Forum Internet Dunia ICANN87 Dipindah ke Bali, Imbas Konflik Timur Tengah
Logo organisasi pengelola nama domain internet di seluruh dunia, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN)(TIM HALES/AP)
22:15
10 Juni 2026

Forum Internet Dunia ICANN87 Dipindah ke Bali, Imbas Konflik Timur Tengah

- Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah masih memanas hingga saat ini. Kondisi tersebut turut berdampak pada agenda internasional di bidang tata kelola internet yang dihelat oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

ICANN akhirnya memutuskan memindahkan pertemuan ICANN87 Annual General Meeting (AGM) dari Muscat, Oman, ke Nusa Dua, Bali.

Sebagai informasi, ICANN merupakan organisasi nirlaba global yang bertugas mengelola sistem penamaan domain atau Domain Name System (DNS) serta pengalokasian alamat Internet Protocol (IP), dua komponen penting yang menjadi fondasi internet modern.

Adapun forum internet global ICANN87 dijadwalkan akan berlangsung pada 17-22 Oktober 2026. Acara ini diperkirakan akan dihadiri sedikitnya 1.500 delegasi dari sekitar 150 negara.

Keputusan relokasi ini diambil setelah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, Israel, serta sejumlah negara Teluk.

Baca juga: Tahun Ini, Pandi Kejar Pengguna Domain .id dari Luar Negeri

Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran di kalangan calon peserta terkait keamanan dan kelancaran perjalanan menuju lokasi acara.

Untuk menjaga tingkat partisipasi sekaligus memastikan keamanan peserta, ICANN memilih Bali sebagai lokasi penyelenggaraan baru yang dinilai lebih kondusif.

Kepastian penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah ICANN87 disepakati dalam pertemuan tertutup antara pejabat ICANN dengan delegasi Indonesia yang terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI).

Pertemuan tersebut berlangsung di sela penyelenggaraan ICANN86 di Seville, Andalusia, Spanyol, Selasa (9/6/2026).

Dari pihak ICANN, pertemuan dipimpin Vice President ICANN Samiran Gupta, didampingi Stakeholder Engagement Manager Asia Pasifik Athena Foo dan Maya.

Sementara delegasi Indonesia dipimpin Ketua Dewan Pengawas PANDI Hammam Riza, Direktur Pengawasan Direktorat Pengawasan Ruang Digital (Wasdig) Komdigi Teguh Arifiyadi, serta Ketua PANDI Isnawan Aslam.

“Kami meminta kepada PANDI, khususnya di bawah kepengurusan yang baru, untuk segera bersiap dan bekerja sama dengan ICANN demi menyukseskan ICANN87 di Bali," ujar Samiran Gupta dalam pertemuan tersebut.

Permintaan tersebut mendapat respons positif dari pihak Komdigi. Direktur Pengawasan Direktorat Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Teguh Arifiyadi, mengatakan pemerintah menyambut baik kepercayaan yang diberikan komunitas internet global kepada Indonesia.

Menurut dia, penunjukan Bali sebagai tuan rumah ICANN87 menjadi bukti tingginya kepercayaan komunitas internasional terhadap Indonesia dalam menyelenggarakan forum global.

"Kementerian Komdigi bersama PANDI sebagai co-host siap menyukseskan agenda besar ini dengan dukungan mitra lokal serta komunitas internet Indonesia," tegas Teguh.

Ia menambahkan, setelah kembali ke Indonesia, dirinya akan melaporkan mandat tersebut kepada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar.

Setali tiga uang, Ketua Dewan Pengawas PANDI Hammam Riza juga menyatakan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah lokal.

Meski masa persiapan tersisa sekitar empat bulan, ia optimistis seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar.

"Bersama pengurus baru PANDI dan dengan dukungan penuh dari Komdigi, kami akan bahu-membahu menyukseskan pertemuan internet global ICANN87 Bali secara paripurna," ujar Hammam dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Rabu (10/6/2026).

Sementara itu, perwakilan Indonesia di Governmental Advisory Committee (GAC) ICANN, Ashwin Sasongko Sastrosubroto, menjelaskan bahwa Annual General Meeting merupakan agenda paling penting dalam kalender kegiatan ICANN setiap tahunnya.

VP ICANN Asia Pacific, Samiran Gupta menerima delegasi Indonesia yang dipimpin Prof Hammam Riza (Pandi) dan Direktur Pengawasan Komdigi, Teguh Arifiyanto dan pengurus PANDI lainnya.Istimewa VP ICANN Asia Pacific, Samiran Gupta menerima delegasi Indonesia yang dipimpin Prof Hammam Riza (Pandi) dan Direktur Pengawasan Komdigi, Teguh Arifiyanto dan pengurus PANDI lainnya.

Baca juga: Resmi, Indonesia Kini Punya Domain Internet Khusus AI

Menurut Ashwin, forum tersebut mengusung konsep multistakeholder yang memungkinkan berbagai pihak untuk dapat terlibat dalam diskusi terkait perkembangan internet global.

"Ini adalah kesempatan bagi semua pihak untuk menyampaikan berbagai dinamika, mulai dari perkenalan hingga problem teknologi internet yang dihadapi," jelas Ashwin.

"Salah satu agenda terpenting adalah Open Forum, di mana Board of Directors (BOD) ICANN akan mendengar langsung masukan dari para pemangku kepentingan IT global," imbuhnya.

Melalui forum AGM, berbagai isu strategis terkait tata kelola internet, keamanan siber, pengembangan nama domain (DNS), hingga kebijakan internet global dibahas bersama oleh para pemangku kepentingan dari berbagai negara.

Selain membahas persiapan ICANN87, delegasi Indonesia juga memperkenalkan jajaran pengurus baru PANDI yang telah disahkan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum.

Kepengurusan baru tersebut dipimpin Isnawan Aslam sebagai Ketua, didampingi Ery Punta Hendraswara sebagai Sekretaris, serta Andi Mohammad Natsir Amal sebagai pengurus.

Tag:  #forum #internet #dunia #icann87 #dipindah #bali #imbas #konflik #timur #tengah

KOMENTAR