Dony Tri Pamungkas Bikin Takjub Bintang Klub Liga Prancis: Saya Tunggu di Eropa!
Calvin Verdonk, bintang klub pesaing PSG di Liga Prancis, mengaku takjub dengan performa Dony Tri Pamungkas di Timnas Indonesia dan berharap ia berkarier di Eropa. (Antara/Asprilla Dwi Adha)
18:24
31 Maret 2026

Dony Tri Pamungkas Bikin Takjub Bintang Klub Liga Prancis: Saya Tunggu di Eropa!

Penampilan gemilang bek sayap muda Dony Tri Pamungkas bersama Timnas Indonesia sukses mencuri perhatian banyak pihak.

Salah satu pujian tertinggi datang dari Calvin Verdonk yang saat ini berstatus sebagai pilar utama klub pesaing PSG di Liga Prancis, yakni LOSC Lille.

Kolaborasi apik kedua pemain ini tersaji nyata saat mereka bahu-membahu membela lambang Garuda di dada pada ajang FIFA Series 2026.

Turnamen ekshibisi internasional yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tersebut menjadi panggung unjuk gigi bagi talenta lokal.

Penggawa muda milik Persija Jakarta itu mendapat kesempatan berharga untuk tampil dalam dua pertandingan krusial melawan Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria.

Kualitas permainan pemuda berusia 21 tahun ini rupanya sukses membuat rekan setimnya yang merumput di Eropa merasa sangat kagum.

Bintang Lille tersebut secara terang-terangan memuji atribut teknis serta kepercayaan diri sang junior saat berada di atas lapangan hijau.

"Jadi saya berharap dapat memainkan lebih banyak pertandingan dengannya dan saya berharap dapat melihatnya suatu saat di Eropa," kata Calvin di mixed zone SUGBK, Senin, setelah pertandingan final FIFA Series 2026 yang berakhir kekalahan 0-1 dari Bulgaria.

Ketertarikan penggawa keturunan Belanda itu terhadap talenta sang pemain sayap kiri memang bukan tanpa alasan yang kuat.

Ia bahkan tak ragu melontarkan sanjungan singkat namun bermakna dalam menilai visi bermain dari sang daun muda.

Terkait hal tersebut, Calvin Verdonk mengatakan, "sangat suka gaya bermainnya, benar-benar suka gaya bermainnya".

Sebagai pemain senior, pilar pertahanan Lille ini juga tak segan memberikan suntikan motivasi langsung kepada yuniornya sebelum laga bergulir.

Pesepak bola Timnas Indonesia Calvin Verdonk (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Bulgaria Filip Krastev (kiri) pada pertandingan final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). Indonesia raih runner-up FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 atas Bulgaria. (Antara/Asprilla Dwi Adha)Pesepak bola Timnas Indonesia Calvin Verdonk (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Bulgaria Filip Krastev (kiri) pada pertandingan final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). Indonesia raih runner-up FIFA Series 2026 setelah kalah 0-1 atas Bulgaria. (Antara/Asprilla Dwi Adha)

"Sebelum pertandingan terakhir ketika dia, saya hanya mengatakan untuk bermain seperti saat dia berlatih dan dengan percaya diri," kata Verdonk, pemain yang kini bermain untuk Lille di Liga Prancis tersebut.

Wejangan berharga itu pun dibayar lunas dengan performa enerjik Dony di sektor kiri pertahanan skuad Merah Putih.

"Dan Anda lihat hari ini juga ketika dia masuk, dia melakukan aksi, dia melakukan umpan silang, dia memiliki tendangan yang sangat bagus," tambah dia.

Ajang antarbenua ini sekaligus menambah pundi-pundi pengalaman Dony di level internasional menjadi total enam caps bersama tim senior.

Empat penampilan sebelumnya sukses ia catatkan saat dipercaya oleh pelatih Shin Tae-yong pada pergelaran Kejuaraan ASEAN 2024 silam.

Peningkatan performa sang pemain di level negara ini tentu berbanding lurus dengan menit bermain reguler yang ia dapatkan di kompetisi domestik.

Sepanjang musim ini, ia sedang dalam tingkat kepercayaan diri yang tinggi usai tampil sebanyak 18 kali bersama Macan Kemayoran di pentas BRI Super League.

Total 1.378 menit bermain yang ia kantongi di kompetisi lokal menjadi fondasi kuat untuk terus menembus ketatnya persaingan skuad utama tim nasional ke depannya.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #dony #pamungkas #bikin #takjub #bintang #klub #liga #prancis #saya #tunggu #eropa

KOMENTAR