5 Model Jeans yang Kurang Cocok untuk Perempuan di Atas 40 Tahun
Ilustrasi jeans. (Freepik)
15:20
17 April 2026

5 Model Jeans yang Kurang Cocok untuk Perempuan di Atas 40 Tahun

- Memasuki usia 40 tahun, banyak perempuan mulai lebih selektif dalam memilih pakaian, termasuk jeans. Bukan soal aturan usia, tetapi lebih pada kenyamanan, proporsi tubuh, serta tampilan yang ingin ditonjolkan.

Personal stylist Erin Stoll menekankan, kunci utama dalam memilih jeans bukan sekadar mengikuti tren, melainkan bagaimana pakaian tersebut membuat seseorang merasa percaya diri.

“Hal terbaik dari memasuki usia 40-an adalah kita mulai berpakaian untuk diri sendiri. Filosofi gaya saya adalah memakai apa yang terasa nyaman,” kata Stoll, disadur Glam, Jumat (17/4/2026).

Meski begitu, ada beberapa model jeans yang secara umum kurang mendukung penampilan di usia ini. Berikut 5 di antaranya.

Baca juga: Gaya Rambut yang Bikin Penampilan Pria Usia 40-an Kurang Segar

5 Model jeans yang kurang dianjurkan untuk perempuan 40 tahun

1. Skinny jeans 

Skinny jeans sempat menjadi tren besar di era 2010-an. Namun, model yang terlalu ketat kini dianggap kurang fleksibel untuk berbagai gaya, terutama bagi perempuan usia 40 tahun.

Menurut Stoll, model “super skinny” sebaiknya mulai dihindari jika sudah tidak lagi terasa nyaman.

“Model ini sering kali sulit dipadukan dan bisa terasa tidak seimbang dengan atasan yang kini cenderung lebih longgar,” ujarnya.

Selain itu, skinny jeans yang terlalu ketat bisa menonjolkan bagian tubuh tertentu secara berlebihan, sehingga membuat siluet terlihat kurang proporsional. 

Jika tetap ingin memakai model ini, disarankan memilih potongan yang sedikit lebih longgar atau dipadukan dengan outfit modern seperti blazer oversized.

Baca juga: Mengapa Ada Jeans Dijual Puluhan Ribu atau Jutaan, Ini Faktor Penentunya

2. Low-rise jeans 

Tren Y2K seperti low-rise jeans memang kembali populer, tetapi model ini kurang direkomendasikan, terutama untuk perempuan usia 40 tahun.

Stoll menyebut, jeans dengan potongan pinggang terlalu rendah dapat membuat proporsi tubuh terlihat lebih pendek.

“Low-rise justru berkebalikan dengan high-rise yang bisa memberi ilusi kaki lebih panjang,” jelasnya.

Selain itu, model ini juga cenderung menyoroti area perut, yang mungkin tidak ingin terlalu ditonjolkan.  Sebagai alternatif, high-rise atau mid-rise jeans dinilai lebih aman karena mampu memberikan siluet yang lebih rapi dan elegan.

Baca juga: Baju Denim Cocok dengan Jilbab Apa? 10 Warna Ini Lagi Viral di TikTok

IlustrasiFREEPIK Ilustrasi

3. Jeans terlalu longgar (Baggy) 

Baggy jeans kembali tren dalam beberapa tahun terakhir, tetapi tidak selalu cocok untuk semua usia dan bentuk tubuh.

Masalah utama dari jeans yang terlalu longgar adalah memberikan kesan menelan tubuh, terutama jika tidak dipadukan dengan tepat.

Jika tidak pas, pakaian ini bisa terlihat seperti tidak sesuai ukuran dan membuat keseluruhan outfit tampak kurang terstruktur. Stoll menyarankan untuk beralih ke model straight-leg yang lebih klasik.

“Jeans dengan potongan lurus adalah pilihan yang paling versatile dan tidak lekang oleh waktu,” imbaunya.

Model ini lebih mudah dipadukan dengan berbagai jenis atasan, dari kasual hingga formal, sehingga cocok untuk gaya sehari-hari.

Baca juga: 5 Tips untuk Perempuan 50+ Tampil Modis dengan Wide Leg Jeans

4. Jegging 

Jegging dikenal sebagai jeans yang sangat elastis dan nyaman. Namun, bahan yang terlalu tipis dan stretchy justru bisa menjadi masalah. Stoll menjelaskan, jegging sering kali menempel terlalu ketat di tubuh.

“Kain yang terlalu tipis bisa menempel di bagian yang tidak diinginkan dan justru membuat tampilan kurang rapi,” terang dia.

Selain itu, bahan seperti ini cenderung cepat melar dan kehilangan bentuk, sehingga tidak tahan lama. 

Untuk pilihan yang lebih baik, ia menyarankan jeans berbahan dominan katun dengan sedikit elastane agar tetap nyaman sekaligus mempertahankan bentuk.

Baca juga: Cara Memulai Latihan Kekuatan di Usia 40-an agar Tetap Kuat dan Sehat

5. Capri jeans 

Capri jeans mungkin terasa nyaman, terutama saat cuaca panas. Meski begitu, dari segi visual, model ini sering dianggap kurang menguntungkan.

Potongan capri biasanya berhenti di bagian betis, yang merupakan titik terlebar kaki. Hal ini bisa menciptakan ilusi kaki yang lebih pendek dan lebar.

Akibatnya, keseluruhan siluet tubuh terlihat kurang proporsional. Jika ingin tampilan cropped, alternatif seperti cuffed jeans atau ankle-length jeans bisa menjadi pilihan yang lebih modern dan flattering.

Meski ada beberapa model yang sebaiknya dihindari, Stoll menegaskan, tidak ada aturan mutlak dalam berpakaian.

“Siapa pun bisa memakai model jeans apa saja, tanpa memandang usia atau bentuk tubuh. Yang terpenting adalah menemukan gaya yang paling cocok dan membuat kamu percaya diri,” ujarnya.

Dengan memahami karakter setiap model jeans, perempuan usia 40 tahun tetap bisa tampil stylish, elegan, dan nyaman dalam berbagai kesempatan.

Baca juga: Berapa Lama Jalan Kaki untuk Turunkan Berat Badan di Usia 40?

Tag:  #model #jeans #yang #kurang #cocok #untuk #perempuan #atas #tahun

KOMENTAR