Digitalisasi Layanan Publik Dinilai Jadi Solusi Krisis Energi Imbas Perang Timur Tengah
Ilustrasi pelayanan publik(Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang)
15:38
27 Maret 2026

Digitalisasi Layanan Publik Dinilai Jadi Solusi Krisis Energi Imbas Perang Timur Tengah

- Direktur Eksekutif Komite Pemantau Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD), Armand Suparman mengatakan, digitalisasi pelayanan publik bisa menjadi solusi penghematan anggaran di tengah isu krisis energi akibat perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

"Tentu yang kita harapkan ya optimalisasi pelayanan publik," kata Armand kepada Kompas.com melalui telepon, Jumat (27/3/2026).

Armand mengatakan, optimalisasi ini selaras dengan kebijakan pemerintah yang akan mempertimbangkan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) untuk aparatur sipil negara (ASN).

Baca juga: Anggota DPR Usul WFH ASN pada Hari Rabu: Kalau Jumat, Berpotensi Wisata

Dengan sistem digitalisasi yang mumpuni, pelayanan publik menjadi tidak terganggu dan bisa memberikan fleksibilitas waktu kerja para abdi negara.

Selain itu, pemerintah juga disarankan untuk menghitung sektor apa saja yang bisa tetap bekerja dari rumah dan yang harus tetap berada di tempat kerja.

"Misalnya bagian analisis, apakah itu analisis yang terkait dengan perencanaan kebijakan, atau yang terkait dengan administrasi tertentu ya, yang mestinya itu tidak harus ke kantor dan di sektor-sektor seperti ini ya bisa bekerja di rumah sepanjang minggu," tutur Armand.

"Jadi faktor variabelnya itu bukan jumlah hari untuk bekerja tapi sektornya. Itu yang menurut saya perlu diperhatikan oleh pemerintah, terutama oleh pemerintah daerah," imbuhnya.

Baca juga: Airlangga-Purbaya Merapat ke Istana di Tengah Rencana Efisiensi dan WFH

Sedangkan untuk sektor esensial seperti layanan kesehatan, transportasi publik, sanitasi, air bersih, hingga pangan harus tetap menjadi prioritas utama bekerja sebagaimana mestinya.

Terakhir adalah audit penggunaan energi di kantor-kantor pemerintahan yang selama ini dinilai cukup banyak yang bisa dipangkas.

Jika penerapan terkait WFH dan WFO ini lepas landas dengan mulus, Armand yakin sistemnya bisa berjalan tak hanya ketika isu krisis energi terjadi, tetapi bisa diterapkan sepanjang tahun.

Baca juga: WFH 1 Hari Sepekan ASN-Swasta Tunggu Arahan Presiden

Sebelumnya, Presiden Prabowo berulang kali memberikan arahan penghematan anggaran dampak konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Salah satunya adalah mempertimbangkan cara Pakistan melakukan penghematan, seperti misalnya ASN bisa bekerja dari rumah dan wacana pemotongan gaji para menteri.

Tag:  #digitalisasi #layanan #publik #dinilai #jadi #solusi #krisis #energi #imbas #perang #timur #tengah

KOMENTAR