Rambut Kusam dan Sering Patah? Mungkin Kamu Melakukan 6 Kesalahan Ini
- Rutinitas menata rambut sehari-hari sering kali melibatkan kebiasaan sepele yang tanpa disadari justru merusak helaian rambut.
Kesalahan kecil saat berusaha tampil menarik ini biasanya berdampak buruk dan berujung pada masalah serius, mulai dari rambut patah, ujung bercabang, hingga hilangnya kelembapan alami.
Beruntungnya, masalah rambut ini sangat mudah dihindari asalkan kamu menyadari akar kesalahannya. Mengubah sedikit rutinitas kecantikan harian bisa memberikan perbedaan yang sangat signifikan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.
Baca juga: 5 Cara Mencegah Rambut Keriting Kusut Saat Bangun Pagi, Coba Oleskan Minyak Alami
Lantas, apa saja kebiasaan yang merusak tersebut? Berikut Kompas.com rangkum, menyadur Real Simple, Senin (13/4/2026).
6 kesalahan penataan rambut
1. Lupa memakai pelindung panas
Alat styling yang mengandalkan suhu tinggi memang efektif membentuk gaya rambut impian, tetapi berbahaya untuk kesehatan rambut.
Suhu ekstrem tersebut perlahan merusak struktur rambut, memicu kekeringan, hingga membuatnya mudah patah dan bercabang
Hairstylist dan colorist di Warren Tricomi, Artem Soshyn, sangat menekankan pentingnya langkah pencegahan sebelum alat menyentuh rambut.
“Salah satu kesalahan penataan rambut yang paling penting adalah tidak menggunakan pelindung panas (heat protectant) sebelum menggunakan alat panas seperti catokan, pengeriting, atau pengering rambut," jelas dia.
Ia menuturkan, pelindung panas menciptakan penghalang antara rambut dan suhu panas, sehingga mengurangi dampak langsung pada rambut.
"Menggunakan produk pelindung panas membantu meminimalisir kerusakan akibat subu panas, menjaga kesehatan rambut, dan mempertahankan keutuhan rambut,” ucap Soshyn.
Baca juga: Kebanyakan Produk Perawatan Berprotein Bisa Merusak Rambut
2. Mencoba gaya rambut di luar kemampuan
Tutorial gaya rambut yang rumit di berbagai platform media sosial mungkin terlihat sangat mudah untuk ditiru.
Namun, kenyataannya sering berbanding terbalik saat kamu mencoba mempraktikkannya sendiri di depan cermin tanpa dasar keterampilan yang kuat.
Menurut Soshyn, teknik penataan rambut tingkat lanjut membutuhkan latihan, ketepatan, dan pemahaman tentang jenis serta tekstur rambut.
"Tanpa keterampilan yang memadai, beberapa teknik dapat mengakibatkan kerusakan pada rambut, termasuk kerusakan, kusut, dan bahkan kerontokan rambut,” ucap dia.
Untuk itu, mulailah berkreasi dari gaya yang lebih sederhana untuk mengasah kemampuan perlahan-lahan sebelum beralih ke tingkatan yang lebih rumit.
Baca juga: 4 Alasan Harus Menghindari Sampo yang Mengandung Sulfat, Termasuk Sebabkan Rambut Kering
3. Merusak tatanan rambut bervolume
Pulang dari salon dengan tatanan mengembang sempurna memang menyenangkan. Namun, untuk memastikan gaya tersebut bertahan lebih lama, kamu harus ekstra hati-hati dalam memilih aksesori kepala.
Hairstylist di Warren Tricomi, Angelique Tourneur Scafaro, menyarankan untuk menghindari pemakaian karet, jepit, maupun topi yang terlalu ketat.
“Menggunakan alat-alat ini dapat meninggalkan bekas pada rambut dengan cara yang tidak diinginkan, yang bisa sulit untuk dihaluskan kembali," ungkapnya.
Baca juga: Cara Pakai Kondisioner yang Benar agar Rambut Tak Lepek
4. Mengikat rambut terlalu kencang
Jika kamu termasuk orang yang gemar mengikat kuda (ponytail) dengan tarikan maksimal sepanjang hari demi alasan kepraktisan, sebaiknya ubah kebiasaan ini sekarang juga.
Hairstylist Brandi Voorhees, memperingatkan bahwa pemakaian karet biasa yang diikat terlalu kuat bisa memicu patah hingga kebotakan dini.
Sebagai alternatif yang lebih ramah untuk helaian rambut, ia menyarankan pergantian jenis aksesori.
“Cobalah untuk menguncirnya dengan lebih sedikit tarikan, atau gunakan ikat rambut sutra saat kamu berolahraga atau menata rambut ke atas,” saran dia.
5. Jarang potong rambut
Saat sedang fokus memanjangkan rambut, kamu mungkin merasa sayang untuk memotongnya. Padahal, menghindari kunjungan rutin ke salon justru merupakan langkah yang keliru dan bisa menjadi bumerang.
“Bergantung pada panjang, tekstur, dan kesehatan rambutmu secara keseluruhan, rambut harus dipangkas setiap empat hingga delapan minggu. Rambut yang tak dipangkas akan menyebabkan kerusakan dan kekeringan, serta mencegah rambut tumbuh sehat dan kuat,” jelas Voorhees.
Agar tidak lupa, jadwalkan perawatan pemangkasan ini jauh-jauh hari supaya kamu tetap disiplin menjaga kesehatan rambut.
Baca juga: Apa yang Terjadi jika Kita Keramas Hanya Menggunakan Kondisioner?
6. Terlalu sering menggunakan suhu panas dalam sehari
Mengubah gaya rambut secara drastis dalam satu hari, misalnya dari ikal bergelombang menjadi lurus total menggunakan suhu ekstrem, bisa menghanguskan helaiannya.
“Sering menata rambut dengan alat panas seiring berjalannya waktu akan menyebabkan banyak kerusakan pada kutikula. Panas menembus batang rambut, yang akan menghilangkan minyak alami, sehingga membuat rambut kering dan kusam,” jelas Voorhees.
Untuk mengakalinya, luangkan waktu mengistirahatkan rambut dari paparan suhu ekstrem. Terapkan gaya tanpa alat elektronik seperti kepangan longgar atau model cepol berantakan saat kamu sekadar bersantai di rumah.
Baca juga: Ingin Hasil Blow Rambut Tahan Lama? Jangan Pakai Sisir Catokan
Tag: #rambut #kusam #sering #patah #mungkin #kamu #melakukan #kesalahan