Kurniawan Bicara Data dan Taktik di Balik Pemilihan Pemain Timnas U17
- Kekalahan tipis Timnas U17 Indonesia dari Malaysia pada laga kedua babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 menyisakan banyak catatan.
Bukan hanya soal hasil akhir, tetapi juga tentang pilihan-pilihan pemain yang diturunkan di lapangan.
Salah satunya adalah keputusan memainkan Fardan Ary Setyawan di babak kedua momen krusial di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026) malam.
Di tengah sorotan tersebut, pelatih timnas u17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto memberikan gambaran utuh bahwa setiap keputusan yang diambil bukanlah tanpa dasar.
Baca juga: Evaluasi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Timnas U17 Indonesia Kalah dari Malaysia
Ia menegaskan bahwa pemanggilan 26 pemain untuk tim ini, termasuk Fardan Ary Setyawan melalui proses panjang terukur.
Tidak hanya melihat performa di lapangan, tetapi juga aspek fisik dan kesiapan secara menyeluruh.
“Jadi Fardan, kemarin ketika saya datang, pemain ini kan sudah bergabung selama 6-7 bulan di Garuda United dan saya coba untuk memanggil pemain lagi beberapa pemain hasil dari pantauan tim scouting,” ujar mantan staff pelatih klub Italia, Como 1907 itu.
Ia memastikan bahwa semua pemain yang terpilih adalah hasil seleksi objektif. Terpilihnya pemain ini yang terbaik karena ia melakukan seleksi selama seminggu dari pemain yang didapat dari scouting di EPA dan segala macam.
"Kita melakukan seleksi bukan hanya penampilan tapi segala aspek kita nilai, baik dari fitness report kemudian VO2Max segala macam lah kita lakukan,” imbuhnya.
Baca juga: Jadwal Timnas U17 Indonesia Usai Dibekuk Malaysia di Piala AFF U17
Baginya, transparansi dalam proses seleksi menjadi penting untuk menjawab keraguan yang sempat muncul.
“Jadi tidak ada sama sekali indikasi apapun yang mungkin selama ini ada beritanya ya. Saya pastikan itu karena ketika seleksi memang inilah tim terbaik yang ikut seleksi di Jogjakarta,” ujarnya lagi.
Pemain timnas u17 Indonesia Fardan Ary Setyawan berduel dengan penjaga gawang Malaysia saat laga kedua babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 yang berakhir dengan skor 0-1 di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026) malam.
Keputusan Taktis di Tengah Tekanan Pertandingan
Keputusan memasukkan Fardan Ary Setyawan sebagai pengganti dalam dua laga Timnas U17 Indonesia bukan tanpa alasan. Ia melihat kebutuhan tim yang mendesak untuk menambah daya gedor di lini depan.
“Pertandingan pertama lawan Timor Leste kita menginginkan banyak gol tambahan di babak kedua dan kita punya tiga striker di tim ini Mierza, Sean dan Fardan,” kata Kurniawan Dwi Yulianto.
Ketika situasi menuntut perubahan, ia memilih pendekatan lebih ofensif. Seperti saat Mierza Firjatullah ditarik keluar karena cedera saat melawan timnas u17 Timor Leste, maka pilihannya kita mainkan dua striker lain karena lawan memasang lima pemain di belakang.
Baca juga: Skor Timnas U17 Indonesia Vs Malaysia 0-1, Kurniawan Tanggung Jawab
Hal serupa juga terjadi saat menghadapi timnas u17 Malaysia, di mana lini pertahanan lawan sulit ditembus.
“Kita butuh gol karena satu striker, apalagi babak kedua kita kontrol game. Kita menguasai tapi agak repot untuk masuk ke kotak penalti dengan tiga defender bahkan lima pemain belakang,” kata pelatih yang juga legenda timnas Indonesia.
“Kenapa kita masukkan Fardan? Karena kita butuh gol, kita butuh dua orang atau lebih orang di penalti area,” pungkasnya.
Tag: #kurniawan #bicara #data #taktik #balik #pemilihan #pemain #timnas