Pemerintah Siapkan 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia
Sekjen PSI Raja Juli Antoni menargetkan ada kenaikan jumlah kader di kursi DPRD di Banten. Hal itu disampaikan Raja Jali saat menghadiri acara Halalbihalal di Serang, Minggu (19/4/2026).(Dokumentasi Istimewa)
08:14
30 April 2026

Pemerintah Siapkan 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia

- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan, sebanyak 13 Taman Nasional akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) untuk dikembangkan menjadi kawasan konservasi berkelas dunia melalui skema pembiayaan inovatif.

Ini merupakan langkah pemerintah mempercepat upaya revitalisasi taman nasional melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional.

“Ide besarnya adalah bagaimana kita secara bersama-sama, tentu dengan masyarakat juga, dengan aksi yang konkret, bisa membuat taman nasional kita menjadi Taman Nasional yang baik,” ujar Raja Juli, dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/4/2026).

Satgas yang diketuai oleh Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo ini juga telah merumuskan langkah konkret bersama sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) guna memperbaiki tata kelola Taman Nasional di Indonesia menjadi kelas dunia.

Baca juga: Raja Juli Antoni Siap Jika Gaji Menteri Dipotong demi Penghematan Negara

Menurut dia, pengelolaan 13 Taman Nasional itu akan mengedepankan prinsip keberlanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam ekosistem perlindungan hutan.

“Hampir mustahil kita bisa menjaga Taman Nasional kita tanpa bantuan masyarakat. Jadi, sekali lagi, idenya adalah bagaimana taman nasional kita ini dikelola secara profesional,” ujar dia.

Raja Juli juga menyoroti soal pendekatan ecology before tourism dalam pengelolaan kawasan konservasi.

Kehadiran Satgas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional ini disebutnya bukan untuk mengkomersialkan Taman Nasional, melainkan memprioritaskan kelestarian ekologi.

Baca juga: Kaesang Kembali Tunjuk Raja Juli Antoni Jadi Sekjen PSI

“Pendekatan yang kita dorong adalah menjaga dan melestarikan alam, sekaligus mengembangkan ekowisata berkelanjutan yang memberdayakan masyarakat,” ujar dia.

Berikut daftar 13 Taman Nasional prioritas berdasarkan kategorinya:

  • Mountain Ecosystem: Bromo Tengger Semeru, Rinjani dan Lorentz.
  • Marine Ecosystem: Wakatobi, dan Komodo.
  • Iconic Species and High Carbon Value: Tanjung Puting, Ujung Kulon, dan Way Kambas.
  • Lowland/Upland Ecosystem: Sebangau dan Gunung Leuser.
  • Karst Ecosystem: Manusela.
  • Community Participation and Access: Mutis Timau dan Memberamo Foja.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Pengelolaan Taman Nasional pada tanggal 16 April 2026.

Dalam keterangan yang sama, Hashim Djojohadikusumo selaku ketua satgas mengatakan pengembangan Taman Nasional bukan hanya dilakukan pemerintah namun seluruh elemen masyarakat.

Baca juga: Prabowo Sebut Indonesia Negara Paling Aman di Dunia

Dia juga menyatakan, Presiden Prabowo Subianto punya tekad dan komitmen untuk melestarikan taman nasional.

“Kehadiran saya sebagai ketua satgas bukan dari pemerintah, sesungguhnya mencerminkan tekad Bapak Presiden untuk benar-benar revitalisasi dan sekaligus menjaga melestarikan Taman Nasional yang merupakan kebanggan bangsa Indonesia, Taman Nasional ini aset bangsa Indonesia,” ujar Hashim.

Tag:  #pemerintah #siapkan #taman #nasional #jadi #konservasi #kelas #dunia

KOMENTAR