Manfaat Vitamin B6 untuk Saraf, tapi Waspadai Dosis Berlebih
Terdapat beberapa suplemen penambah berat badan untuk dewasa.(Pexels/POLINA TANKILEVITCH)
08:59
31 Mei 2026

Manfaat Vitamin B6 untuk Saraf, tapi Waspadai Dosis Berlebih

Tubuh membutuhkan berbagai vitamin untuk menjalankan fungsinya dengan baik, termasuk vitamin B6 yang berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf, metabolisme, dan sistem imun. 

Meski sering kali dapat diperoleh dari makanan sehari-hari, tidak semua orang mampu memenuhi kebutuhannya secara optimal sehingga suplemen dapat menjadi solusi dalam kondisi tertentu. 

Menurut dokter saraf Prof.Rizaldy Taslim Pinzon, kelompok masyarakat seperti ibu hamil dan menyusui, lansia, penderita penyakit kronis seperti ginjal dan diabetes, pengguna obat jangka lama, serta individu dengan gangguan penyerapan nutrisi, berpotensi memerlukan tambahan asupan melalui suplemen.

Baca juga: Kim Kardhasian Konsumsi Puluhan Suplemen sampai Pill Fatigue, Apa Efeknya bagi Tubuh?

“Pendekatan yang tepat bukan menghindari suplemen, melainkan memastikan penggunaannya berbasis ilmu pengetahuan dan sesuai kebutuhan individu,” ujar dr. Pinzon dalam keterangannya.

Vitamin B6 memiliki fungsi untuk metabolisme protein, lemak, dan karbohidrat, mendukung fungsi otak dan sistem saraf, pembentukan sel darah merah, serta berperan dalam produksi neurotransmitter (serotonin, dopamin).

Ditambahkan oleh dr.Pinzon, seperti halnya nutrisi lainnya, vitamin B6 perlu dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. 

"Menjaga keseimbangan asupan menjadi hal yang penting agar tubuh memperoleh manfaat maksimal tanpa menghadapi risiko akibat kekurangan maupun kelebihan vitamin ini," kata pakar dari Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta ini.

Baca juga: 5 Suplemen yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan Menurut Dokter

Bahaya kelebihan vitamin B6

Meski pun jarang, tapi kelebihan vitamin B6 dapat menyebabkan kerusakan saraf, seperti mati rasa dan kesemutan di tangan dan kaki.

Efek samping itu biasanya terjadi pada seseorang yang mengonsumsi lebih dari satu jenis suplemen secara bersamaan. Efeknya juga dapat hilang jika asupan segera disesuaikan.

Oleh karena itu, akses terhadap suplementasi yang tepat tetap dibutuhkan untuk mendukung hasil kesehatan yang optimal.

Menurut dr.Pinzon, untuk memperkuat penggunaan berbasis bukti, panel ahli multidisiplin dari kawasan Asia Pasifik telah merumuskan panduan penggunaan vitamin B6 yang aman. 

Baca juga: Panduan Jenis Vitamin yang Tepat Sesuai Masalah Kulit Wajah

"Panduan ini menekankan pentingnya keseimbangan dosis, durasi konsumsi, serta pemantauan yang tepat, baik bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat,” katanya.

Bagi masyarakat, beberapa langkah yang perlu diperhatikan antara lain membaca label dengan cermat, tidak mengonsumsi beberapa produk vitamin B secara bersamaan, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila ragu terkait dosis atau penggunaan jangka panjang. 

Penggunaan suplemen juga sebaiknya dihentikan dan segera dikonsultasikan apabila muncul gejala seperti kesemutan atau mati rasa.

Sementara itu, bagi tenaga kesehatan, pendekatan yang dianjurkan meliputi evaluasi faktor risiko individu, pengaturan durasi penggunaan, serta pemantauan berkala terutama pada terapi dosis tinggi. 

Batas aman konsumsi bagi individu sehat umumnya tidak melebihi 100 mg per hari, sementara penggunaan terapeutik dapat mencapai 600 mg per hari dengan pengawasan ketat tenaga medis.

Baca juga: Vitamin C Vs Vitamin E, Mana yang Lebih Baik untuk Perawatan Kulit?

Tag:  #manfaat #vitamin #untuk #saraf #tapi #waspadai #dosis #berlebih

KOMENTAR