BCA Bakal Bagikan Dividen Interim, Rp 20 Per Saham Cair Juni 2026
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mulai merealisasikan rencana pembagian dividen interim hingga tiga kali dalam setahun yang sebelumnya diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.(bca.co.id)
14:52
6 Juni 2026

BCA Bakal Bagikan Dividen Interim, Rp 20 Per Saham Cair Juni 2026

– PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mulai merealisasikan rencana pembagian dividen interim hingga tiga kali dalam setahun yang sebelumnya diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.

Pada termin pertama tahun buku 2026, emiten berkode saham BBCA itu menetapkan dividen interim sebesar Rp 20 per saham. Dividen tersebut dijadwalkan dibayarkan kepada pemegang saham pada 26 Juni 2026.

Kebijakan ini menjadi langkah baru bagi BCA dalam memberikan distribusi keuntungan kepada pemegang saham secara lebih berkala sepanjang tahun.

Baca juga: Ajak Pelaku Pariwisata ke Bukit Peramun, Bakti BCA Buka Peluang Pasar Turis Mancanegara

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, keputusan pembagian dividen interim telah mempertimbangkan sejumlah aspek fundamental perusahaan, termasuk kondisi permodalan, likuiditas, kebutuhan pengembangan bisnis, hingga kualitas aset yang tetap terjaga.

"Kami berterima kasih atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga Perseroan mampu membukukan kinerja positif hingga tiga bulan pertama tahun 2026. Kami bersyukur dapat mulai merealisasikan rencana pembagian dividen interim pada kuartal II tahun buku 2026 ini," ujar Hendra dalam keterangan resmi, Jumat (5/6/2026).

Menurut dia, pembagian dividen interim secara berkala diharapkan dapat memberikan tambahan arus kas bagi para pemegang saham.

"Hal ini menjadi terobosan baru bagi Perseroan, dan diharapkan dapat menambah cashflow bagi pemegang saham yang senantiasa bersama kami," kata Hendra.

Baca juga: Weekend Banking BCA 2026 Buka Sabtu-Minggu, Ini Daftar Cabang dan Jam Layanannya

Ditopang kinerja kuartal I 2026

Realisasi dividen interim dilakukan di tengah kinerja keuangan BCA yang tetap tumbuh pada tiga bulan pertama tahun ini.

Per Maret 2026, laba bersih konsolidasian BCA dan entitas anak mencapai Rp 14,7 triliun.

Di sisi intermediasi, kredit yang disalurkan BCA tumbuh 5,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 994 triliun.

Pertumbuhan tersebut ditopang pendanaan yang kuat, terutama dari dana giro dan tabungan atau current account saving account (CASA) yang mencapai Rp 1.089 triliun, meningkat 11,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Manajemen menyebut pembagian dividen interim telah mempertimbangkan kondisi keuangan perseroan yang tetap solid, termasuk posisi permodalan yang kuat dan likuiditas yang memadai.

Baca juga: BSI Cairkan Dividen Hari Ini, Investor Dapat Rp 3.281 Per Lot

Dividen BCA berpotensi dibagikan tiga kali

Rencana pembagian dividen interim sebenarnya telah disampaikan Direksi BCA dalam RUPST pada Maret 2026.

Dalam forum tersebut, manajemen mengungkapkan bahwa apabila kondisi keuangan memungkinkan, perseroan akan membagikan dividen interim hingga tiga kali sepanjang tahun buku 2026.

Rencana tersebut juga telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris.

Hendra mengatakan, pembagian dividen interim berikutnya diperkirakan akan dilakukan dengan nominal yang sama seperti termin pertama, yakni Rp 20 per saham, sepanjang kondisi keuangan perseroan tetap mendukung.

Dengan demikian, pemegang saham berpotensi menerima dividen interim secara berkala setiap kuartal sebelum pembagian dividen final tahun buku 2026.

Adapun dividen interim termin pertama yang dibayarkan pada kuartal II 2026 akan diperhitungkan sebagai bagian dari dividen final tahun buku 2026.

Dividen final nantinya akan ditetapkan setelah memperoleh persetujuan dalam RUPS Tahunan yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.

Baca juga: BCA Ajak Mahasiswa Garap Solusi Desa Wisata Gunung Padang lewat Genera-Z Berbakti

Jadwal pembagian dividen interim BCA

Berikut jadwal pembagian dividen interim termin pertama BCA tahun buku 2026:

  • Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 15 Juni 2026
  • Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi: 17 Juni 2026
  • Cum dividen di pasar tunai: 18 Juni 2026
  • Ex dividen di pasar tunai: 19 Juni 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen (record date): 18 Juni 2026
  • Tanggal pembayaran dividen interim: 26 Juni 2026.

Di tengah pengumuman pembagian dividen interim tersebut, saham BBCA justru mengalami tekanan pada perdagangan akhir pekan.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, saham BCA ditutup turun 6,45 persen ke level Rp 5.075 pada Jumat (5/6/2026). Posisi tersebut menjadi level terendah saham BBCA dalam lima tahun terakhir.

Baca juga: BCA Berbagi Tips Adaptif di Tengah Kondisi yang Tidak Pasti ke Mahasiswa

Sebanyak 572,61 juta saham BBCA diperdagangkan dengan frekuensi transaksi mencapai 98.350 kali dan nilai transaksi sebesar Rp 2,96 triliun.

Data perdagangan juga menunjukkan saham BBCA mencatat net sell asing sebesar Rp 490,5 miliar.

Pelemahan saham BCA terjadi seiring tekanan yang melanda pasar saham domestik. Pada hari yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 4,20 persen ke level 5.594.

Tag:  #bakal #bagikan #dividen #interim #saham #cair #juni #2026

KOMENTAR