6 Kebiasaan Harian yang Menguras Energi dan Membuat Lelah Mental Menurut Psikolog
- Rasa lelah yang mendera setiap hari tidak selalu bersumber dari jadwal yang padat atau kurangnya jam tidur.
Jika kehabisan energi sudah menjadi bagian dari keseharian, mungkin sudah saatnya kamu mengevaluasi rutinitas harianmu.
Neuropsikolog Dr. Sanam Hafeez, PsyD mengatakan, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelelahan akibat kesibukan fisik dengan rasa lelah mental yang dipicu oleh kebiasaan buruk yang tidak disadari.
Baca juga: Mengapa Basa-basi Terasa Menguras Energi?
"Tidak seperti stres situasional, yang sering kali berlalu dengan istirahat atau perubahan kecepatan, kelelahan terkait kebiasaan cenderung bertahan lebih lama," ucap dia, mengutip Real Simple, Senin (20/4/2026).
Bahkan pada hari libur yang santai, kamu mungkin tetap merasa kehabisan tenaga. Hal ini menandakan bahwa masalah sebenarnya bukan pada kepadatan jadwal, melainkan pada caramu menjalani hari.
"Mengenali pola ini adalah langkah pertama menuju pilihan yang lebih sehat," ujar Hafeez.
Lantas, apa saja ragam rutinitas yang diam-diam menguras energi mental?
6 kebiasaan yang menguras energi dan membuat lelah mental
1. Melakukan banyak tugas sekaligus
Ilustrasi multitasking.
Otak yang terus dipaksa melompat dari satu tugas ke tugas lain akan membakar energi secara berlebihan.
Alih-alih menghemat waktu, hal ini sering kali mengakibatkan lebih banyak kesalahan dan perasaan frustasi.
"Beristirahat secara teratur dapat membantumu memulihkan tenaga dan menjaga fokus tetap tajam. Dengan melambat dan lebih penuh perhatian, kamu akan merasa tidak terlalu stres dan lebih memegang kendali," tutur Hafeez.
2. Menunda pekerjaan
Menunda sebuah kewajiban nyatanya menciptakan beban mental karena otak terus mengingatkan tentang pekerjaan yang belum diselesaikan.
"Semakin lama kamu menunda, semakin besar tugas tersebut terlihat, yang meningkatkan kecemasan. Semua tekanan mental ini membuat sulit untuk fokus pada hal lain," ungkap Hafeez.
Untuk itu, fokuslah untuk memulai. Bukan menyelesaikan dengan sempurna, karena memulai adalah bagian tersulit.
Hafeez menyarankan untuk menggunakan pengingat atau pengatur waktu untuk menjaga dirimu tetap di jalur alias fokus, dan membatasi gangguan.
Baca juga: Jaga Kesehatan Mental dengan Zona Bebas Gawai di Rumah
3. Menyenangkan semua orang
Sanksi bagi pejabat negara yang menerima gratifikasi.
Menomorduakan kebutuhan diri sendiri demi membuat orang lain bahagia sangatlah menguras kondisi mental harianmu.
"Menyenangkan orang lain dapat menyebabkan harga diri rendah, karena nilai kamu mulai bergantung pada bagaimana orang lain memandang kamu," paparHafeez.
"Kamu mungkin juga merasakan kebencian, bahkan jika kamu tidak mengungkapkannya, karena kebutuhan kamu sering diabaikan," sambung dia.
Perhatikan motifmu, dan bantu orang lain karena kamu memang benar-benar ingin membantunya, bukan karena kamu takut ditolak atau dimusuhi mereka.
Baca juga: Jadwal Rapat Terlalu Padat Menguras Energi Tim, Bikin Tak Produktif
4. Membiarkan barang berantakan
Psikolog klinis serta pendiri MSW Psychological Associates, Dr. Madison White, PsyD, menuturkan bahwa ruangan yang berantakan turut membuat pikiranmu menjadi kacau balau.
"Sering kali, kekacauan dimulai dari hal kecil dan menumpuk seiring berjalannya waktu hingga ke titik yang sangat memicu kecemasan, yang mengarah pada penghindaran, yang mengarah pada rasa malu, dan siklus itu terus berulang," terang dia.
Untuk mengatasinya, kombinasikan tugas yang sulit, seperti mencuci peralatan dapur atau menyeterika pakaian yang menumpuk, dengan kesenangan kecil seperti meneguk minuman favorit, mendengarkan lagu, atau menonton di gawai.
Baca juga: Bukan Sekadar Malas, Ini Alasan Mental Terasa Lelah setelah Libur Panjang
5. Terjebak pikiran negatif
Ilustrasi overthinking
Terlalu lama merenungkan ketakutan dan kecemasan akan "mengunci" otak pada siklus kewaspadaan yang tiada henti.
White mengungkap, hal ini juga menguras mental karena seseorang sering merasa seolah-olah perenungan membantu mereka dalam beberapa cara. Padahal kenyataannya, hal itu mengarah pada lebih banyak kecemasan.
"Penting untuk mengembangkan wawasan tentang tanda-tanda mereka sedang merenung, seperti memutar ulang hal yang sama berulang kali di kepala mereka, membayangkan skenario terburuk, dan merasa mandek pada suatu topik atau pikiran," ucap dia.
White melanjutkan, hal tersebut bisa diatasi bukan dengan menghentikan perenunang, tetapi mengarahkan pemahaman bahwa perenungan hanyalah pikiran, bukan fakta di dunia nyata.
Baca juga: Isu Perang Bikin Cemas? Ini Cara Menjaga Kesehatan Mental Menurut Psikolog
6. Mengambil terlalu banyak keputusan
"Membuat terlalu banyak keputusan sepele menguras mental karena hal itu dapat membuat orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk mengambil keputusan daripada yang seharusnya," terang White.
Trik untuk mengatasinya adalah dengan membatasi waktu saat berpikir untuk hal-hal kecil. Kamu tidak harus membuat keputusan terbaik atau benar.
Sebaliknya, tujuannya adalah untuk mengurangi waktu yang dihabiskan untuk memikirkannya.
Tag: #kebiasaan #harian #yang #menguras #energi #membuat #lelah #mental #menurut #psikolog