Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2
Ratchaburi FC memastikan tiket perempat final AFC Champions League Two 2025/26, namun kelolosan itu diwarnai insiden panas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), markas Persib Bandung. [Istimewa]
13:24
14 Mei 2026

Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan Disanksi AFC usai Kerusuhan di ACL 2

Persib Bandung mendapat sanksi berat dari Asian Football Confederation akibat kerusuhan yang terjadi pada laga leg kedua babak 16 besar ACL 2 menghadapi Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada pertengahan Februari 2026.

Berdasarkan rilis resmi AFC, Rabu (13/5/2026), Persib dijatuhi hukuman denda sebesar 200.000 dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar serta larangan menggelar dua pertandingan kandang dengan penonton pada kompetisi AFC.

Persib Bandung vs Ratchaburi (IG Persib Bandung)Persib Bandung vs Ratchaburi (IG Persib Bandung)

"Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda total sebesar USD200.000/- yang harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini dikomunikasikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etika AFC," tulis AFC.

"Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk memainkan dua (2) pertandingan dengan penutupan stadion penuh. Perintah ini berlaku untuk dua (2) pertandingan kandang Persib Bandung (IDN) berikutnya yang dimainkan di wilayah Indonesia dalam kompetisi klub putra AFC," lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, Persib Bandung juga dikenai masa percobaan selama dua tahun. AFC menegaskan hukuman yang lebih berat dapat dijatuhkan apabila pelanggaran serupa kembali terjadi.

AFC menyatakan Persib melanggar pasal 64 dan 65 Regulasi Komite Disiplin dan Etik AFC serta pasal 35 Regulasi Keselamatan dan Keamanan AFC.

Dalam pertandingan tersebut, oknum suporter Persib melakukan sejumlah pelanggaran, termasuk menyalakan suar dan kembang api saat pertandingan berlangsung.

Tak hanya itu, suporter juga melakukan pelemparan benda ke lapangan serta merusak sejumlah fasilitas stadion seperti kursi dan papan iklan.

AFC juga mencatat adanya tindakan fisik, kata-kata kasar, serta penghinaan yang diarahkan kepada tim lawan dan perangkat pertandingan.

Selain faktor kerusuhan suporter, AFC menilai Persib sebagai tuan rumah gagal memastikan area publik stadion tetap aman dan tidak terhalang penonton.

Menurut AFC, sejumlah lorong umum, koridor, tangga, pintu, gerbang, hingga jalur evakuasi darurat sempat terhalang oleh penonton sehingga berpotensi membahayakan keselamatan di stadion.

(Antara)

Editor: Irwan Febri

Tag:  #persib #bandung #didenda #rp35 #miliar #disanksi #usai #kerusuhan

KOMENTAR