Hasil Lazio Vs Inter Milan 0-3, Cristian Chivu Ogah Bandingkan dengan Skuad Treble 2010
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, angkat bicara usai membawa timnya menang atas Lazio dalam lanjutan Liga Italia (Serie A) 2025-2026, Sabtu (9/5/2026) waktu setempat atau malam WIB.
Laga pekan ke-36 Liga Italia 2025-2026 antara Lazio vs Inter Milan berlangsung di Stadion Olimpico.
Pertandingan Lazio vs Inter Milan berakhir dengan skor 0-3, untuk kemenangan tim tamu.
Tiga gol Inter Milan ke gawang Lazio diciptakan oleh Lautaro Martinez (6'), Petar Sucic (39'), dan Henrikh Mkhitaryan (76').
Dengan hasil tersebut, Inter Milan kini mengoleksi 85 poin di puncak klasemen sementara Liga Italia 2025-2026.
Baca juga: Hasil Lazio Vs Inter Milan 0-3: Sang Juara Pesta 3 Gol di Olimpico
Sementara Lazio harus puas tertahan di perigkat delapan dengan mengumpulkan perolehan 51 poin.
Selain itu, Inter Milan tercatat menorehkan 13 gol dalam lima pertandingan terakhir yang dijalani.
Pada pekan selanjutnya, Lazio melawat ke markas AS Roma, sedangkan Inter Milan akan menjamu Hellas Verona.
Dominasi I Nerazzurri di Olimpico
Selepas pertandingan, Cristian Chivu memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja kolektif anak asuhnya.
“Ini adalah jasa semua orang, bukan hanya Lautaro,” kata Chivu dikutip dari Football Italia, Minggu (10/5/2026).
“Dia mencurahkan jiwa, profesionalisme, dan keseriusan serta memberikan semua yang dia miliki. Tetapi ini juga jasa rekan-rekan setimnya yang mengikutinya, terutama dalam melakukan hal-hal tertentu."
Baca juga: Jadwal dan Prediksi Line Up LazioVs Inter Milan di Liga Italia
"Ini adalah kelompok dan tim yang fantastis yang sedang menjalani sesuatu yang istimewa. Saya senang untuk mereka karena mereka pantas mendapatkannya,” lanjutnya.
Henrikh Mkhitaryan (tengah) dibayangi Mario Gila dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Lazio vs InterMilan di stadion Olimpico di Roma pada 9 Mei 2026. (Foto oleh Alberto PIZZOLI / AFP)
Chivu juga memberikan pujian khusus kepada Petar Sucic yang tampil tenang di lini tengah.
“Kami tahu Sucic bisa bermain di posisi itu karena kepribadiannya, kualitas, dan ketenangannya dalam menguasai bola,” ungkapnya melanjutkan.
“Dia memiliki kualitas, di tim nasional dia sering bermain di posisi bek tengah. Hari ini dia bermain bagus dan penuh kepribadian. Kita memiliki pemain muda berbakat dan kita harus menghargainya.”
Respons Chivu Terkait Jose Mourinho dan Generasi 2010
Kemenangan impresif ini memicu perbandingan antara skuad saat ini dengan generasi peraih treble tahun 2010.
Namun, Chivu yang juga merupakan bagian dari sejarah emas tersebut menolak untuk membandingkan keduanya.
Terlebih ketika disinggung mengenai komentar terbaru dari Jose Mourinho, pelatih asal Rumania itu bersikap tenang namun tegas.
"Tanyakan saja padanya," ujar pelatih kelahiran Resita, Rumania, pada 26 Oktober 1980 itu.
Baca juga: Juara di Musim Debut, Chivu Dapat Kontrak Baru dari Inter Milan
“Saya cukup beruntung bisa bermain di tim lawan. Saya yakin perbandingan antara dua generasi tidak bisa dilakukan, banyak hal telah berubah dalam 16 tahun."
"Inter ini, seperti tim tahun 2010, membawa kegembiraan bagi para penggemarnya, dan itulah yang terpenting."
"Mari kita bicarakan tentang Scudetto yang dimenangkan tahun ini dan final Coppa Italia, daripada angka dan jajak pendapat."
“Apa yang kita tulis satu sama lain tetap menjadi rahasia di antara kita,” tegas Chivu.
Di tengah suasana gembira, Chivu juga tak lupa memberikan penghormatan kepada legenda klub, Evaristo Beccalossi.
“Kehilangan seseorang yang kami sayangi yang telah membuat sejarah Inter membuat kami sangat menyesal,” tambah Cristian Chivu.
“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya dan seluruh dunia Inter. Dia selalu dekat dengan kami,” pungkasnya.
Tag: #hasil #lazio #inter #milan #cristian #chivu #ogah #bandingkan #dengan #skuad #treble #2010