3 Jemaah Haji Mulai Pulih dan Diantarkan ke Makkah Naik Ambulans KKHI
- Tiga jemaah haji yang sempat menjadi pasien Rumah Sakit Arab Saudi diantarkan dari Madinah menuju Mekkah menggunakan ambulans Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.
Tindakan tersebut dilakukan setelah kondisi tiga jemaah haji tersebut telah membaik.
Kasi Kesehatan Daker Madinah, Enny Nuryanti menjelaskan bahwa ketiga jemaah ini telah dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang.
Baca juga: Kedatangan Perdana Jemaah Haji Khusus di Bandara Madinah
Namun, ternyata rombongan kloter mereka sudah meninggalkan Madinah menuju Makkah, sehingga mereka diantarkan ke rombongannya lagi.
“Malam ini kami memberangkatkan tiga jemaah dengan satu pendamping menggunakan ambulans KKHI dari Madinah ke KKHI Makkah,” ujar Enny, Kamis (30/4/2026).
Ketiga jemaah yang dievakuasi tersebut telah mengantongi status kelayakan medis untuk perjalanan jauh (transportable).
Mereka adalah JT (Kloter KJT 1), pasien pasca-rawat inap dari Rumah Sakit King Fahd. Kemudian SDD (Kloter KJT 1), pasien pasca-rawat inap dari Rumah Sakit Saudy German, dan UBS (Kloter KNO 01), pasien pasca-rawat inap dari Rumah Sakit King Fahd.
Baca juga: Kemenhaj Ingatkan Sanksi Haji Ilegal: Blacklist dari Arab Saudi selama 10 Tahun
Secara diagnosa, dua dari tiga jemaah tersebut sedang dalam fase pemulihan setelah menjalani tindakan debridement (pembersihan jaringan) pada luka kaki akibat komplikasi Diabetes Melitus (DM).
Sementara itu, satu jemaah lainnya merupakan pengidap Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) yang kondisinya saat ini sudah berhasil dikendalikan.
Perjalanan darat dari Madinah menuju Makkah umumnya menghabiskan waktu sekitar 4 hingga 6 jam.
Demi menjamin keamanan selama di perjalanan, tim KKHI menerjunkan satu orang dokter beserta satu perawat untuk bersiaga penuh di dalam ambulans.
Baca juga: Jemaah Haji Asal RI yang Wafat Bertambah Jadi 7 Orang, 39 Masih Dirawat
Tidak hanya masalah kesehatan, pemenuhan rukun ibadah jemaah juga menjadi prioritas utama. Ambulans dijadwalkan singgah sejenak di miqat Bir Ali agar para jemaah dapat berniat ihram umrah wajib.
Mempertimbangkan kondisi fisik yang masih rentan, jemaah tidak diwajibkan turun dari kendaraan. Pengambilan miqat akan dituntun langsung oleh petugas dari dalam ambulans.
“Setelah tiba di Makkah, nanti KKHI Makkah yang akan mendistribusikan mereka ke kloter masing-masing. Umrahnya kemungkinan akan dilakukan dengan kursi roda atau golf car,” paparnya.
Baca juga: Tak Punya Visa Haji, 23 Calon Jemaah Haji Dicegah Berangkat ke Arab Saudi
Untuk mendukung kelancaran seluruh proses ini, petugas telah memastikan kelengkapan administrasi seperti paspor, visa, dan kartu Nusuk, sekaligus menyiapkan perbekalan logistik berupa obat-obatan dan makanan.
Hingga saat ini, tercatat masih ada sekitar 48 jemaah haji asal Indonesia yang sedang dalam pemulihan kesehatan di berbagai fasilitas medis Arab Saudi.
Tim kesehatan berupaya maksimal dengan harapan seluruh jemaah yang sakit dapat segera sembuh dan kembali bergabung bersama kloternya sebelum puncak pelaksanaan ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) bergulir.
Tag: #jemaah #haji #mulai #pulih #diantarkan #makkah #naik #ambulans #kkhi