Mekanisme Nobar Piala Dunia 2026, TVRI Bakal Luncurkan Portal Khusus
Konferensi pers TVRI terkait update hak siar Piala Dunia 2026(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
19:48
25 Maret 2026

Mekanisme Nobar Piala Dunia 2026, TVRI Bakal Luncurkan Portal Khusus

Direktur Pengembangan dan Usaha LPP TVRI, Retno Wulan K Purbodjati, mengaku membebaskan masyarakat untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.

Namun, ada tahapan mekanisme yang harus dilalui dan disetujui oleh TVRI selaku pemegang hak siar sebelum bisa melaksanakan nonton bareng Piala Dunia 2026.

Nonton bareng atau biasa disebut dengan Nobar menjadi agenda wajib yang bakal terselenggara untuk menyemarakkan agenda Piala Dunia 2026 di Indonesia.

TVRI selaku pemegang hak siar resmi pun memberikan kebebasan kepada masyarakat Indonesia yang ingin melaksanakan kegiatan tersebut.

TVRI sendiri juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, Pemkab, dan Pemkot terkait pelaksanaan nobar.

Baca juga: Penegasan TVRI Terkait Tayangan Piala Dunia 2026 lewat YouTube

Namun, TVRI akan tetap melakukan pendataan bagi siapa saja yang ingin menggelar kegiatan nobar.

Pasalnya, mereka akan membagi nobar yang bersifat komersil maupun non-komersil.

Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.GETTY IMAGES via AFP/POOL Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.

Mekanisme Nobar

Nantinya, masyarakat yang ingin melaksanakan nobar harus mendaftar terlebih dulu melalui website atau portal bolagembira.tvrinews.com.

Portal tersebut akan diluncurkan secara resmi pada pekan pertama April 2026 yang akan memuat semua informasi mengenai cara pendaftaran dan ketentuan penyelenggaraan nobar di wilayah Indonesia.

"Itu nanti akan kami mohon yang ingin mengadakan nobar seperti itu, bisa mendaftar melalui portal, ya itu portalnya sedang kami siapkan, namanya bolagembira.tvrinews.com," kata Wulan dalam konferensi pers di Kantor TVRI, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Baca juga: Cara Menonton Siaran Langsung Piala Dunia 2026 di TVRI

"Nah, itu nanti akan terbagi lagi terkait dengan masalah kapasitas. Portal ini rencananya akan kami luncurkan di minggu pertama bulan April 2026."

"Jadi masyarakat, siapapun juga, akan bisa mendaftar di portal itu dan kami akan kurasi mana yang memang berbayar, ataupun yang gratis," jelasnya.

Tak hanya di wilayah, TVRI sendiri juga memastikan bakal mengadakan nobar di kantor pusat maupun di beberapa titik di kota-kota besar di Indonesia.

"Kami punya fasilitas adalah namanya sports center. Nah, setiap ada pertandingan live match, kami akan mengadakan nobar di sana," ujar Wulan.

"Ada juga nobar besar nantinya yang akan berkolaborasi dengan misalnya ada musik dan sebagainya. Itu nanti akan kami adakan di beberapa titik di kota-kota besar di Indonesia," ucap dia.

Baca juga: TVRI Hadirkan Piala Dunia 2026 Secara Gratis, Hiburan di Tengah Pemulihan Bencana Sumatera

Dorong Pertumbuhan UMKM

Keputusan TVRI untuk membebaskan nobar tak lepas dari dorongan pemerintah pusat untuk mendorong pertumbuhan UMKM daerah.

Sekaligus menjadi hiburan untuk wilayah pelosok dan terdampak bencana seperti di Sumatera.

"Ya, kami dorong juga UMKM ya, terutama untuk bisa mengadakan seperti itu karena memang tujuan eh pemerintah ataupun kami, TVRI, dan juga Bapak Presiden agar UMKM ini bisa terus bergerak maju lagi dengan adanya kondisi yang seperti saat ini," tutur Wulan.

"Dan juga seperti daerah yang terdampak bencana ya, di Sumatera, itu kami juga akan dorong untuk akan dilakukannya nobar di sana.

"Jadi, salah satu target kami juga adalah bagaimana Piala Dunia ini nanti juga bisa menumbuhkan multiplier effect untuk teman-teman unit usaha mikro dan kecil," tambahnya.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Dukung Siaran Gratis Piala Dunia 2026 di TVRI

Gelar Debar

Selain mengadakan nobar, TVRI juga akan melaksanakan kegiatan Dengar Bareng atau Debar untuk menjangkau masyarakat lebih luas melalui siaran radio. 

"Jadi selain ada nobar, juga sebetulnya ada debar. Jadi debar itu dengar bareng. Jadi nanti siaran Piala Dunia ini juga akan disiarkan oleh RRI. Nah, debar ini meliputi hampir semua pertandingan ya, 104 pertandingan," kata Direktur Program dan Berita LPP TVRI, Arif Adi Kuswardono.

"Jadi masyarakat tidak usah khawatir, jika seandainya mereka dalam perjalanan atau sulit mengakses TV, mereka bisa mengakses radio dan mendengarkan siaran Piala Dunia di RRI. Mudah-mudahan ini memudahkan masyarakat untuk tetap bisa mengikuti Piala Dunia," ungkap dia.

Baca juga: TVRI Resmi Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026 di Indonesia

Piala Dunia 2026 sendiri akan bergulir pada 11 Juni-19 Juli 2026.

Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dan terpanjang yang melibatkan 48 negara dan 104 pertandingan.

Turnamen sepak bola antarnegara paling bergengsi ini akan digelar di tiga kawasan, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Upacara pembukaan akan berlangsung di Meksiko City. Sementara, partai final akan digelar di MetLife Stadium, Amerika Serikat.

Tag:  #mekanisme #nobar #piala #dunia #2026 #tvri #bakal #luncurkan #portal #khusus

KOMENTAR