.

Tag:  #drip #suplemen #mana #lebih #baik #untuk #kesehatan #tubuh #penjelasan #dokter

KOMENTAR