Prabowo Ingin MBG Fokus untuk Anak Kurang Gizi, Pengamat: Jadi Tepat Saran
Keinginan Presiden Prabowo Subianto agar program makan bergizi gratis (MBG) difokuskan untuk anak kurang gizi sebagai langkah yang tepat.
Pengamat kebijakan publik Universitas Indonesia, Lina Miftahul Jannah mengatakan, keinginan presiden ini menjadi momentum mengevaluasi MBG agar bisa lebih tepat sasaran kepada anak kurang gizi.
"Jadi ini memang sudah saatnya untuk melakukan evaluasi, sehingga tepat sasaran," kata Lina kepada Kompas.com, Senin (13/4/2026).
Lina menjelaskan, tujuan awal program MBG adalah memberikan makanan bergizi secara gratis.
Baca juga: Korban Bullying di Bekasi Dilaporkan ke Polisi usai Pukul Kakak Kelas Pakai Ompreng MBG
Menurut Lina, program ini tentu harus menyasar pada mereka yang dianggap tidak memiliki kemampuan membeli makanan bergizi secara ekonomi.
Begitu juga mereka yang mungkin kesulitan mengakses makanan bergizi, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun akses jarak kepada pangan bergizi.
"Mengakses itu artinya, misalnya jauh dari tempat dan segala macam, nah itu kemudian harus menjadi fokus (seperti yang diinginkan Presiden). Jadi kalau ditanya lagi apakah (keinginan Prabowo) tepat? (jawanbannya) iya," kata Lina.
Baca juga: Yang Jarang Dilihat dari Program MBG: Mungkinkah Dihentikan?
Usulkan Data PIP Jadi Patokan
Lina juga mengatakan, penggunaan data penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bisa menjadi patokan agar program MBG bisa tepat sasaran.
Menurut Lina, PIP bisa memberikan akses data anak mana saja yang orangtuanya kurang mampu memberikan makanan bergizi karena keterbatasan ekonomi.
"Saya pikir dengan cara melakukan sinkronisasi dengan sekolah, dengan PIP," kata Lina kepada Kompas.com, Senin (13/4/2026).
Baca juga: Di MK, DPR Sebut Dana Pendidikan untuk MBG Merupakan Konsekuensi Logis
Lina mengatakan, PIP juga bisa disinkronkan dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk melakukan verifikasi.
Data ini akan memberikan integrasi yang cepat sehingga keinginan Presiden Prabowo Subianto yang ingin MBG fokus pada anak kurang mampu bisa segera terlaksana.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deyang.
Keinginan Prabowo agar MBG fokus ke masyarakat kurang mampu
Adapun permintaan Prabowo agar MBG berfokus pada anak dari keluarga kurang mampu disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang melalui keterangan resminya, Kamis (9/4/2026).
“Jadi kalau anak-anak orang mampu, kan tidak membutuhkan MBG karena orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya,” kata Nanik.
Presiden juga menekankan penyaluran tidak dilakukan secara paksa. Siswa dari keluarga mampu tidak wajib menerima bantuan.
Baca juga: MBG dan Jerat Ambisi Negara
“Presiden menyampaikan bahwa program ini tidak boleh dipaksakan. MBG harus difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi,” ujar Nanik.
BGN menyiapkan tim untuk memilah penerima. Langkah ini bertujuan memastikan distribusi lebih tepat dan efisien.
Nanik menilai pendekatan berbasis kebutuhan menjadi kunci efektivitas program.
“Kami ingin memastikan MBG tepat sasaran dan memberi dampak nyata. Karena itu, pengawasan dan evaluasi akan terus kami perkuat agar program ini berjalan optimal,” tuturnya.
Tag: #prabowo #ingin #fokus #untuk #anak #kurang #gizi #pengamat #jadi #tepat #saran