Catat! Pemerintah Imbau Masyarakat Balik Lebaran di 25-27 Maret 2026
Ilustrasi mudik Lebaran.(tribratanews.jabar.polri.go.id)
22:34
20 Maret 2026

Catat! Pemerintah Imbau Masyarakat Balik Lebaran di 25-27 Maret 2026

- Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan meminta masyarakat melakukan perjalanan balik Lebaran 2026 pada 25-27 Maret 2026.

Hal itu agar masyarakat terhindar dari kepadatan lalu lintas pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 24, 28 dan 29 Maret 2026.

"Pemerintah sudah memberikan work from anywhere (WFA) pada tanggal 25, 26, 27, sehingga untuk seluruh masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan balik ini diimbau untuk melaksanakan balik pada tanggal-tanggal tersebut," kata Aan, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/3/2026) malam.

Menurut Aan, kebijakan WFA yang diberikan pemerintah bertujuan untuk mendistribusikan pergerakan kendaraan agar tidak menumpuk pada waktu tertentu.

Baca juga: Keluh Driver Ojol Jakarta Saat Mudik Lebaran: Order Sepi, Pendapatan Anjlok

Selain arus balik, pemerintah juga mewaspadai potensi peningkatan mobilitas masyarakat untuk berwisata setelah Hari Raya Idul Fitri atau pada H+1 Lebaran.

“Masih ada ke depan kita akan hadapi yang pertama adalah arus wisata, karena H+1 masyarakat Indonesia akan memanfaatkan libur Lebaran ini untuk berwisata, aglomerasi, sehingga ini tadi laporan dari seluruh Kapolda sudah menyiapkan ini," ungkap dia.

Di sisi lain, pemerintah tetap memberlakukan pembatasan operasional angkutan barang selama periode arus balik, khususnya kendaraan bersumbu tiga ke atas hingga angkutan tambang.

Baca juga: Keluh Driver Ojol Jakarta Saat Mudik Lebaran: Order Sepi, Pendapatan Anjlok

Aan menegaskan, pihaknya bersama Polri, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya telah menyiapkan berbagai skenario untuk memastikan arus balik berjalan lancar.

“Ini semata-mata untuk mengurangi volume arus kendaraan yang ada di jalan," ujar Aan.

Tag:  #catat #pemerintah #imbau #masyarakat #balik #lebaran #maret #2026

KOMENTAR