Fabio Calonego Pertanyakan Pemindahan Venue ke Samarinda, Ogah Bahas Wasit
Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, mengaku enggan membicarakan kepemimpinan wasit dalam laga Persija Jakarta vs Persib Bandung.
Menurutnya, dia akan menerima hukuman yang panjang apabila mengomentari hal tersebut.
Fabio Calonego juga mempertanyakan keputusan pemindahan venue Persija vs Persib. Ia merasa timnya dirugikan karena lapangan stadion tak mendukung gaya bermain Macan Kemayoran.
Persija Jakarta harus menelan kekecewaan saat bersua Persib Bandung pada lanjutan pekan ke-32 Super League 2025-2026.
Dalam duel di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), Macan Kemayoran harus menelan kekalahan 1-2 dari rivalnya.
Tim asuhan Mauricio Souza sempat membuka keunggulan lebih dulu berkat gol Alaaeddine Ajaraie di menit ke-20.
Baca juga: Bhayangkara FC Vs Madura United, Sape Kerrab Ingin Pastikan Selamat
Namun, tim asuhan Bojan Hodak mampu memberi respons cepat melalui dwigol Adam Alis di menit ke-28 dan 37 yang bertahan hingga laga usai.
Persija sebenarnya bermain dominan di laga ini dengan mencatatkan 65 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan.
Pesepak bola Persija Jakarta Alaaeddine Ajaraie (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Kakang Rudianto (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/Lmo/nz
Bahkan, mereka sebenarnya hampir unggul jumlah pemain di laga tersebut.
Ya, gelandang Persib, Luciano Guaycochea, sempat melakukan pelanggaran keras kepada Rayhan Hannan.
Namun, wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov, tak memberi Guaycochea kartu merah dan hanya menghukumnya dengan kartu kuning.
Baca juga: Juara dengan Barca, Kompatriot Ronaldo Ini Hampir Tamatkan Lima Liga Top Eropa
Enggan Tanggapi Soal Wasit
Menanggapi keputusan tersebut, Fabio Calonego enggan menjawabnya. Sebab, menurutnya kalau dirinya mengeluarkan komentar keras, akan mendapat hukuman.
Calonego seakan menyindir perbedaan perlakuan yang diterima Persija dengan klub lain.
"Kalau saya katakan semua yang saya pikir tentang wasit, pasti saya akan dihukum lama. Jadi saya tidak akan bicara tentang wasit," ujar pemain asal Brasil dalam konferensi pers usai laga.
Satu hal yang menjadi perhatiannya adalah perpindahan venue pertandingan yang sangat jauh dari Jakarta.
Padahal, menurutnya masih banyak lapangan di stadion lain yang bisa dipakai untuk menggelar partai klasik ini.
Baca juga: Jadwal Siaran Langsung Thailand Open 2026, Tayang di Mana?
Merasa Dirugikan Main di Segiri
Sebab, menurutnya lapangan di Stadion Segiri tak mendukung gaya bermain Macan Kemayoran di bawah asuhan Mauricio Souza yang mengandalkan operan bola dari kaki ke kaki.
"Saya cuma mau mengerti kenapa mereka bawa pertandingan kita ke sini? Kalau tidak bisa di Jakarta, pasti ada seribu lapangan lebih baik daripada kita main di tempat lain di Indonesia," ujar Calonego.
"Semua tahu tim Persija itu main dari kaki ke kaki. Dan tim Bandung main direct ball. Lalu dikasih kita main di lapangan seperti ini."
"Kalau saya harus bicara semua yang saya harus katakan, pasti saya dihukum lama," jelas dia.
Hasil ini tak hanya membuat Persija harus kehilangan tiga poin, tetapi juga peluang menjadi juara liga di musim ini.
Pasalnya, dengan sisa dua pertandingan, Rizky Ridho dkk yang mengumpulkan 65 poin sudah tak mungkin mengejar poin Persib yang sudah memiliki 75 angka.
Selain itu, hasil ini membuat Macan Kemayoran harus menelan kekalahan kandang dan tandang dalam satu musim dari Persib.
Tag: #fabio #calonego #pertanyakan #pemindahan #venue #samarinda #ogah #bahas #wasit