Profil Said Iqbal yang Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo Subianto
Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal. (Suara.com/Faqih)
10:20
6 Juni 2026

Profil Said Iqbal yang Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo Subianto

Belakangan, Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, disebut-sebut bakal masjk jajaran kabinet Menrah Putih Prabowo Subianto.

Sinyal ini diperkuat oleh pernyataan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang membuka kemungkinan masuknya Said Iqbal ke dalam jajaran kabinet. 

Bahkan, beredar kabar pelantikan tersebut akan dilaksanakan pada Senin, 8 Juni 2026 mendatang.

Lantas, siapakah sosok Said Iqbal sebenarnya? Simak profil dan rekam jejaknya berikut ini.

Lulusan S2 UI yang Pilih Jalur Perjuangan

Said Iqbal lahir di Jakarta pada 5 Juli 1968. Meski kini dikenal sebagai pimpinan buruh, ia memiliki latar belakang pendidikan yang sangat mentereng.

Presiden KSPI, Said Iqbal (Suara.com/Faqih)Presiden KSPI, Said Iqbal (Suara.com/Faqih)

Said tercatat sebagai juara umum saat lulus dari SMAN 51 Jakarta pada 1987. Ia kemudian menempuh pendidikan di Politeknik Teknik Mesin Universitas Indonesia, meraih gelar Sarjana (S1) Teknik Mesin di Universitas Jaya Baya, dan menyandang gelar Master Ekonomi (S2) dari Universitas Indonesia.

Meski punya gelar akademik tinggi, Said Iqbal justru memilih mengabdikan dirinya di garis depan perjuangan kaum buruh.

Berawal dari Karyawan Pabrik Bekasi

Karier aktivisnya tidak dimulai secara instan. Said Iqbal pertama kali terjun ke dunia gerakan pada tahun 1992 saat ia bekerja sebagai staf di sebuah perusahaan elektronika di Kabupaten Bekasi.

Pasca-reformasi, ia bersama tokoh buruh lainnya mendirikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). 

Di organisasi ini, kariernya terus meroket mulai dari Sekretaris Jenderal hingga menjadi Presiden FSPMI. 

Namanya semakin berkibar setelah dipercaya memimpin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Sabet Penghargaan Tokoh Buruh Terbaik Dunia

Sosok Said Iqbal tidak hanya disegani di dalam negeri, tapi juga di level internasional. Pada tahun 2013, ia meraih penghargaan bergengsi sebagai Tokoh Buruh Terbaik Dunia (The Febe Elisabeth Velasquez Award) dari serikat pekerja Belanda, FNV.

Said Iqbal berhasil menyisihkan 200 kandidat lainnya dari seluruh dunia. Penghargaan ini diberikan atas militansinya dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan kebebasan berserikat di Indonesia.

Gebrakan HOSTUM dan Jaminan Sosial

Dalam berjuang, Said Iqbal dikenal memegang teguh konsep KLA (Konsep, Lobi, Aksi). 

Ia tidak hanya jago berorasi di atas mobil komando, tapi juga mahir bernegosiasi dengan data dan jago menulis gagasan.

Dua pencapaian terbesarnya yang dirasakan banyak pekerja hingga saat ini adalah:

  1. Gerakan HOSTUM: Aksi "Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah" yang memicu mogok nasional besar-besaran pada 2012-2013.
  2. Jaminan Sosial: Melalui Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS), ia berhasil mendesak pemerintah mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS Kesehatan) dan Jaminan Pensiun bagi buruh.

Menanggapi isu dirinya akan dilantik menjadi menteri dalam kabinet Prabowo Subianto, Said Iqbal tidak memberikan jawaban gamblang. 

Ia memilih untuk bersikap diplomatis dan menyerahkan segala keputusan kepada Presiden.

Editor: Ruth Meliana

Tag:  #profil #said #iqbal #yang #dikabarkan #bakal #masuk #kabinet #prabowo #subianto

KOMENTAR