HPSL Jakarta Tuntas, Sinergi dengan PSSI Diharapkan Berlanjut Demi Sepak Bola Putri
Champion U-15 dan U-18 HYDROPLUS Soccer League Jakarta 2025/2026. [Dok. HPSL]
10:54
7 Juni 2026

HPSL Jakarta Tuntas, Sinergi dengan PSSI Diharapkan Berlanjut Demi Sepak Bola Putri

Peningkatan ekosistem sepak bola putri Indonesia kini menjadi fokus utama melalui sinergi yang terjalin erat antara PSSI dan penyelenggara kompetisi berjenjang di Tanah Air.

Harapan agar kolaborasi strategis antara PSSI dan HYDROPLUS Soccer League (HPSL) terus berlanjut disuarakan demi melahirkan bibit-bibit atlet putri berkualitas secara masif.

Penyelenggaraan kompetisi yang konsisten dan berkesinambungan dinilai menjadi fondasi krusial bagi kemajuan prestasi srikandi lapangan hijau di level internasional pada masa mendatang.

Momentum keberhasilan kompetisi ini terlihat jelas pada penutupan rangkaian regional Jakarta yang baru saja rampung digelar.

Regional Jakarta secara resmi melengkapi daftar tim yang berhak melaju ke putaran nasional bertajuk All-Stars 2025/2026.

Dominasi Tim Jakarta di Panggung HPSL 2025/2026

Pada kategori usia di bawah 15 tahun (U-15), Cipta Cendikia Football Academy keluar sebagai kampiun setelah mengoleksi total 90 poin di puncak klasemen.

Sementara itu, dominasi di sektor usia di bawah 18 tahun (U-18) berhasil diamankan oleh Putri JP Jakarta yang mengantongi 54 poin.

Catatan mengesankan ditorehkan kedua tim juara tersebut karena tidak sekalipun menelan kekalahan sepanjang liga berjalan di GSport Jagorawi Soccer Arena, Bogor.

Kompetisi maraton ini berlangsung sangat ketat selama 30 pekan untuk kategori U-15 dan 18 pekan bagi kategori U-18.

Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, menyebut Jakarta sebagai kota penutup yang sangat spesial karena memiliki jumlah peserta terbanyak.

Peningkatan Kualitas dan Karakter Pemain Putri

Program Director MLSC, Teddy Tjahjono. [Dok. Istimewa]Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono. [Dok. Suara.com/Arief Apriadi]

Teddy mengungkapkan bahwa terdapat 16 tim di kategori U-15 dan 10 tim di kategori U-18 yang bersaing sengit di wilayah ibu kota.

Evaluasi dari tim pelatih menunjukkan bahwa kualitas permainan para atlet mengalami peningkatan yang sangat signifikan sejak pekan pertama hingga laga pamungkas.

Rutinitas bertanding dan jadwal latihan yang padat hingga empat kali sepekan menjadi faktor utama penguat kemampuan teknis mereka.

Teddy mengapresiasi tinggi dedikasi para pemain yang mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan liga selama kurang lebih enam bulan.

"Kami melihat semangat, daya juang, dan komitmen yang luar biasa dari para atlet. Pengalaman seperti ini sangat penting untuk membentuk kemampuan teknis, karakter, disiplin, dan mental juara yang dibutuhkan untuk menjadi pesepak bola profesional di masa depan," ujar Teddy.

Komitmen Jangka Panjang Bakti Olahraga Djarum Foundation

Bakti Olahraga Djarum Foundation melalui Teddy menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi sepak bola putri melalui rangkaian turnamen yang saling terhubung.

Sistem pembinaan dimulai dari MilkLife Soccer Challenge All-Stars pada akhir Juni, kemudian berlanjut ke ajang HYDROPLUS Soccer League All-Stars pada Juli.

Puncak dari rangkaian ekosistem ini akan ditutup dengan turnamen bergengsi Srikandi Merdeka Cup pada pertengahan Agustus mendatang.

Ajang internasional tersebut dipastikan semakin meriah karena akan melibatkan partisipasi negara-negara kuat seperti Yordania, Arab Saudi, hingga Thailand.

Teddy menekankan pentingnya dukungan dari federasi pusat agar visi besar menciptakan liga putri yang tangguh dapat segera terwujud.

Harapan Sinergi Berkelanjutan dengan PSSI

Harapan besar digantungkan pada kesinambungan kerja sama dengan PSSI agar para talenta berbakat ini tidak kehilangan arah dalam meniti karier profesional.

"Semoga kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak atlet putri Indonesia yang berkembang dan mampu berprestasi di level yang lebih tinggi," tutur Teddy.

Tersedianya wadah kompetisi yang teratur diharapkan dapat mempermudah tim nasional dalam melakukan pemantauan dan seleksi pemain berbakat secara objektif.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi solusi jitu untuk mengejar ketertinggalan sepak bola putri Indonesia dari negara-negara pesaing di Asia.

Berikut daftar lengkap tim yang dipastikan lolos ke putaran final HPSL All-Stars 2025/2026.

Daftar Tim Lolos ke HPSL All-Stars 2025/2026

Klub-klub dari Surabaya, Bandung, Kudus, hingga Jakarta telah mengirimkan wakil terbaiknya setelah melalui seleksi ketat di masing-masing regional.

Dari Surabaya, kategori U-15 diwakili oleh Arema FC Women dan Tigers Football Academy, sedangkan kategori U-18 dihuni Tigers Football Academy dan Arema FC Women.

Regional Bandung meloloskan Mojang Priangan dan Goal Aksis untuk U-15, serta Akademi Persib Bandung dan Putri Garut untuk kategori U-18.

Kudus akan mengirimkan Scorpion FC dan Putri Surakarta di kelas U-15, sementara Samba Persada Women dan Putri Batang menjadi wakil di kelas U-18.

Jakarta menyempurnakan daftar dengan mengirim Cipta Cendikia FA dan Putri Tangsel City untuk U-15, serta Putri JP Jakarta bersama Putri Tangsel City di kategori U-18.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #hpsl #jakarta #tuntas #sinergi #dengan #pssi #diharapkan #berlanjut #demi #sepak #bola #putri

KOMENTAR