Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Rompi Oranye KPK, Digiring ke Mobil Tahanan
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diperiksa dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat, pada Kamis (4/6/2026).(KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI )
08:56
4 Juni 2026

Wamen Imipas Silmy Karim Pakai Rompi Oranye KPK, Digiring ke Mobil Tahanan

- Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai diperiksa dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat, pada Kamis (4/6/2026).

Pantauan Kompas.com, Silmy keluar dari ruang pemeriksaan KPK mengenakan rompi tahanan dengan tangan diborgol pada pukul 08.36 WIB.

Silmy hanya tertunduk saat dicecar banyak pertanyaan terkait dirinya usai diperiksa KPK dan langsung memasuki mobil tahanan.

Baca juga: Lika-liku Wamen Imipas Silmy Karim yang Akhirnya Menyerahkan Diri ke KPK

Sebelumnya, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah sempat tidak diketahui keberadaannya, pada Rabu (3/6/2026).

Pantauan Kompas.com, Silmy Karim tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta pada pukul 22.38 WIB.

Silmy terlihat dikawal oleh empat orang berseragam hijau.

Beberapa ajudan Silmy sempat terlibat aksi dorong-dorongan dan adu mulut dengan awak media yang menunggu Silmy.

Saat ditanya keberadaan sebelum menyerahkan diri, Silmy tidak menanggapi pertanyaan para awak media.

Silmy menuju meja resepsionis untuk mendapatkan akses ke ruang pemeriksaan.

OTT Imigrasi Jakarta Barat

KPK sebelumnya menangkap 17 orang dalam operasi senyap yang digelar di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat, sejak pada Selasa (2/6/2026) malam.

OTT ini terkait dengan kasus dugaan pemerasan izin Tenaga Kerja Asing (TKA).

Dari tujuh belas orang tersebut, tiga orang di antaranya adalah mantan Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Dirjen Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra, dan Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.

Jubir KPK Budi Prastyo mengatakan, 17 orang yang ditangkap KPK terdiri dari delapan merupakan penyelenggara negara dan PNS, dan sembilan orang merupakan swasta.

“2 orang swasta diamankan di wilayah Bali, kemudian 1 PN (Penyelenggara Negara) diamankan di wilayah Jawa Barat, yang merupakan Kakanwil Jawa Barat, Kakanwil Imigrasi Jawa Barat (Jaya Saputra). Kemudian pihak-pihak lainnya diamankan di Jakarta dan sekitarnya,” ujar dia.

Baca juga: Menteri Imipas Sempat Bertemu Wamen Silmy Karim yang Sedang Diburu KPK

Selain itu, Budi juga telah menyita sejumlah bukti.

Rinciannya yaitu 7 mobil, 15 motor, dan 11 sepeda.

"Selain itu juga tim mengamankan logam mulia dalam bentuk emas ada sekitar ratusan gram," ujar dia.

Budi menuturkan, KPK akan melakukan gelar perkara atau ekspose untuk menetapkan status hukum dari 17 orang yang diamankan.

“Jadi kita sama-sama tunggu nanti pihak-pihak siapa saja yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dari peristiwa tertangkap tangan ini,” ucap dia.

Tag:  #wamen #imipas #silmy #karim #pakai #rompi #oranye #digiring #mobil #tahanan

KOMENTAR