Wabah Ebola Melonjak, RD Kongo Pindahkan Pemusatan Latihan Piala Dunia ke Belgia
Tim nasional Republik Demokratik Kongo mengambil keputusan besar demi keselamatan skuad menjelang Piala Dunia 2026.(FIFA.com)
17:16
21 Mei 2026

Wabah Ebola Melonjak, RD Kongo Pindahkan Pemusatan Latihan Piala Dunia ke Belgia

Tim nasional sepak bola Republik Demokratik Kongo terpaksa mengambil keputusan besar demi keselamatan skuad menjelang Piala Dunia 2026.

Manajemen RD Kongo secara resmi membatalkan agenda kamp pelatihan terpusat domestik yang semula dijadwalkan berlangsung di ibu kota Kinshasa, menyusul eskalasi penyebaran penyakit mematikan di wilayah timur negara tersebut.

Langkah evakuasi ini diambil demi menjaga fokus anak-asuh Sebastien Desabre yang tengah bersiap mengukir sejarah baru.

Sebagai gantinya, rombongan skuad RD Kongo dialihkan untuk bertolak menuju Belgia guna menjalani program persiapan intensif dalam kondisi lingkungan yang jauh lebih aman dan kondusif.

Keputusan memindahkan lokasi pemusatan latihan ke Eropa tidak terlepas dari lonjakan fatalitas yang mengkhawatirkan di dalam negeri.

Baca juga: Hasil Timnas Putri Indonesia Vs RD Kongo 1-7: Pelajaran Berharga untuk Garuda Pertiwi

Berdasarkan data pemantauan medis, infeksi virus tersebut diperkirakan telah merenggut sedikitnya 139 korban jiwa dari total 600 kasus yang diduga kuat sebagai suspek bergejala akut.

Status Darurat Internasional dari WHO

Badan Kesehatan Dunia atau WHO bahkan telah menetapkan eskalasi ini ke dalam kategori darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, meskipun otoritas medis tersebut menegaskan situasi ini belum mencapai tingkat pandemi global.

Berdasarkan analisis laboratorium, penyebaran penyakit ini dipicu oleh spesies langka bernama Bundibugyo, di mana WHO memperkirakan formulasi vaksin efektif untuk jenis ini baru siap diproduksi dalam waktu sembilan bulan ke depan.

Meski diterpa cobaan berat di luar lapangan, perwakilan federasi memastikan agenda laga uji coba internasional di tanah Eropa tidak akan mengalami perubahan demi menyongsong penampilan perdana tim di putaran final kejuaraan dunia sejak tahun 1974.

"Pertandingan pra-turnamen di Eropa akan berjalan sesuai rencana," kata Jerry Kalemo, juru bicara tim nasional sepak bola RD Kongo, dikutip dari BBC, Kamis (21/5/2026).

FIFA resmi meluncurkan Trionda sebagai bola resmi Piala Dunia 2026. Bola Piala Dunia 2026 ini diperkenalkan di New York, Jumat (3/10/2025) WIB, dengan desain yang terinspirasi dari tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.Marcio Machado/FIFA FIFA resmi meluncurkan Trionda sebagai bola resmi Piala Dunia 2026. Bola Piala Dunia 2026 ini diperkenalkan di New York, Jumat (3/10/2025) WIB, dengan desain yang terinspirasi dari tiga negara tuan rumah, Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Sesuai jadwal, mereka bakal menantang kekuatan Denmark pada 3 Juni di Liege, dilanjutkan dengan laga persahabatan melawan Chile pada 9 Juni di Marbella.

Baca juga: Hasil HT Timnas Putri Indonesia Vs RD Kongo 1-3: Garuda Pertiwi Tersusul Usai Unggul

Pertandingan pemanasan ini menjadi krusial mengingat ajang akbar antarnegara tersebut akan segera bergulir dalam waktu dekat.

Lolos Lewat Drama dan Tudingan Dukun

Keberhasilan Macan Tutul mengamankan tiket ke babak play-off interkonfederasi ini sebenarnya menyisakan cerita unik dan tensi tinggi pada fase Kualifikasi Piala Dunia 2026 sebelumnya.

Mereka melaju dramatis setelah menyingkirkan raksasa Afrika, Nigeria, lewat drama adu penalti berkekuatan 4-3 setelah sempat bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu di Rabat, Maroko.

Kekalahan itu membuat Nigeria gagal lolos ke putaran final dua kali berturut-turut setelah hasil minor serupa pada edisi 2022.

Kegagalan melaju otomatis pasca kalah bersaing dengan Afrika Selatan membuat frustrasi pelatih Nigeria, Eric Chelle.

Usai eksekusi penentu dari Chancel Mbemba, pelatih berusia 48 tahun itu sempat melabrak tim kepelatihan lawan karena tidak terima dengan hasil akhir.

"Orang-orang Republik Demokratik Kongo sedang melakukan maraboutage," ucap Chelle dikutip dari The Athletic.

Ketegangan berlanjut ketika Eric Chelle berjalan melewati zona media dan kembali melontarkan kekesalannya dalam bahasa Inggris terkait dugaan taktik non-teknis yang ia saksikan di pinggir lapangan hijau.

Baca juga: Timnas Putri Indonesia Vs RD Kongo: Waspada Lawan Beda Benua

“Selama semua adu penalti, para pemain RD Kongo melakukan semacam voodoo. Jadi, inilah kenapa saya sedikit gugup ketika mengejar dia,” tegasnya.

Sembari menggerakkan tangan seolah-olah sedang mengocok sebuah wadah dan memercikkan cairan ke udara, Chelle mencoba menggambarkan ritual yang dituduhkannya.

"Itu seperti botol, saya tidak tahu apakah itu air. Saya tidak tahu, tetapi dia melakukan sesuatu," tutup Eric Chelle.

Tag:  #wabah #ebola #melonjak #kongo #pindahkan #pemusatan #latihan #piala #dunia #belgia

KOMENTAR