Bisikan Jordi Cruyff Hindarkan Maarten Paes dari Polemik Paspor WNI
Penjaga gawang timnas Indonesia Maarten Paes beraksi saat menjalani sesi pemanasan menjelang pertandingan melawan Saint Kitts and Nevis pada laga FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).(KOMPAS.com/ANTONIUS ADITYA MAHENDRA)
05:21
3 April 2026

Bisikan Jordi Cruyff Hindarkan Maarten Paes dari Polemik Paspor WNI

- Kiper Timnas Indonesia yang memperkuat Ajax Amsterdam, Maarten Paes, adem ayem saat beberapa koleganya tersandung polemik paspor.

Nama-nama diaspora Timnas Indonesia seperti Dean James yang berseragam Go Ahead Eagles dan Nathan Tjoe-A-On (Willem II) belakangan tengah disorot PSSI-nya Belanda, KNVB.

Keduanya dianggap menyalahi aturan terkait izin kerja di Liga Belanda atau Eredivisie. Mereka masih terdaftar sebagai pemain Eropa, sementara harusnya sudah berganti paspor WNI.

Artinya, Dean dan Nathan selayaknya didaftarkan klubnya masing-masing sebagai pemain non-Eropa, mengingat Belanda dan Indonesia tidak mengenal kepemilikan paspor ganda.

Baca juga: Update Ranking FIFA Timas Indonesia Usai Kalah 0-1 Lawan Bulgaria

Polemik paspor WNI juga menyeret nama Justin Hubner yang membela Fortuna Sittard, namun tidak demikian dengan Maarten Paes.

Ajax selaku klub yang memboyong Maarten Paes dari FC Dallas pada awal Februari lalu disebut sangat teliti dalam menangani urusan izin kerja sang pemain.

Voetbal International melaporkan bahwa sejak awal Ajax mendaftarkan Maarten Paes secara benar, yakni dengan jalur pemain non-Eropa.

Peran Senyap Jordi Cruyff

Disebutkan seorang pengacara klub sudah memikirkan soal Paes yang sudah berganti kewarganegaraan dari Belanda ke Indonesia.

Baca juga: FIFA Ulas Hasil Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Duel Sengit di Jakarta

Namun, ada satu sosok lagi yang menyelamatkan Paes dari pelanggaran aturan izin kerja, yakni Direktur Teknik Ajax, Jordi Cruyff.

Sekadar mengingatkan, Jordi Cruyff juga masih memegang jabatan penasihat Timnas Indonesia sewaktu Paes menjalani proses transfer dari FC Dallas ke Ajax.

Penasihat Teknik Timnas Indonesia Jordi Cruyff turut memantau TC Timnas Indonesia pada Selasa (27/5/2025). Para pemain Timnas Indonesia mengadakan Training Camp di lapangan latihan Bali United di Gianyar Bali jelang ronde laga-laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra China dan Jepang.KOMPAS.com/Firzie A. Idris Penasihat Teknik Timnas Indonesia Jordi Cruyff turut memantau TC Timnas Indonesia pada Selasa (27/5/2025). Para pemain Timnas Indonesia mengadakan Training Camp di lapangan latihan Bali United di Gianyar Bali jelang ronde laga-laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra China dan Jepang.

Selain itu, kebijakan merekrut Paes juga berada di bawah pengawasannya selaku Direktur Teknik Ajax.

Cruyff secara formal mulai menjabat sebagai Dirtek Ajax pada 1 Februari 2026 menggantikan Alex Kroes tetapi ia sudah mulai bekerja di belakang layar sebelum itu.

Menerima tawaran klub yang sinonim dengan nama ayahnya tersebut, Cruyff merupakan anggota dewan dengan gaji tertinggi sepanjang sejarah klub.

Kemungkinan besar bisikan Jordi Cruyff lah yang membuat polemik paspor urung merecoki mereka plus juga kemampuan Ajax menggaji pemain dengan nominal lebih besar dari rerata klub lain di Belanda. 

Maarten Paes Sabar Menunggu

Masih dari Voetbal International, Ajax mendaftarkan Maarten Paes sebagai pemain non-Eropa, barulah kemudian mengajukan izin kerja sang pemain.

Baca juga: Timnas Indonesia Mampu Tandingi Bulgaria, Kesan Positif John Herdman

Makanya, terdapat satu momen Paes bersabar menunggu izin kerja, sehingga ia belum bisa berlatih bareng rekan setim dan bermain di Ajax. 

"Ajax memberi tahu asosiasi sepak bola (KNVB) bahwa berdasarkan investigasi internal, Paes kemungkinan tidak memenuhi syarat untuk bermain dan statusnya perlu diselidiki lebih lanjut," tulis Voetbal International.

Alhasil, Eredivisie bergejolak dan sejumlah petinggi klub komplain kepada KNVB yang terkesan acuh dan tidak memberitahukan kondisi tersebut.

Tag:  #bisikan #jordi #cruyff #hindarkan #maarten #paes #dari #polemik #paspor

KOMENTAR