Dicopot dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Begini Nasib Khoirudin di PKS
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menyarankan agar rencana penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pekerja swasta tidak dilakukan pada hari Rabu atau Jumat.(KOMPAS.com/ RUBY RACHMADINA)
15:58
22 April 2026

Dicopot dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Begini Nasib Khoirudin di PKS

- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Kholid angkat bicara perihal nasib Khoirudin usai dicopot dari posisi Ketua DPRD DKI Jakarta.

Kholid menyebut, Khoirudin kini mendapat penugasan di DPP PKS.

"Amanah sebelumnya Pak Khoirudin adalah di DPW, dan sekarang beliau mendapat tugas di kepengurusan di DPP. Sedangkan Pak Suhud Alynudin sebagai Ketua DPW DKI Jakarta yang melanjutkan tugas kepemimpinan Pak Khoirudin," ujar Kholid kepada Kompas.com, Rabu (22/4/2026).

Menurut Kholid, tour of duty merupakan hal yang wajar terjadi di partai.

Baca juga: Rapat Penentuan Ketua DPRD DKI Alot, Bimtek PDIP dan Kunker Gubernur Jadi Perdebatan

Dia menegaskan bahwa estafet tugas dan amanah adalah bentuk dari tour of duty yang dilakukan oleh partai.

Tour of duty itu hal yang wajar di partai.

"Karena posisi di DPRD itu merupakan penugasan yang diberikan oleh partai kepada kadernya, karena fraksi adalah alat kelengkapan yang dibentuk berdasarkan usulan partai," imbuhnya.

Diketahui, telah terjadi pergantian Ketua DPRD DKI Jakarta dari Khoirudin kepada Suhud Alynudin.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat keputusan (SK) terbaru DPP PKS yang sekaligus mencabut SK sebelumnya terkait pimpinan DPRD DKI Jakarta periode 2024–2029.

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli menegaskan, keputusan tersebut telah melalui pertimbangan matang di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS.

Baca juga: Lengser dari Ketua DPRD DKI, Khoirudin Dapat Tugas Strategis di DPP PKS

"Kalau kami kan di DPW ya, kami sih kalau di PKS prinsipnya 'sami'na wa atha'na' gitu. Jadi kalau misalnya emang ada perubahan, ya kami dengar, kami taat,” kata Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2026).

Ia juga memastikan pergantian tersebut tidak dipicu oleh konflik internal di tubuh partai.

Enggak ada (konflik internal). Ini semata-mata untuk konsolidasi aja. Kami memperbarui untuk kebaikan dari masyarakat juga,” katanya.

Tag:  #dicopot #dari #ketua #dprd #jakarta #begini #nasib #khoirudin

KOMENTAR