Jadi Ketua Panitia Muktamar PBNU, Gus Ipul: Ini Keputusan Rapat Gabungan
Mensos Saifullah Yusuf saat berkunjung ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (28/2/2026). Di PBNU, Gus Ipul menjabat sebagai Sekjen PBNU dan Ketua Panitia Muktamar NU. Gus Ipul menyatakan bahwa syarat menjadi Ketua Umum PBNU adalah memiliki track record yang baik.(Dok. Pemkab Nganjuk)
07:42
8 Mei 2026

Jadi Ketua Panitia Muktamar PBNU, Gus Ipul: Ini Keputusan Rapat Gabungan

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, penunjukkan dirinya sebagai Ketua Panitia Muktamar Ke-35 PBNU adalah keputusan rapat gabungan.

Dia mengatakan, muktamar diputuskan lewat pleno dan rapat gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah, dan yang ditunjuk harus melaksanakan keputusan tersebut.

Begitu juga dengan penetapan jadwal muktamar yang disebut akan terlaksana pada awal Agustus 2026.

"Muktamar dilaksanakan pada bulan Agustus itu adalah keputusan. Bukan karangan orang-perorang tapi ini adalah keputusan (rapat gabungan)," kata Gus Ipul dalam siniar Gaspol Kompas.com, ditayangkan Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Blak-blakan Perebutan Tambang di PBNU, Gus Ipul: Bukan Aset Pribadi Tapi Milik Jamiyah

Dalam rapat gabungan tersebut, ia ditunjuk sebagai Organizing Committee (OC) atau Ketua Panitia Pelaksana didampingi sekretaris Amin Said Husni.

Sedangkan Steering Committee (SC) atau panitia pengarah diduduki Katib Aam NU Ahmad Said Asrori dengan sekretaris Muhammad Nuh.

"Itu panitia inti yang ditugaskan untuk membentuk susunan kepanitiaan lengkap," ucapnya.

Setelah panitia inti dibentuk, disusun panitia lain untuk melengkapi pelaksanaan Muktamar.

Gus Ipul mengatakan, ada beberapa yang belum disepakati seperti usulan adanya lembaga arbitrase dalam muktamar.

Baca juga: Jelang Muktamar, Gus Ipul Bicara Kriteria yang Cocok Jadi Ketua Umum PBNU

"Tapi saya nggak membahas ini lah ini masalah internal," ucapnya.

Gus Ipul mengatakan, menurut pengalaman muktamar sebelumnya, waktu dua bulan waktu yang cukup untuk mempersiapkan Muktamar.

Sedangkan untuk lokasi, Gus Ipul menyebut ada usulan dari Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat, Jakarta, dan Jawa Timur.

Namun melihat waktu yang tidak banyak, Gus Ipul mengatakan kesiapan infrastruktur menjadi pertimbangan utama.

Baca juga: Enggan Calonkan Diri Jadi Ketum PBNU, Gus Ipul: Yang Penting di NU Cari Berkah

"Pertama tentu yang jadi ukuran adalah kesiapan infrastruktur. Karena kalau Muktamar ini ya bisa jadi 3.000 sampai 5.000 ya pesertanya itu," kata dia.

Kemudian masalah jangkauan yang bisa mudah diakses oleh seluruh peserta.

Tag:  #jadi #ketua #panitia #muktamar #pbnu #ipul #keputusan #rapat #gabungan

KOMENTAR