Xavi Hernandez Sebut Pep Guardiola Perlu Latih Tim Nasional
Xavi Hernandez menilai Pep Guardiola layak melanjutkan karier sebagai pelatih tim nasional setelah meninggalkan Manchester City. (Foto oleh Darren Staples / AFP) (AFP/DARREN STAPLES)
14:50
31 Mei 2026

Xavi Hernandez Sebut Pep Guardiola Perlu Latih Tim Nasional

Era gemilang Pep Guardiola bersama raksasa Liga Inggris (Premier League), Manchester City, akhirnya resmi menemui titik akhir.

Pep Guardiola memutuskan untuk mundur setelah mengukir sejarah luar biasa selama satu dekade penuh dan mempersembahkan 20 trofi bergengsi untuk Man City.

Keputusan pamitnya Pep Guardiola memicu berbagai spekulasi mengenai ke mana langkah selanjutnya akan berlabuh usai menuntaskan masa rehat sementaranya.

Menyikapi situasi ini, legenda Barcelona, Xavi Hernandez, meyakini bahwa mantan pelatihnya tersebut sudah saatnya menjajal tantangan baru di panggung internasional setelah sukses besar menaklukkan kompetisi klub di Spanyol, Jerman, dan Inggris.

Mantan jenderal lapangan tengah Barcelona itu merasa bahwa dinamika sepak bola antarklub mungkin tidak lagi memberikan sensasi tantangan yang dicari oleh mantan mentornya.

Baca juga: Janji Haaland untuk Manchester City Usai Ditinggal Pep Guardiola

Dalam sebuah sesi tanya jawab yang digelar oleh Heineken menjelang laga final Liga Champions, Xavi secara blak-blakan mengungkapkan prediksinya mengenai langkah sang jenius taktik.

"Dia jenius dan Anda tidak pernah tahu apa yang akan dilakukan oleh seorang jenius, tetapi jika saya harus mengatakan sesuatu, mungkin dia sedang menunggu kesempatan untuk bergabung dengan tim nasional," jelas Xavi dikutip dari Goal English.

"Dalam hal klub, dia telah melakukan segalanya, jadi saya pikir tantangan baru baginya adalah tim nasional."

Peluang Merapat ke Skuad Three Lions

Rumor mengenai kiprah Guardiola di kancah tim nasional memang telah lama menjadi bahan perbincangan publik.

Menariknya, ketika ditanya secara spesifik mengenai peluang mengambil alih kursi pelatih timnas negara asalnya atau justru merapat ke skuad Three Lions, Xavi memberikan pandangan yang menarik.

Kedekatan sang pelatih dengan kultur sepak bola Britania Raya, kekagumannya pada talenta yang ada.

Baca juga: Robertson: Liverpool Bisa Lebih Banyak Juara EPL Kalau Tak Ada Pep Guardiola

Serta pengalamannya memoles deretan bintang Man City asal Inggris, menjadikannya figur yang memiliki keunggulan adaptasi luar biasa dibandingkan kandidat eksternal lainnya.

Ekspresi pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, di tengah laga melawan Rayo Vallecano pada pekan pertama Liga Spanyol 2022-2023 di Camp Nou, Minggu (13/8/2022). Terkini, Xavi kecewa karena timnya kalah 1-2 di kandang Rayo pada pekan ke-31 LaLiga, Kamis (27/4/2023) dini hari WIB.AFP/PAU BARRENA Ekspresi pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, di tengah laga melawan Rayo Vallecano pada pekan pertama Liga Spanyol 2022-2023 di Camp Nou, Minggu (13/8/2022). Terkini, Xavi kecewa karena timnya kalah 1-2 di kandang Rayo pada pekan ke-31 LaLiga, Kamis (27/4/2023) dini hari WIB.

"Mengapa tidak? Spanyol sangat sulit tetapi mungkin Inggris," kata Xavi Hernandez melanjutkan. 

Pujian Selangit untuk Sang Legenda Taktik

Meski saat ini banyak bermunculan pelatih muda yang inovatif, pria berusia 55 tahun itu tetap dianggap sebagai standar emas dan tolok ukur kesuksesan dalam dunia kepelatihan modern.

Xavi, yang pernah menjadi pilar tak tergantikan di bawah asuhan Guardiola saat masa kejayaan di Camp Nou, tak henti-hentinya melontarkan kekaguman.

Baca juga: Pep Guardiola Tinggalkan Man City, Suporter Klub Lain Justru Bersyukur

“Jika dia bukan yang terbaik, dia adalah salah satu yang terbaik,” kata pelatih kelahiran Terrassa pada 25 Januari 1980 itu.

“Dia terobsesi secara taktik dan saya banyak belajar darinya dan stafnya."

"Dia adalah pelatih yang luar biasa, dengan cara dia berbicara kepada para pemain dan meyakinkan mereka tentang apa yang harus mereka lakukan sebagai sebuah tim. Dia adalah legenda sebagai seorang pelatih," pungkasnya.

Tag:  #xavi #hernandez #sebut #guardiola #perlu #latih #nasional

KOMENTAR