Piala Dunia 2026: FIFA Naikkan Harga Tiket Final, Tembus Rp 186 Juta
Bendera FIFA ditampilkan di lapangan menjelang dimulainya pertandingan sepak bola Grup F Piala Dunia 2022 antara Belgia vs Maroko di Stadion Al-Thumama di Doha pada 27 November 2022. (Foto oleh Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)(AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
04:20
3 April 2026

Piala Dunia 2026: FIFA Naikkan Harga Tiket Final, Tembus Rp 186 Juta

Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, FIFA resmi menetapkan kebijakan baru yang mengejutkan terkait harga tiket di partai final.

Federasi Sepak Bola Internasional, FIFA, mengerek harga secara drastis untuk tiket final hingga mencapai angka 10.990 dolar AS atau sekitar Rp 186,7 juta.

Langkah FIFA ini menuai sorotan tajam karena kenaikan tarif tiket final Piala Dunia edisi kali ini melonjak hingga lebih dari lima kali lipat jika dibandingkan dengan turnamen serupa pada tahun 2022 di Qatar, yang saat itu harga tertingginya masih berada di kisaran 1.600 dolar AS (setara Rp 27 juta).

Kebijakan harga selangit ini diumumkan tepat setelah seluruh kuota 48 tim peserta turnamen telah terisi penuh.

Kepastian ini didapat usai rampungnya babak play-off dari berbagai zona, termasuk wilayah Eropa dan interkontinental.

Baca juga: Presiden FIGC Gravina Mengundurkan Diri Usai Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026

Empat negara dari benua biru, yakni Bosnia-Herzegovina, Swedia, Turkiye, serta Ceko, berhasil mengamankan tempat mereka.

Sementara itu, Republik Demokratik Kongo yang mewakili zona CAF (Afrika) dan Irak sebagai wakil AFC (Asia) sukses melengkapi daftar peserta melalui jalur play-off antarkontinental.

Sistem Harga Dinamis dan Masalah Teknis

Lonjakan harga tiket final maupun fase grup disebabkan oleh sistem penetapan harga dinamis yang diterapkan oleh pihak penyelenggara.

Model ini memungkinkan tarif berubah-ubah mengikuti tingginya tingkat permintaan.

Pada penjualan terbaru di bulan April, tiket final kategori 2 meroket menjadi 7.380 dolar AS atau sekitar Rp 125 juta, sementara kategori 3 naik menjadi 5.785 dolar AS (setara Rp 98,2 juta).

Baca juga: Di Ujung Tanduk, Peluang Neymar ke Piala Dunia 2026

Selain harga selangit, para penggemar juga harus berhadapan dengan proses pembelian yang bermasalah pada situs resmi.

Sistem tidak menampilkan rincian pertandingan dan kategori harga secara transparan, sehingga pembeli menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengakses tiket.

Beberapa pengguna yang mencoba masuk ke "fase penjualan menit terakhir" bahkan salah diarahkan ke antrean "fase penjualan pendukung kualifikasi akhir PMA,".

Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.GETTY IMAGES via AFP/POOL Trofi Piala Dunia FIFA dipajang saat acara drawing Piala Dunia FIFA 2026 di John F. Kennedy Center for the Performing Arts pada tanggal 5 Desember 2025 di Washington, DC.

Tuai Kritik Tajam

Model harga dinamis ini memicu gelombang protes dari banyak pihak, termasuk organisasi hak konsumen Eropa (Euroconsumers) dan anggota Kongres Amerika Serikat.

Sebanyak 69 anggota Partai Demokrat AS melayangkan protes keras melalui surat resmi yang ditujukan kepada Presiden Gianni Infantino.

“Penerapan penetapan harga tiket dinamis untuk Piala Dunia Sepak Bola 2026 sangat bertentangan dengan misi inti FIFA untuk mempromosikan dan mengembangkan sepak bola secara global yang mudah diakses dan inklusif,” tulis para politisi tersebut dikutip dari The Gaurdian, Jumat (3/4/2026).

“Meskipun kota-kota tuan rumah bekerja sama dalam mewujudkan visi Piala Dunia terbesar dan paling global dalam sejarah, konsekuensi dari penetapan harga dinamis akan menjadikan Piala Dunia Sepak Bola 2026 sebagai yang paling eksklusif secara finansial dan paling tidak terjangkau hingga saat ini.”

Baca juga: Bek Persib Frans Putros Ungkap Perasaannya Usai Irak Lolos Piala Dunia 2026

Meskipun mendapat banyak tekanan, Infantino tetap memuji tingginya antusiasme penggemar dan jalannya proses penjualan.

Pada bulan Januari lalu, ia bahkan mengklaim bahwa pihaknya telah menerima "permintaan untuk 1.000 tahun Piala Dunia sekaligus".

Sebagai informasi tambahan yang dilansir dari Euro News, FIFA berdalih bahwa sistem harga dinamis ini bertujuan agar sebagian keuntungan dari turnamen dapat disalurkan untuk mendanai pengembangan sepak bola akar rumput di berbagai belahan dunia.

Tag:  #piala #dunia #2026 #fifa #naikkan #harga #tiket #final #tembus #juta

KOMENTAR