Prabowo Saksikan Pertukaran 10 MoU RI-Korea Selatan, dari Ekonomi hingga AI
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyaksikan pertukaran nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara kedua negara di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), Rabu (1/4/2026)(Sekretariat Presiden RI)
16:34
1 April 2026

Prabowo Saksikan Pertukaran 10 MoU RI-Korea Selatan, dari Ekonomi hingga AI

- Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyaksikan pengumuman dan pertukaran 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara kedua negara di Istana Kepresidenan Republik Korea, Cheong Wa Dae (Blue House), pada Rabu (1/4/2026).

Dari keterangan Sekretariat Presiden, pertukaran MoU ini menjadi wujud konkret penguatan kemitraan strategis kedua negara.

Kesepakatan yang diumumkan mencakup berbagai sektor prioritas, mulai dari ekonomi, energi, digital, hingga kesehatan dan industri masa depan.

Baca juga: Prabowo Tiba di Blue House, Disambut Langsung Presiden Korea Selatan

Berikut daftar 10 MoU yang dipertukarkan:

  • Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Ekonomi 2.0
  • Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Kemitraan Mineral Kritis
  • Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Pengembangan Digital
  • Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di bidang AI untuk Kesehatan Dasar dan Pembangunan Manusia
  • Nota Kesepahaman tentang Penguatan Kerja Sama di Bidang Energi Bersih
  • Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Penangkapan dan Penyimpanan Karbon (CCS)
  • Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama di Bidang Industri Jasa Pembangkit Lepas Pantai
  • Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Perlindungan dan Penegakan Hak Kekayaan Intelektual
  • Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Keuangan (Danantara–Exim Bank of Korea)

Pemerintah menegaskan kerja sama ini sebagai komitmen bersama untuk membangun masa depan yang tangguh melalui kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan.

Baca juga: Indonesia-Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Terkait Penanganan Karhutla

Kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperkuat ketahanan industri, serta mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis teknologi dan energi bersih.

Melalui kerja sama ini, kedua negara menegaskan arah bersama menuju pembangunan berkelanjutan, peningkatan daya saing industri, serta kolaborasi jangka panjang guna memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tag:  #prabowo #saksikan #pertukaran #korea #selatan #dari #ekonomi #hingga

KOMENTAR