Mundur dari Man City, Pep Guardiola Dapat Pekerjaan Baru di CFG
Teka-teki mengenai kelanjutan karier Pep Guardiola usai dipastikan menyudahi masa baktinya bersama Manchester City akhirnya mulai menemui titik terang.
Pep Guardiola dilaporkan telah menyepakati sebuah peran baru yang membuatnya tetap terikat dengan jaringan sepak bola global milik klub.
Langkah ini diambil setelah sang pelatih mengumumkan keputusan mengejutkan untuk menyudahi kontraknya 12 bulan lebih awal dari kesepakatan semula yang sedianya berakhir pada musim panas 2027.
Pengumuman emosional yang dirilis pada Jumat pagi tersebut memastikan duel akhir pekan kontra Aston Villa di Stadion Etihad bakal menjadi momen perpisahan emosional bagi Pep Guardiola bersama para pendukung setia.
Meskipun tidak lagi berdiri di pinggir lapangan untuk meramu taktik Manchester City, mantan arsitek Barcelona dan Bayern Munich ini dipastikan bakal tetap memberikan kontribusi besarnya.
Baca juga: Pep Guardiola Resmi Berpisah dari Manchester City
Pria berusia 55 tahun tersebut telah berkomitmen untuk mengambil tanggung jawab baru di bawah naungan perusahaan induk, City Football Group.
Dalam mandat barunya sebagai Duta Global untuk CFG, ia akan bertindak sebagai penasihat teknis lintas klub yang berada di bawah jaringan grup tersebut.
Otoritas taktiknya nanti tidak hanya terfokus untuk Man City saja, melainkan juga mencakup pengembangan performa dan kolaborasi proyek spesifik bagi klub-klub afiliasi seperti Girona di pentas LaLiga Spanyol, New York City di kompetisi MLS Amerika Serikat, hingga klub Perancis Troyes.
Di samping mengemban tugas baru tersebut, ia diprediksi bakal mengambil waktu rehat sejenak (cuti) dari atmosfer kompetitif kepelatihan sepak bola, di tengah munculnya rumor yang mengaitkan namanya dengan kursi pelatih tim nasional di masa depan.
“Warisan Pep sangat luar biasa dan dampak sebenarnya akan dinilai lebih baik oleh sejarawan Manchester City di masa depan,” ungkap CEO Man City, Ferran Soriano.
Penghormatan Abadi
Kepergian sang manajer disikapi oleh jajaran petinggi tertinggi klub dengan memberikan bentuk apresiasi paling tinggi dalam sejarah tim.
Baca juga: Reaksi Pep Guardiola soal Rumor Akan Tinggalkan Man City Akhir Musim Ini
Pihak manajemen memutuskan untuk secara resmi mengabadikan namanya sebagai nama baru untuk tribun utara Stadion Etihad yang baru saja rampung diperluas dengan penambahan kapasitas sebanyak 7.000 kursi baru.
Pep Guardiola berpose dengan trofi setelah pertandingan sepak bola final Piala FA antara Chelsea vs Manchester City di stadion Wembley di London, pada 16 Mei 2026. Manchester City memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)
Keputusan prestisius ini disampaikan langsung oleh Ketua Klub, Khaldoon Al Mubarak, melalui sambungan telepon kepada sang manajer pada Jumat pagi.
Selain penamaan tribun yang akan mulai dibuka penuh pada laga kontra Aston Villa esok, sebuah monumen patung dirinya juga dipastikan bakal dibangun di area luar stadion sebagai simbol kemitraan legendaris yang telah menghasilkan 20 trofi utama sejak Juli 2016.
Apresiasi mendalam atas dedikasi dan revolusi filosofi permainan yang dibawa oleh sang manajer selama satu dekade penuh di tanah Inggris turut diutarakan oleh sang pemilik klub.
Dan Sheikh Mansour mengatakan Guardiola telah meninggalkan jejaknya di City selama masa kepemimpinannya, di mana ia memenangkan 20 trofi, termasuk enam gelar Premier League dan Liga Champions pertama City.
“Saya sudah mengatakan sejak lama bahwa Manchester City harus memiliki orang-orang terbaik yang siap membantu, baik di dalam maupun di luar lapangan,” kata Sheikh Mansour.
“Selama sepuluh tahun, Pep telah menjadi personifikasi dari ambisi itu. Dia telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam DNA klub. Jejak yang lebih terlihat dari bagaimana dia meraih kemenangan daripada dari banyaknya trofi yang dia angkat.”
“Dia mendapatkan rasa terima kasih yang tak terhingga dari saya dan seluruh keluarga City, sebuah keluarga yang akan selalu menjadi bagian darinya.”
Akhir dari Babak Sejarah yang Istimewa
Baca juga: Pep Guardiola Disebut Bakal Tinggalkan Man City Akhir Musim Ini
Kegagalan tim menambah pundi gelar liga domestik pada pertengahan pekan ini usai menelan hasil minor di markas Bournemouth, yang sekaligus menobatkan Arsenal sebagai kampiun baru, tidak sedikit pun melunturkan status besarnya sebagai pelatih tersukses di kubu Manchester Biru.
Catatan enam trofi Premier League, satu gelar Liga Champions tahun 2023, tiga Piala FA, dan lima Piala Carabao menjadi bukti otentik kejeniusannya.
Pihak manajemen meyakini, peresmian fasilitas tribun baru ini akan menjadi momentum yang tepat bagi puluhan ribu suporter untuk melepas sang legenda dengan cara yang paling terhormat.
“Tribun Pep Guardiola, dan patung yang akan berada di luarnya, dengan tepat memastikan bahwa warisan Pep akan tetap selamanya terjalin dalam sejarah klub sepak bola ini, kota Manchester, dan sepak bola Inggris," ujar Al Mubarak.
“Hubungan unik yang ia miliki dengan para penggemar kami telah diraih melalui kejujuran dan semangat selama sepuluh musimnya berjuang untuk membawa kesuksesan bagi mereka."
"Tribun Pep Guardiola adalah pengingat yang tepat dan abadi akan hubungan tersebut, periode paling sukses dalam sejarah klub kami, dan kejeniusan sepak bola unik yang menjadi intinya,” lanjutnya.