BPJS Kesehatan Gelontorkan Rp 500 Miliar Sehari untuk 2 Juta Transaksi Layanan JKN
- Direktur Utama (Dirut) BPJS Kesehatan Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito mengatakan, pihaknya menggelontorkan dana Rp 500 miliar dalam sehari untuk pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurut Pujo, BPJS Kesehatan melakukan transaksi JKN dengan 23.000 lebih klinik dan 3.170 rumah sakit (RS) di seluruh Indonesia.
"Itu memberikan pembiayaan layanan kesehatan kepada peserta JKN dalam sehari itu bisa 2 juta transaksi kesehatan. Uangnya Rp 500 miliar dalam sehari," ungkap Pujo, dalam agenda MoU dan PKS BPJS Kesehatan, dengan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Koperasi, BGN, dan Perencanaan Pengembangan Kemnaker RI, di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: BPJS Kesehatan Klarifikasi Kabar Bayi WNI Otomatis Jadi Peserta JKN
Pujo mengungkapkan, BPJS Kesehatan sudah memiliki 283 juta peserta.
Dari jumlah itu, ada 81,5 persen atau sekitar 266 juta yang aktif sebagai peserta JKN.
"Kami laporkan bahwa BPJS sekarang sudah 283 juta peserta. Dari sejumlah itu, memang yang aktif 81,5 persen atau sekitar 266 juta lebih. Artinya, cakupan perlindungan baru sebesar itu," kata dia.
Terlepas dari banyaknya jumlah peserta BPJS Kesehatan, Pujo menyampaikan, pihaknya memiliki Program Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama Direksi BPJS Kesehatan 2026-2031.
Salah satunya adalah perluasan JKN di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) dengan kerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).
"Kami berharap ini bisa menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antar lembaga negara guna mendukung keberlanjutan program JKN sebagai salah satu program strategis nasional dalam sistem perlindungan kesejahteraan sosial," imbuh dia.
Baca juga: Gandeng TNI, BPJS Kesehatan Sediakan Kapal Rumah Sakit di Wilayah 3T
Dalam kesempatan yang sama, Mendes PDT Yandri Susanto menyampaikan rencana Presiden Prabowo Subianto agar kementerian/lembaga saling bekerja sama sebagai "super team", bukan "superman".
Yandi mengungkap, Indonesia terdiri dari 75.266 desa sehingga membutuhkan kerja sama yang kompak.
"Kalau keliling butuh waktu 200 tahun. Desa itu memegang peran penting, maka Asta Cita Presiden yaitu membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi," kata dia.
"Insya Allah kami laksanakan Pak Dirut, sehingga nanti kolaborasi. Program JKN itu mesti kita keroyok sama-sama, mesti kita bangkitkan kesadaran," tambah Yandri.
Tag: #bpjs #kesehatan #gelontorkan #miliar #sehari #untuk #juta #transaksi #layanan