Cukup Semusim di Arab Saudi, Simone Inzaghi Siap Tinggalkan Al Hilal
Simone Inzaghi (kiri) merayakan gol Kalidou Koulibaly dalam laga 16 besar Piala Dunia Antarklub Man City vs Al Hilal di Camping World Stadium, 30 Juni 2025. (Foto oleh PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)(AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)
14:44
19 Mei 2026

Cukup Semusim di Arab Saudi, Simone Inzaghi Siap Tinggalkan Al Hilal

Mantan pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi dikabarkan akan segera hengkang dari Arab Saudi setelah satu musim membesut Al Hilal di Saudi Pro League 2025-2026.

Simone Inzaghi sebenarnya telah menandatangani kontrak dua tahun senilai 26 juta euro per musim pada musim panas lalu.

Namun, sumber dari Arab Saudi melalui Tutto Mercato Web menjelaskan jika kans sang pelatih asal Italia itu pergi sudah semakin dekat.

Kabarnya, Inzaghi akan  hengkang setelah memimpin Al Hilal di laga terakhir Saudi Pro League melawan Al Fayham Jumat (22/5/2026).

Baca juga: Edin Dzeko Desak Tandem Jay Idzes untuk Gabung Inter Milan

Belakangan, muncul dugaan jika kepergian Inzaghi disebabkan oleh perubahan kepemilikan klub yang berpengaruh pada keputusan tersebut.

Selain Inzaghi, pemilik baru juga merasa perlu adanya perombakan besar dari para pemain bintang yang didatangkan pada musim panas lalu namun dianggap gagal memberi hasil, termasuk Darwin Nunez.

Kemungkinan Besar Pulang ke Eropa

Jika benar pergi dari Al Hilal, besar kemungkinan Inzaghi akan kembali ke sepak bola Eropa.

Meski begitu, belum ada kejelasan apakah ia akan melatih tim asal Italia atau mencari peluang di negara lain.

Dalam komentar terbarunya, Inzaghi memberikan penjelasan jujur tentang kepergiannya dari Inter musim panas lalu.

“Yang benar adalah semuanya terjadi sangat cepat,” katanya dikutip dari Football Italia.

Baca juga: Ketua Senat Italia Kritik Cristian Chivu Usai Bawa Inter Milan Juara Coppa Italia

“Dua hari setelah pertandingan melawan Monaco, kami bertemu di rumah Marotta, dengan Ausilio dan Baccin hadir. Dalam konteks itu, saya mengungkapkan kebutuhan akan perubahan, karena saya merasa sebuah siklus telah berakhir." 

"Mereka ingin melanjutkan kerja sama dengan saya, tetapi mereka memahami pilihan saya, kami berpisah sebagai teman dan masih tetap berteman. Tetapi jika kami memenangkan Liga Champions, saya akan tetap di Inter,” sambung Inzaghi.

Inzaghi menjelaskan jika ia juga menerima tawaran dari klub lain sebelum memutuskan ke Arab Saudi, namun ia memilih untuk menolaknya.

“Bahkan dalam situasi lain pun ada permintaan dan saya tidak pernah menerimanya,” katanya.

Baca juga: Marotta Sebut Langkah Inter Milan Usai Dobel Gelar di Musim 2025-2026

Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, berbicara kepada media dalam konferensi pers pasca laga Grup H Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 antara Al Hilal dan CF Pachuca di GEODIS Park pada 26 Juni 2025 di Nashville, Tennessee.FIFA via Getty Images/Andy Lyons Pelatih Al Hilal, Simone Inzaghi, berbicara kepada media dalam konferensi pers pasca laga Grup H Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 antara Al Hilal dan CF Pachuca di GEODIS Park pada 26 Juni 2025 di Nashville, Tennessee.

Performa Inzaghi di Al Hilal 

Simone Inzaghi mulai menjabat sebagai pelatih kepala pada 4 Juni 2025 menggantikan Jorge Jesus dan Mohammad Al Shalhoub sebagai interim.

Turnamen bergengsi pertamanya adalah Piala Dunia Antarklub 2025. Debutnya di Al Hilal sukses membawa raksasa Arab Saudi tersebut lolos hingga ke babak perempat final.

Al Hilal bahkan berhasil menahan imbang Real Madrid (1-1) di fase grup dan menumbangkan Manchester City (4-3) di babak 16 besar sebelum kalah dari Fluminense (1-2).

Baca juga: Hasil Al Nassr Vs Al Hilal 1-1, Ronaldo dkk Tunda Pesta Juara

Selama memimpin Al Hilal pada musim 2025-2026, prestasinya terbilang baik di level domestik dengan meraih juara Piala Raja dan berpeluang menjadi juara Liga Arab Saudi.

Al Hilal masih tertinggal 2 poin dari Al Nassr dan berharap Cristiano Ronaldo cs terjungkal dan mereka menang pada pekan terakhir untuk meraih double winner musim ini.

Meski positif di domestik, penampilan Al Hilal di Liga Champions Asia justru mengalami penurunan usai tersingkir di babak 16 besar.

Baca juga: Joao Cancelo Merasa Dikhianati Al Hilal, Peluang Gabung Barcelona Semakin Besar

Al Hilal sebenarnya mampu memimpin klasemen di fase liga dengan rekor tak terkalahkan (7 menang dan 1 imbang).

Akan tetapi, mereka justru kalah dramatis dari Al Sadd lewat babak adu penalti dengan skor 2-4 setelah imbang 3-3 di waktu normal.

Tag:  #cukup #semusim #arab #saudi #simone #inzaghi #siap #tinggalkan #hilal

KOMENTAR