Gianni Infantino Disebut Minta Pengawalan Setara Presiden AS di Kanada
Nama Presiden FIFA, Gianni Infantino, mendadak menjadi sorotan publik di tengah berlangsungnya agenda besar sepak bola dunia di Kanada.
Sebuah laporan terbaru mengungkapkan adanya permintaan pengawalan mewah bagi Infantino saat menghadiri Kongres FIFA ke-76 yang berlangsung di Vancouver pekan ini.
Permintaan tersebut dilaporkan mencakup protokol keamanan tingkat tinggi yang biasanya hanya diperuntukkan bagi kepala negara.
Langkah Gianni Infantino dan organisasinya ini menuai kritik tajam, terutama di tengah persiapan menyambut gelaran akbar Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di tiga negara, termasuk Kanada.
Berdasarkan laporan dari The Times, FIFA meminta pengawalan "Level Empat" untuk sang presiden.
Baca juga: Presiden FA Norwegia Desak FIFA Hapus Hadiah Perdamaian untuk Donald Trump
Protokol ini menyediakan konvoi berkecepatan tinggi yang memiliki wewenang untuk memblokir arus lalu lintas hingga menerobos lampu merah.
Skala keamanan ini setara dengan perlindungan yang diberikan kepada Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.
Bahkan, permintaan tersebut diketahui satu tingkat lebih tinggi dibandingkan pengawalan untuk Perdana Menteri Kanada, Marc Carney.
Sebagai perbandingan, pemimpin tertinggi umat Katolik, Paus, hanya berada satu level di atas permintaan pengawalan yang diajukan oleh pihak Infantino tersebut.
Meski demikian, kepolisian Vancouver dilaporkan langsung menolak permohonan akses iring-iringan kendaraan tersebut.
Bantahan dari Pihak FIFA
Menanggapi kabar yang beredar, pihak otoritas sepak bola dunia tersebut segera mengeluarkan pernyataan.
Baca juga: Oman Umumkan Bakal Tantang Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Mereka menegaskan bahwa sang presiden tidak mengetahui adanya permohonan fasilitas keamanan khusus tersebut selama berada di tanah Kanada.
Presiden FIFA, Gianni Infantino (depan), usai menandatangani perjanjian kerja sama dengan Board of Peace, Kamis (19/2/2026) di Washington DC, Amerika Serikat. Inisiatif ini bertujuan memulihkan ekosistem sepak bola di Gaza, Palestina.
“Presiden FIFA tidak mengetahui, atau terlibat dalam, permintaan apa pun kepada pihak berwenang terkait masalah transportasi dan keamanannya untuk Kongres FIFA ke-76,” ujar juru bicara organisasi tersebut pada Selasa sore dikutip dari Sports Illustrated.
Pertemuan di Vancouver itu sendiri sebenarnya membahas isu-isu krusial, mulai dari rencana matang Piala Dunia 2026, hingga potensi kembalinya tim nasional Rusia ke kompetisi resmi internasional.
Masalah Keterjangkauan bagi Penggemar
Di sisi lain, permintaan mewah ini dinilai menunjukkan sikap "tidak peka" terhadap krisis ekonomi yang dihadapi para penggemar.
Menjelang turnamen di Amerika Utara, harga tiket di wilayah New Jersey dikabarkan melonjak hingga 10.000 dollar AS per kursi, sementara biaya transportasi publik di beberapa kota penyelenggara diprediksi akan naik drastis.
Gubernur New Jersey, Mikie Sherrill, menyuarakan kekecewaannya terkait minimnya kontribusi finansial organisasi tersebut dalam menanggung beban infrastruktur transportasi lokal.
Baca juga: Kode Erick Thohir Timnas Indonesia Hadapi Negara Asia di FIFA Matchday Juni 2026
“Kita mewarisi kesepakatan di mana FIFA tidak menyediakan dana sepeser pun untuk transportasi ke Piala Dunia," kata Sherrill.
"Dan sementara NJ TRANSIT terbebani tagihan sebesar 48 juta dollar AS untuk mengangkut penggemar dengan aman ke dan dari pertandingan, FIFA menghasilkan 11 miliar dollar AS."
"Saya tidak akan membiarkan para penumpang di New Jersey menanggung biaya itu selama bertahun-tahun mendatang,” tegasnya.
Tag: #gianni #infantino #disebut #minta #pengawalan #setara #presiden #kanada