Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub
Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny (keempat kiri) berselebrasi bersama rekan setimnya usai membobol gawang Timnas Mozambik dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Antara/M Risyal Hidayat)
08:30
10 Juni 2026

Curhat Ole Romeny: Merasa Bebas di Timnas Indonesia Dibanding Klub

Penyerang andalan Skuad Garuda, Ole Romeny, baru saja membongkar rahasia ketajamannya yang luar biasa setiap kali merumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Pemain yang kini berkarier bersama Oxford United di Liga Inggris tersebut seolah menemukan sentuhan magisnya saat mengenakan jersei Merah Putih di hadapan puluhan ribu suporter Indonesia.

Ketajaman Ole Romeny di level internasional memang terbilang kontras dengan situasinya di level klub. Karena itu, sang striker secara terbuka mencurahkan isi hatinya terkait kenyamanan bermain bersama Timnas Indonesia.

SUGBK Jadi 'Rumah' bagi Ole Romeny

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny (IG Timnas Indonesia)Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny (IG Timnas Indonesia)

Ole Romeny baru saja menambah koleksi golnya menjadi enam gol dari 10 penampilan sejak melakoni debut pada Maret tahun lalu.

Gol terbarunya menjadi penentu kemenangan tipis 1-0 Timnas Indonesia saat menjamu Mozambik dalam agenda FIFA Matchday Juni 2026.

Fakta menarik mencatat, lima dari enam gol yang dikoleksinya tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

"Saya merasa seperti berada di rumah sendiri di sini. Saya merasa nyaman di stadion ini dan bersama orang-orang di sekitar saya," kata Ole Romeny dalam jumpa pers setelah pertandingan di SUGBK, Selasa.

Kenyamanan tersebut terbukti membuat pemain berusia 25 tahun itu tampil sangat tenang di depan gawang lawan setiap kali bermain di Jakarta.

Daftar Korban Ketajaman Ole di Senayan

Rentetan gol Ole di Senayan dimulai saat membobol gawang Bahrain dan China pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketajamannya berlanjut saat membantu Indonesia mengalahkan Saint Kitts and Nevis pada FIFA Series, hingga terbaru mencetak gol saat menghadapi Oman dan Mozambik.

Satu-satunya gol yang ia ciptakan di luar Jakarta terjadi ketika Indonesia kalah 1-5 dari Australia di Sydney pada laga debutnya.

Romeny mengaku identitas bangsa yang melekat pada jersei Timnas Indonesia memberikan pengaruh psikologis besar terhadap performanya.

"Setiap kali saya menginjak lapangan dan mengenakan jersey Indonesia, saya merasa bebas. Dalam kondisi seperti itu saya bisa mengekspresikan diri dengan cara terbaik," ujar penyerang bertinggi 185 sentimeter tersebut.

Tetap Soroti Efektivitas Lini Depan Garuda

Pemain kelahiran Belanda itu mengaku sangat menikmati setiap momen kebersamaan dengan rekan-rekan setim yang sudah dianggapnya seperti saudara sendiri.

"Saya menikmati setiap menit bermain bersama saudara-saudara saya di lapangan dan bersama semua orang yang hadir di stadion. Saya benar-benar menyukainya," tambahnya.

Meski merasa bahagia dengan performa tim, Ole tetap memberikan catatan kritis terhadap efektivitas lini depan Indonesia yang dinilainya masih bisa lebih tajam.

Hal itu berkaca pada laga kontra Mozambik, ketika Indonesia mendominasi jalannya pertandingan tetapi hanya mampu mencetak satu gol.

"Kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol. Pada pemusatan latihan berikutnya kami akan terus memperbaiki hal tersebut," kata Ole Romeny.

Sejak menuntaskan proses naturalisasi, Ole Romeny menjelma menjadi solusi atas krisis penyerang tajam yang sempat dialami Timnas Indonesia.

Meski produktivitasnya bersama Oxford United belum sepenuhnya stabil, kehadirannya di bawah arahan John Herdman memberikan warna baru bagi lini serang Garuda.

Dominasi gol yang ia cetak di SUGBK menjadi bukti bahwa dukungan suporter Indonesia memberikan dampak besar terhadap kepercayaan dirinya di lapangan.

Editor: Arief Apriadi

Tag:  #curhat #romeny #merasa #bebas #timnas #indonesia #dibanding #klub

KOMENTAR