Sembari Tunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan di Sumatera
Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (25/3/2026).(DOK. Kemendagri)
18:34
25 Maret 2026

Sembari Tunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan di Sumatera

– Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah terus mempercepat pemulihan dampak bencana hidrometeorologi di Sumatera melalui penyaluran bantuan keuangan secara bertahap kepada masyarakat terdampak.

Ia menjelaskan bahwa pencairan dana dilakukan secepat mungkin bagi warga yang datanya telah tersedia tanpa harus menunggu seluruh proses pendataan rampung di semua daerah.

“Tidak perlu menunggu data tuntas. Yang sudah ada, langsung disalurkan. Mekanismenya bertahap karena jumlahnya besar dan tersebar,” ujar Tito dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Rabu (25/3/2026).

Pernyataan itu disampaikan Tito dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu.

Ia merinci, pemerintah telah menetapkan besaran bantuan perbaikan hunian, yakni Rp 15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp 30 juta untuk rusak sedang, dan Rp 60 juta untuk rusak berat.

Baca juga: Protes Jalan ke Pelabuhan Rusak Berat Belasan Tahun, Warga Maumere Tanam Pohon Pisang di Sepanjang Jalan

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan perabot rumah tangga sebesar Rp 3 juta, dukungan ekonomi Rp 5 juta, serta Jaminan Hidup (Jadup) berupa uang lauk pauk Rp 15.000 per orang per hari selama tiga bulan.

Hingga kini, pemerintah pusat terus mendorong daerah yang belum mengajukan permohonan bantuan agar segera menyerahkan data warga terdampak.

Menurut Tito, percepatan penyampaian data sangat penting agar proses administrasi dan pencairan bantuan dapat segera dilakukan.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak menunggu pendataan selesai sepenuhnya, melainkan langsung mengajukan data yang sudah tersedia agar bantuan bisa segera disalurkan.

“Ada dua daerah yang hingga kini belum mengajukan, dan hal ini terus kami dorong,” ucap Tito.

Tag:  #sembari #tunggu #data #rampung #pemerintah #percepat #penyaluran #bantuan #pemulihan #sumatera

KOMENTAR