Awas, Konsumsi Gula Berlebih Percepat Penuaan Kulit
Ilustrasi minuman manis. Banyak makanan yang tampak sehat ternyata mengandung gula tinggi, sehingga penting mengetahui cara sederhana untuk menguranginya tanpa harus berhenti total.(freepik)
19:05
31 Mei 2026

Awas, Konsumsi Gula Berlebih Percepat Penuaan Kulit

- Makanan tinggi gula, beragam varian teh dan kopi susu telah menjadi pelengkap wajib untuk menemani kegiatan orang muda. Selain meningkatkan risiko penyakit kronis di masa depan, sebenarnya ada efek jangka pendek yang bisa terlihat dari kulit.

Tingginya asupan gula perlahan merusak kualitas jaringan kulit wajah dari dalam.

"Gula secara langsung berhubungan dengan proses yang namanya glycation. Nah, proses glycation ini berhubungan juga dengan penuaan," ujar pakar estetika dan kesehatan kulit, dr. Yessica Tania, Dipl. AAAM., dalam acara peluncuran Zegavit Gummy Vitamin dari PT Kalbe Farma Tbk di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Baca juga: Sulit Berhenti Makan Manis? Ini 8 Cara Mengatasi Kecanduan Gula

Dampak gula pada kekenyalan kulit wajah

Adapun, proses glikasi memicu penurunan elastisitas yang membuat wajah tampak lebih tua dari usianya. Efek buruk ini tentunya perlu dihindari, terutama jika kamu sangat memedulikan penampilan fisik.

Pilihan minuman tinggi gula akan memberikan asupan kalori kosong pada tubuh yang memicu lonjakan respons peradangan internal.

Dalam jangka panjang peradangan itu merusak struktur penyokong utama kulit yakni kolagen.

"Proses glycation ini berhubungan dengan penurunan dari kualitas kolagen dan elastin. Nah, kalau kita mau lihat kulit yang terlihat awet muda itu kolagennya harus bagus kualitasnya," jelas dr. Yessica.

Baca juga: 6 Manfaat Minum Kopi Hitam Tanpa Gula dan Batas Aman Konsumsinya

Pakar estetika dan kesehatan kulit, dr. Yessica Tania, Dipl. AAAM., dalam acara peluncuran Zegavit Gummy Vitamin dari PT Kalbe Farma Tbk di Jakarta, Jumat (29/5/2026).Kompas.com / Nabilla Ramadhian Pakar estetika dan kesehatan kulit, dr. Yessica Tania, Dipl. AAAM., dalam acara peluncuran Zegavit Gummy Vitamin dari PT Kalbe Farma Tbk di Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Menurunnya penyokong struktur kulit tersebut akan memunculkan berbagai tanda penuaan dini pada permukaan luar tubuh.

"Kalau konsumsi gula berlebih, salah satu dampaknya adalah penurunan dari kualitas kolagen dan elastin. Jadinya kulitnya gampang kendor, gampang ada keriput-keriput halus gitu," lanjut dia.

Baca juga: Mengencangkan Kulit Kendur Tanpa Operasi Makin Dicari

Bagi penggemar kopi, sebenarnya tak perlu khawatir, namun waspadai jumlah gulanya. Lebih disarankan mengonsumsi kopi hitam tanpa pemanis.

"Yang masalah itu dicampur dengan susu yang banyak, terus dicampur dengan gula atau krimer yang banyak," ujar dr. Yessica.

Selain itu, guna mencegah kondisi ini bertambah parah, mengendalikan keinginan untuk mengonsumsi yang manis-manis sangatlah diperlukan. Gantilah camilan tinggi gula dengan alternatif yang lebih bernutrisi seperti buah beku, yogurt, atau cokelat hitam.

Kurang tidur hambat regenerasi sel

Selain asupan gula, pola tidur yang tidak memadai ikut berperan besar dalam mempercepat kerusakan sel. Jam tidur yang terpotong juga mengurangi waktu tubuh meregenerasi diri dengan tuntas.

Baca juga: 6 Tanda Kulit Kehilangan Kolagen

Penyebab insomnia pada lansiiStockphoto/Filmstax Penyebab insomnia pada lansi

Waktu istirahat yang sangat minim membuat tubuh tidak bisa memasuki fase relaksasi terdalam. Akibatnya, lapisan pelindung kulit melemah, mudah mengalami iritasi, serta gampang memunculkan jerawat membandel.

"Karena sebenarnya kalau tidur itu ada yang namanya deep sleep. Kalau bahasa medisnya ada yang REM, ada yang non-REM. Nah, di sini peran dari tubuh itu juga berbeda pada saat kita deep sleep," kata dr. Yessica.

Pada fase ini, laju sintesis protein di dalam tubuh meningkat. Protein-protein baru diproduksi untuk memperbaiki sel-sel yang rusak, termasuk struktur penyokong utama kulit seperti kolagen dan elastin.

Terganggunya siklus istirahat ini juga kerap dipicu oleh konsumsi kafein menjelang malam. 

"Boleh konsumsi kopi, cuma harus mindful berapa cup sehari. Normalnya satu sampai dua cangkir," ucap dia.

Tanpa waktu istirahat yang cukup, asupan nutrisi yang dikonsumsi tentu tidak bisa bekerja secara maksimal di dalam tubuh.

Baca juga: Seberapa Efektif Kolagen untuk Kulit? Ini Kata Ahli

Tag:  #awas #konsumsi #gula #berlebih #percepat #penuaan #kulit

KOMENTAR