Menhub Absen Karena Sakit, DPR Tunda Rapat Bahas Rentetan Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur
Komisi V DPR RI resmi memutuskan menunda rapat kerja (raker) bersama Menteri Perhubungan, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Basarnas, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang sedianya membahas kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur serta rentetan kecelakaan transportasi lainnya.
Penundaan tersebut dipicu absennya Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi karena alasan kesehatan.
Meski pihak Kementerian Perhubungan telah mengirimkan surat permohonan agar rapat tetap berjalan dengan diwakili Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol (Purn) Suntana, mayoritas fraksi di Komisi V menolak usulan tersebut.
Berdasarkan kesepakatan, enam dari delapan fraksi serta tiga dari empat pimpinan Komisi V meminta agar rapat hanya dilakukan jika Menhub hadir secara langsung sesuai ketentuan tata tertib yang berlaku.
"Kesimpulan yang saya ambil tadi sudah saya sampaikan, tiga dari empat pimpinan minta rapat ini ditunda, enam dari delapan unsur fraksi yang ada minta rapat ini juga ditunda sesuai tata tertib," ujar Ketua Komisi V DPR RI Lasarus di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. (Tangkap layar)Sambil mengetok palu sidang, Lasarus mendoakan kesembuhan bagi Menhub agar pembahasan mengenai keselamatan publik tersebut bisa segera dilaksanakan.
"Jadi saya ingin sampaikan Pak Menteri apalagi mitra kerja Komisi V kan pasti sahabat kita ya, kita doakan semoga beliau cepat sembuh amin ya, bisa cepat hadir di rapat ini di waktu yang akan datang ya. Tapi demi aturan rapat ini terpaksa kita tunda dulu ya. Teman-teman rapat ini kita tunda, saya ketok dulu ya. Baik sudah setuju," tegas Lasarus.
Lasarus menekankan bahwa kehadiran Menhub Dudy Purwagandhi sangat krusial dalam rapat ini.
Menurutnya, topik pembahasan menyangkut keselamatan transportasi yang belakangan menyita perhatian publik, mulai dari kecelakaan kereta di Bekasi hingga kecelakaan bus maut.
"Oleh karenanya, saya minta persetujuan teman-teman karena fokus dan lokus kita hari ini adalah terkait dengan perhubungan sebetulnya, yaitu kecelakaan kereta api yang beberapa waktu lalu sama-sama kita ketahui, yang sangat menyita perhatian publik, yaitu kejadian di Stasiun Bekasi Timur. Dan ada beberapa lokasi juga rentetan waktu itu kecelakaan kereta, termasuk nabrak truk, kemudian ada lagi nabrak mobil penumpang, dan juga ada kecelakaan bus yang menelan korban jiwa juga cukup banyak," jelasnya.
Komisi V memandang kehadiran menteri sebagai penanggung jawab tertinggi di sektor perhubungan sangat diperlukan agar kebijakan dan evaluasi yang dihasilkan memiliki legitimasi kuat guna mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan.
Tag: #menhub #absen #karena #sakit #tunda #rapat #bahas #rentetan #kecelakaan #kereta #bekasi #timur