GASPOL Hari Ini: Sesat Pikir Urusan Tambang PBNU
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf angkat bicara tentang konflik internal PBNU yang melibatkan ketua umumnya Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam KH Miftachul Anyar. Selain itu ia juga memberikan klarifikasi tentang isu perebutan tambang yang diduga menjadi pemicu perseteruan di tubuh PBNU. (KOMPAS.com/Haya Syahira )
19:34
7 Mei 2026

GASPOL Hari Ini: Sesat Pikir Urusan Tambang PBNU

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal isu perebutan konsesi tambang di internalnya.

Ia membantah urusan tambang menjadi persoalan utama yang memicu konflik internal PBNU antara ketua umumnya Yahya Cholil Staquf dengan Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

“Saya enggak mau masuk apa sebab utamanya. Tapi kalau ditanya tambang karena disebut-sebut ini katanya ada rebutan tambang, terus terang ini berita yang menyesatkan,” ujar Gus Ipul dalam Podcast Gaspol! yang tayang di YouTube Kompas.com, Kamis (7/5/2026).

Ia mengeklaim, tudingan yang mengatakan ada tarik-menarik urusan tambang yang melibatkan dirinya dan Gus Yahya tidak benar.

Baca juga: Muktamar ke-35 PBNU Akan Pilih Ahwa yang Bertugas Tentukan Rais Aam

Gus Ipul mengatakan dirinya tak ikut campur dalam dinamika antara Gus Yahya dengan KH Miftachul Akhyar.

“Dinamika tergantung cara kita memahami saja, masalahnya (Gus Yahya) itu dengan jajaran Syuriah (PBNU), bukan dengan saya,” sebut dia.

Gus Ipul mengaku sangat membatasi diri dalam konflik yang melibatkan Gus Yahya dan jajaran Syuriah PBNU.

Pasalnya, Sekjen PBNU tidak punya wewenang untuk ikut campur dalam persoalan tersebut.

“Kami benar-benar membatasi diri, tahu posisi dan jangan sampai ini menjadikan orang salah tafsir terhadap apa yang terjadi di PBNU,” paparnya.

Baca juga: Muktamar ke-35 Tentukan Ketum PBNU yang Baru, Gus Ipul Sebut Ada Beberapa Nama Calon

Di sisi lain, Gus Ipul mengaku enggan menjadi kandidat ketua umum PBNU.

Padahal ia mengakui ada dorongan dari sejumlah pihak yang memintanya untuk maju memperebutkan posisi Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke 35 PBNU yang bakal berlangsung 1-5 Agustus mendatang.

Saat ini, Gus Ipul juga ditunjuk sebagai Ketua Panitia (OC) gelaran tersebut.

“Memang juga banyak yang tanya apakah mau meneruskan untuk menjadi ketua umum ke depan ini. Saya jawab, saya enggak pantas, saya tidak memenuhi syarat untuk menjadi ketua umum,” imbuh dia.

Simak obrolan selengkapnya dalam Podcast Gaspol! di YouTube Kompas.com, tayang perdana malam ini pukul 20:00 WIB.

Tag:  #gaspol #hari #sesat #pikir #urusan #tambang #pbnu

KOMENTAR