BGN Terapkan MBG Enam Hari di Wilayah 3T dan Daerah Rawan Stunting
Kepala BGN Dadan Hindayana.(Doc. Biro Hukum dan Humas)
08:02
30 Maret 2026

BGN Terapkan MBG Enam Hari di Wilayah 3T dan Daerah Rawan Stunting

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan penyaluran program Makan Gizi Gratis di sekolah-sekolah daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi akan berlangsung enam hari dalam seminggu.

Sementara itu, untuk siswa di wilayah lainnya, penyaluran MBG disesuaikan dengan hari belajar, yakni lima hari dalam sepakan.

“Pemberian MBG di hari Sabtu untuk daerah dengan risiko stunting tinggi merupakan langkah strategis memastikan anak-anak menerima gizi yang cukup setiap hari,” ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (28/3/2026).

Baca juga: BGN Catat 1.528 SPPG Dihentikan Operasional Sementara per 25 Maret 2026

BGN juga menegaskan, proses pendataan yang teliti menjadi kunci dalam menentukan wilayah penerima kebijakan ini.

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dari Kementerian Kesehatan digunakan sebagai dasar penetapan wilayah prioritas, terutama di kawasan Indonesia timur.

Dalam pelaksanaannya, BGN akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan dan dinas kesehatan setempat guna memastikan keakuratan data sehingga program dapat menjangkau sasaran yang tepat.

Pendataan tersebut meliputi jumlah sekolah, jumlah peserta didik, serta tingkat stunting di masing-masing daerah.

Baca juga: BGN Tegaskan Isu Siswa Dipaksa Ambil MBG Saat Belajar Daring Hoaks

Wilayah di Indonesia timur, Sumatera, dan Papua menjadi prioritas karena masih mencatat angka stunting yang relatif tinggi.

“Integritas data sangat penting, karena program ini menyangkut kesehatan dan masa depan generasi muda. Kami tidak ingin ada anak yang tertinggal dari pemenuhan gizi,” tegas Dadan.

Melalui kebijakan ini, BGN berharap seluruh anak sekolah, khususnya di wilayah 3T dan daerah rawan stunting, dapat terpenuhi kebutuhan gizinya untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal, sekaligus mendorong percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Tag:  #terapkan #enam #hari #wilayah #daerah #rawan #stunting

KOMENTAR