I.League Bocorkan Persiapan Kembalinya Piala Indonesia, Sinkronisasi Jadwal Jadi Kunci
Setelah tujuh tahun vakum, turnamen Piala Indonesia dipastikan mulai dipersiapkan untuk kembali bergulir dalam waktu dekat.
I.League selaku operator kompetisi sepak bola nasional kini tengah menyusun berbagai kebutuhan teknis agar ajang tersebut berjalan selaras dengan kalender domestik maupun internasional musim 2026/2027.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini adalah menyelaraskan jadwal kompetisi dengan agenda AFC dan ASEAN.
Pesepakbola dan official PSM Makassar berselebrasi usai keluar sebagai juara Piala Indonesia 2019, di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (6/8/2019). PSM Makassar keluar sebagai juara setelah menang pada laga final leg kedua melawan Persija Jakarta dengan skor agregat 2-1. ANTARA FOTO/Abriawan AbheLangkah tersebut dinilai penting agar klub peserta tidak mengalami benturan jadwal pertandingan sepanjang musim.
Piala Indonesia terakhir kali digelar pada musim 2018/2019. Saat itu, PSM Makassar keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan agregat 2-1 di partai final.
Sejak turnamen tersebut dihentikan, banyak pencinta sepak bola Tanah Air terus menantikan kepastian kembalinya kompetisi lintas kasta itu.
Piala Indonesia dianggap memiliki daya tarik tersendiri karena mempertemukan klub dari berbagai level kompetisi dalam satu panggung nasional.
Sinkronisasi Jadwal Jadi Fokus Utama
Asep menegaskan bahwa I.League sebenarnya sudah memiliki rancangan kalender kompetisi, termasuk opsi menghidupkan kembali Piala Indonesia.
Namun, seluruh proses penyusunan jadwal harus dilakukan secara rinci agar tidak mengganggu agenda klub peserta.
Menurutnya, muncul anggapan bahwa operator liga kesulitan mengatur padatnya jadwal musim depan. Akan tetapi, ia memastikan proses sinkronisasi masih berjalan sesuai rencana.
“Kami tidak bingung mengatur jadwal. Justru sekarang sedang menyusun sinkronisasi agar semua kompetisi bisa berjalan dengan baik,” kata Asep kepada awak media.
Musim depan, sejumlah klub Indonesia memang dijadwalkan tampil di berbagai kompetisi internasional seperti AFC Champions League Two, AFC Challenge League, hingga ASEAN Club Championship.
Situasi tersebut membuat I.League harus ekstra cermat dalam menentukan kalender pertandingan. Operator kompetisi juga perlu mempertimbangkan agenda liga domestik, turnamen tambahan, hingga kebutuhan tim nasional.
Piala Indonesia Dinilai Bisa Tambah Jam Terbang Pemain
Asep menambahkan, Ketua Umum PSSI Erick Thohir turut mendorong peningkatan jumlah pertandingan bagi klub dan pemain Indonesia.
Karena itu, I.League kini mencari format kompetisi yang mampu memberikan lebih banyak menit bermain bagi pesepak bola nasional.
Menurutnya, kembalinya Piala Indonesia bisa menjadi jawaban untuk meningkatkan intensitas pertandingan selama satu musim penuh.
Selain itu, ajang tersebut juga dinilai berpotensi membuka ruang regenerasi pemain muda dari berbagai daerah.
Meski begitu, I.League masih belum menetapkan kapan Piala Indonesia resmi kembali digelar. Saat ini, operator kompetisi masih melakukan pembahasan internal terkait format serta jadwal pelaksanaan.
“Kami ingin semua benar-benar siap dan sinkron dengan agenda AFC maupun ASEAN. Oleh karena itu, seluruh perencanaan harus matang sebelum diumumkan ke publik,” pungkasnya.
Tag: #ileague #bocorkan #persiapan #kembalinya #piala #indonesia #sinkronisasi #jadwal #jadi #kunci