Tanpa Disadari 6 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Memperpendek Umur
- Para ahli telah menyebutkan bahwa gaya hidup sehari-hari berpengaruh besar pada kesehatan fisik dan mental. Termasuk pada usia harapan hidup kita.
Berbagai tindakan yang dianggap sederhana dalam rutinitas sehari-hari ternyata berdampak akumulatif yang bisa memengaruhi fungsi organ, hingga memengaruhi panjang pendeknya usia seseorang.
6 kebiasaan yang memangkas usia harapan hidup
1. Sering mengkritik diri sendiri
Terus-menerus memelihara pikiran negatif tentang diri sendiri sangat memengaruhi kondisi emosional. Pola pikir destruktif ini dapat mengubah cara kita merespons berbagai tantangan hidup.
Baca juga: 4 Cara Mengelola Overthinking Menurut Psikolog, Kenali Nama Emosi
"Seiring waktu, negative self-talk, dengan dampaknya pada suasana hati yang cemas atau depresi, dapat meningkatkan risiko perilaku koping yang tidak sehat," ungkap asisten profesor psikiatri di Harvard Medical School, dr. Ashwini Nadkarni, MD.
Misalnya kita jadi lebih suka mengasup makanan tinggi lemak dan gula, malas olahraga, hingga overthinking.
"Beranilah melakukan pengakuan terhadap apa yang tidak berhasil dan berwelas asih pada diri sendiri, ini dapat memberikan suntikan motivasi untuk memecahkan masalah," kata dia.
2. Scrolling layar gawai berlebihan
Kebiasaan doom-scrolling atau mengonsumsi berita buruk di dunia maya secara perlahan dapat mengacaukan suasana hati.
"Selain kecemasan dan depresi, doom-scrolling dapat memperburuk kondisi kesehatan mental yang ada, seperti PTSD, atau menyebabkan masalah tidur dan kognisi," ujar dr. Nadkarni.
Cobalah untuk membatasi waktu di depan layar. Setiap kali muncul rasa bosan dan keinginan membuka ponsel, alihkan perhatian pada kegiatan lain seperti berjalan kaki sejenak, mengobrol, atau mengelus hewan kesayangan.
Baca juga: Kebiasaan Doomscrolling Bisa Membahayakan Kesehatan Jantung, Ini Kata Dokter
3. Terlalu banyak khawatir
Kecemasan tanpa henti tentang pekerjaan atau hubungan asmara juga berdampak buruk bagi fisik. Beberapa di antaranya mencakup sakit kepala, gangguan tidur, dan gangguan pencernaan.
Alih-alih terjebak dalam masalah, tanyakan bagian mana yang masih bisa dikendalikan.
"Kemudian, bergerak maju dengan tindakan yang mencerminkan kendali itu. Ide lainnya adalah terlibat dalam aktivitas fisik yang terbukti bisa meningkatkan hormon bahagia," ujar dr. Nadkarni.
4. Kurangnya interaksi sosial
Minimnya waktu bersama orang lain memicu rasa kesepian dan keterasingan. Kesepian kronis tidak hanya berkaitan dengan depresi, tetapi juga risiko stroke hingga kematian dini.
"Libatkan diri lebih banyak pada situasi sosial, bahkan jika ini tidak secara langsung membutuhkan percakapan. Misalnya, mengambil kelas hobi yang melibatkan orang lain atau menjadi relawan," ungkap dr. Nadkarni.
Baca juga: Kartini Masa Kini: Perjuangan Perempuan Melawan Tekanan Media Sosial
5. Mengabaikan kesehatan gigi
Gigi yang bersih dan sehat bisa membantu kita terhindar dari penyakit berat yang berdampak fatal, seperti penyakit jantung.
Untuk memastikan gigi dalam kondisi bersih, biasakan menggunakan benang gigi untuk flossing.
"Peradangan tingkat rendah itu dan bakteri di mulut dikaitkan dengan kondisi sistemik yang serius, termasuk penyakit jantung dan diabetes," sebut Orthodontist dan Dentofacial Orthopedist, dr. Jeremy Manuele, DMD.
"Flossing adalah cara paling efektif untuk menghilangkan bakteri dan plak dari sela-sela gigi di area yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi kamu," kata dia.
Baca juga: Cara Modern Bikin Membersihkan Karang Gigi Tak Ngilu Lagi
6. Bernapas lewat mulut
Sering bernapas melalui mulut saat tidur merupakan pemicu utama hidung tersumbat. Kondisi ini berpotensi merusak kualitas tidur dan meningkatkan risiko darah tinggi. Jangan abaikan masalah ini dan berkonsultasilah ke dokter untuk mencari tahu penyebab dan solusinya.
Tag: #tanpa #disadari #kebiasaan #sederhana #bisa #memperpendek #umur