Amankah Pakai Hyaluronic Acid dan Retinol Bersamaan? Ini Kata Dokter
Ilustrasi(FREEPIK)
13:10
12 Mei 2026

Amankah Pakai Hyaluronic Acid dan Retinol Bersamaan? Ini Kata Dokter

- Bagi orang yang peduli pada kondisi kulitnya, penggunaan skincare dengan bahan aktif retinol atau pun hyaluronic acid mungkin jadi bagian dari rutinitas perawatan kulit sehari-hari. 

Retinol dikenal sebagai bahan aktif yang cukup keras bagi sebagian orang karena bisa memicu iritasi, kulit kering, atau mengelupas. Di sisi lain, hyaluronic acid justru terkenal sebagai bahan pelembap yang menenangkan.

Lantas, apakah aman memakai hyaluronic acid dan retinol secara bersamaan? Dokter kulit bersertifikat Jeremy Fenton mengatakan kombinasi ini justru aman dan sering direkomendasikan.

“Retinol dapat membantu eksfoliasi kulit dan membuat bahan aktif lain menyerap lebih baik,” ujarnya, seperti dikutip Byrdie, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Kenali Beda Retinol dan Retinal untuk Perawatan Wajah

Kombinasi keduanya justru saling melengkapi

Secara fungsi, hyaluronic acid dan retinol bekerja dengan cara yang berbeda, tetapi saling mendukung. Retinol merupakan turunan vitamin A yang membantu mempercepat pergantian sel kulit, merangsang produksi kolagen, serta membantu mengatasi jerawat dan garis halus. 

Kandungan ini efektif memperbaiki tekstur kulit, namun kerap menyebabkan kulit terasa kering, tertarik, atau mengelupas di awal pemakaian.

Di sisi lain, hyaluronic acid adalah humektan, yaitu molekul yang bertugas menarik dan mempertahankan air pada lapisan kulit.

“Hyaluronic acid adalah molekul yang membantu menjaga kadar air di kulit,” kata dokter kulit Ivy DeRosa

Karena sifatnya yang menghidrasi, hyaluronic acid dapat menyeimbangkan efek samping retinol.I nilah alasan mengapa banyak dermatolog menyebut keduanya sebagai pasangan ideal dalam skincare.

Saat digunakan bersama, kulit bisa mendapatkan manfaat peremajaan dari retinol tanpa kehilangan kelembapan yang dibutuhkan.

Baca juga: 6 Keuntungan Menggunakan Hyaluronic Acid, Mencegah Penuaan

Hyaluronic acid membantu mengurangi iritasi akibat retinol

Salah satu kekhawatiran terbesar pengguna retinol adalah iritasi. Gejalanya bisa berupa kemerahan, rasa perih, kulit mengelupas, hingga sensasi terbakar ringan. 

Kondisi ini umum terjadi, terutama pada pemula yang baru mengenal retinol. Di sinilah peran hyaluronic acid menjadi penting.

Dengan menjaga hidrasi kulit, bahan ini membantu memperkuat skin barrier atau lapisan pelindung kulit. Skin barrier yang sehat membuat kulit lebih mampu mentoleransi retinol.

“Kombinasi ini membantu pengguna mendapatkan manfaat retinol sambil meminimalkan kekeringan yang biasanya muncul,” jelas DeRosa.

Bagi pemilik kulit sensitif, penggunaan hyaluronic acid juga bisa menjadi pelindung agar kulit tidak terlalu kaget saat mulai menggunakan retinol.

Meski demikian, iritasi tetap bisa terjadi. Namun, biasanya penyebabnya berasal dari retinol itu sendiri, bukan karena perpaduannya dengan hyaluronic acid.

Baca juga: Retinol Bukan Hanya untuk Anti-aging, Ini Panduan Aman untuk Pemula

Cara memakai hyaluronic acid dan retinol yang benar

Meski aman digunakan bersama, urutan pemakaian tetap penting. DeRosa menyarankan untuk membersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut.

Setelah kulit benar-benar kering, aplikasikan retinol sebesar biji kacang polong ke seluruh wajah.

“Benar, cukup sebesar kacang polong. Lebih banyak bukan berarti lebih baik,” kata DeRosa.

Setelah retinol meresap, lanjutkan dengan serum hyaluronic acid. Langkah terakhir, tutup dengan pelembap agar hidrasi terkunci dengan baik.

Bagi pemilik kulit sangat sensitif, hyaluronic acid bisa diaplikasikan terlebih dahulu sebelum retinol untuk membantu meminimalkan iritasi.

Beberapa dokter juga menyarankan memberi jeda sekitar 20–30 menit setelah memakai retinol sebelum melanjutkan produk berikutnya. Cara ini membantu retinol bekerja optimal tanpa terganggu bahan lain.

Baca juga: Berapa Kali Sebaiknya Pakai Retinol? Hindari Efeknya Jika Berlebihan

Perhatikan frekuensi penggunaan agar kulit tidak kaget

Kesalahan yang sering dilakukan pemula adalah langsung memakai retinol setiap malam. Padahal, kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

Jika baru mulai, gunakan retinol dua hingga tiga kali seminggu. Amati reaksi kulit selama beberapa minggu.

Jika tidak ada iritasi berarti, frekuensinya bisa ditingkatkan secara bertahap. Hyaluronic acid sendiri relatif aman digunakan setiap hari, bahkan pagi dan malam.

Selain itu, jangan lupa menggunakan sunscreen keesokan paginya. Retinol membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari, sehingga perlindungan ekstra menjadi wajib.

Baca juga: Waspada Bahaya Merkuri di Skincare, Bisa Picu Kerusakan Otak

Tag:  #amankah #pakai #hyaluronic #acid #retinol #bersamaan #kata #dokter

KOMENTAR