Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
Maraknya penjualan kosmetik secara online membuat masyarakat perlu lebih berhati-hati saat membeli produk kecantikan.
Tidak sedikit kosmetik ilegal beredar di pasaran dengan klaim berlebihan tetapi belum memiliki izin edar resmi dari dari Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM.
Penggunaan kosmetik palsu atau ilegal dapat menimbulkan berbagai risiko bagi kesehatan kulit. Mulai dari iritasi, alergi, hingga kerusakan kulit permanen bisa terjadi jika produk mengandung bahan berbahaya yang tidak terdaftar secara resmi.
Ilustrasi kosmetik berbahaya (Freepik)Cara Mengecek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengecek apakah kosmetik yang digunakan memiliki izin BPOM asli atau palsu.
1. Cek Nomor Izin BPOM di Kemasan
Langkah pertama yang paling mudah dilakukan adalah memeriksa nomor izin BPOM pada kemasan produk kosmetik. Nomor ini biasanya tercetak di bagian belakang atau bawah kemasan.
Nomor izin edar menunjukkan bahwa produk telah mendapatkan persetujuan resmi untuk dipasarkan di Indonesia. Pastikan tulisan nomor BPOM terlihat jelas dan tidak tampak seperti tempelan tambahan.
Untuk memastikan keasliannya, konsumen dapat mengecek langsung melalui situs resmi BPOM RI. Masukkan nomor registrasi yang tercantum pada kemasan untuk melihat apakah data produk sesuai.
Jika nomor izin tidak ditemukan atau informasi produk berbeda dengan kemasan, kemungkinan produk tersebut palsu atau ilegal. Karena itu, penting untuk selalu melakukan pengecekan sebelum membeli maupun menggunakan kosmetik.
Selain nomor registrasi, perhatikan juga nama produk, nama produsen, dan jenis kosmetik yang muncul di situs BPOM. Data tersebut harus sesuai dengan informasi pada kemasan produk.
2. Periksa Segel Keamanan dan Kemasan
Kosmetik asli biasanya memiliki kemasan yang rapi dan segel keamanan yang baik. Segel tersebut menunjukkan produk belum pernah dibuka atau dimanipulasi sebelumnya.
Perhatikan apakah segel tampak utuh dan tidak rusak. Jika menemukan kemasan penyok, bocor, atau segel terbuka, sebaiknya hindari menggunakan produk tersebut.
Selain segel, kualitas cetakan pada kemasan juga perlu diperhatikan. Produk palsu sering memiliki tulisan buram, warna kemasan berbeda, atau informasi yang tidak lengkap.
Kosmetik resmi umumnya mencantumkan informasi lengkap seperti komposisi, tanggal kedaluwarsa, cara penggunaan, hingga nama produsen. Kemasan yang terlihat asal-asalan patut dicurigai sebagai produk ilegal.
Perhatikan pula aroma dan tekstur produk saat digunakan. Jika terdapat bau menyengat atau perubahan warna yang tidak biasa, penggunaan sebaiknya segera dihentikan.
3. Beli dari Sumber Terpercaya
Cara paling aman untuk mendapatkan kosmetik asli adalah membeli dari toko resmi atau penjual terpercaya. Hindari membeli produk dari sumber yang tidak jelas hanya karena tergiur harga murah.
Konsumen disarankan membeli kosmetik di apotek, gerai resmi, pusat perbelanjaan terpercaya, atau official store di marketplace. Langkah ini membantu mengurangi risiko mendapatkan produk palsu.
Penjual resmi biasanya memberikan informasi produk yang lebih lengkap dan transparan. Selain itu, produk yang dijual juga lebih terjamin kondisi penyimpanannya.
Hindari membeli kosmetik tanpa kemasan asli atau produk yang dijual dalam kondisi segel terbuka. Produk semacam itu berisiko telah dimanipulasi atau dicampur bahan lain yang berbahaya.
Pastikan juga toko memiliki reputasi baik dan ulasan positif dari pembeli lain. Cara sederhana ini cukup membantu dalam memastikan keamanan produk kecantikan yang digunakan sehari-hari.
Bahaya Menggunakan Kosmetik Palsu
Kosmetik palsu sering kali mengandung bahan berbahaya yang tidak sesuai standar keamanan. Beberapa produk ilegal bahkan ditemukan mengandung merkuri, hidrokuinon, atau zat pewarna berbahaya yang dapat merusak kulit.
Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan iritasi, kulit menipis, jerawat parah, hingga gangguan kesehatan lainnya. Risiko tersebut semakin besar jika produk digunakan setiap hari tanpa pengawasan dokter.
Selain merusak kulit, kosmetik ilegal juga dapat menimbulkan reaksi alergi serius pada sebagian orang. Karena itu, penting untuk selalu memeriksa legalitas produk sebelum membeli.
Jika mengalami efek samping setelah menggunakan kosmetik, segera hentikan pemakaian dan konsultasikan dengan dokter kulit. Penanganan cepat membantu mencegah kerusakan kulit yang lebih parah.
Tag: #waspada #skincare #ilegal #cara #mudah #bpom #kosmetik #asli #atau #palsu